• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 11 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Jika Tidak Bisa Melakukan Seluruhnya, Jangan Meninggalkan Seluruhnya

by Saad Saefullah
4 tahun ago
in Pena Wanita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suami Datangi Istri, Perilaku Durhaka Suami terhadap Istri, Jika Tidak Bisa Melakukan Seluruhnya,, Tanda Baligh, tanda istiqomah, Amalan yang Dapat Mengeluarkan Pelakunya dari Islam,

Foto: Pexels

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

dosa dan maksiat Harta Keutamaan Surat Al-Baqarahdan Dunia cara memanfaatkan umurJIKA tidak bisa melakukan seluruhnya, jangan meninggalkan seluruhnya. Maksudnya?

Seringkali seseorang meninggalkan sesuatu karena ingin sempurna, tapi ternyata tidak mampu. “Ah, sudahlah tidak jadi sholat sunnah, waktunya sudah mepet” . Padahal 2 rakaat pun mencukupi untuk dikerjakan. “Ah, nanti saja baca Al-Qur’annya karena belum punya wudhu”, padahal dengan baca Al-Qur’an terjemah, android pun sebenarnya bisa dilakukan.

Kaidah syara’ menyebutkan,

‘Jika tidak didapati seluruhnya, maka jangan tinggalkan seluruhnya (yang mampu dikerjakan).”

ArtikelTerkait

Musibah Itu Ujian, Teguran, Hukuman, ataukah Azab?

Keutamaan dan Amalan di Hari Arafah

Menaati Ulil Amri, Siapa Ulil Amri?

Siapa sebenarnya Ulil Amri dalam Al-Qur’an?

Atau redaksi lain,

“Jika bisa melakukan sebagian maka jangan tinggalkan semuanya”

Maksudnya jika kita tidak bisa menjalankan perbuatan secara sempurna, baik dari sisi kualitas, afdholiyah atau keutamaan maupun dari sisi kuantitas atau banyaknya amalan. Maka lakukan saja sesuai kemampuan atau sebagian saja. Asal tidak meninggalkan semuanya.

Terkadang dalam hal membaca Al-Qur’an sebagai salah satu amalan rutin yang tidak pernah ditinggalkan oleh sahabat Nabi, kita terlalu muluk-muluk menentukan target. Ingin mencapai target membaca Al-Qur’an 1 juz, harus mengamalkan seluruh adabnya yakni dengan mushaf, harus dalam kondisi berwudhu, dalam kondisi menutup aurat atau alasan lainnya.

BACA JUGA: Manusia yang Paling Buruk di Akhir Zaman

Namun akhirnya nihil karena kondisi tidak memungkinkan bisa melakukannya. Padahal membacanya bisa dalam kondisi apapun kecuali dalam kondisi dan tempat yang memang tidak diperbolehkan melakukanya.

Kita ingin menghafal Al-Qur’an harus sesuai target dan mesti begini atau begitu. Namun saat tidak mampu meraihnya akhirnya putus asa, berhenti total dan tidak lagi bersemangat menghafalkannya.

Jika Tidak Bisa Melakukan Seluruhnya, Jangan Meninggalkan Seluruhnya: Bukan karena Sempurnanya

Padahal dengan menghafal dan murojaah karena Allah, tidak berekspektasi besar bisa langsung lancar serta menanamkan bahwa Allah tidak menilai sempurnanya hafalan tapi yang penting bisa fokus dan setia membersamai AlQur’an maka tentu kita akan Istiqomah menjalankannya.

Kita gagal sholat sunnah karena ingin langsung seperti Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam, sementara kapasitas dalam tahap belajar. Maka lakukanlah sesuai kemampuan saja, yang terpenting adalah Istiqomah. Bukankah ada sholat sunnah hanya 1 rakaat saja.

Jalan kaki terbukti menyehatkan jiwa dan raga akibat sombong Pemuda Islam yang Hebat, Sombong, Alasan, Hal yang Boleh Tergesa-Gesa, Obat Penawar Marah, Jika Tidak Bisa Melakukan Seluruhnya,
Foto: Freepik

Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan:

“Shalat witir minimalnya satu rakaat, tidak menghabiskan waktu seperempat jam, atau mungkin hanya 5 menit dalam kurun 24 jam, di samping itu merupakan perkara yang sangat ditekankan. Maka bagaimana seseorang meninggalkannya?! Hal ini tidak dilakukan kecuali orang yang meremehkan.”
(Syarh al-Ushul min Ilmil Ushul, hal. 52)

Jika Tidak Bisa Melakukan Seluruhnya, Jangan Meninggalkan Seluruhnya: Sesuai Passion Masing-masing

Orang-orang Menghilang, anak, Jika Tidak Bisa Melakukan Seluruhnya,
Foto: Pixabay

Tidak dipungkiri, seseorang dimudahkan beramal sesuai dengan passion masing-masing.

Ada yang dimudahkan mengajarkan ilmu tapi tidak untuk sholat tahajud atau sebaliknya. Walaupun demikian setidaknya kita tetap berikhtiar bisa melakukan amal-amal yang utama. Jika tak yakin bisa berinvestasi banyak dalam setiap amalan, minimal nama kita selalu ada dalam catatan amal.

BACA JUGA: 3 Pemuda Sahabat Nabi dan Bagaimana Nabi Memberdayakan Mereka

Allah Ta’ala berfirman,

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ

“Bertakwalah pada Allah semampu kalian.” (QS. At Taghabun: 16).

Untuk perkara duniawi saja kita bisa melakukannya dengan sempurna, kenapa untuk perkara akhirat kita berdalih dengan seribu alasan tidak bisa melakukannya. Lakukan semampunya agar tidak meninggalkan seluruhnya.

Wallahu a’lam bi showab. []

Tags: kaidah fiqihRiza FebritaTidak Bisa Melakukan SeluruhnyaUmmu Zayta
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sejarah dan Makna di balik Jubah Bisht Arab yang Dipakai Lionel Messi

Next Post

5 Waktu Cuci Tangan yang Dianjurkan dalam Islam

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Related Posts

Keutamaan Berjima di Malam Jumat, Tempat Duduk Penghuni Surga, Nasihat, Nabi Luth, Posisi Duduk yang Dimurkai, Manusia, Hasan Al-Bashri, ujian

Musibah Itu Ujian, Teguran, Hukuman, ataukah Azab?

12 Juni 2025
REPORTER: RHIO ATMA P. | ISLAMPOS, Haji, Golongan Umat Islam yang Akan Masuk Surga, Larangan di Bulan Dzulhijjah, Hari Arafah

Keutamaan dan Amalan di Hari Arafah

5 Juni 2025
Ulil Amri

Menaati Ulil Amri, Siapa Ulil Amri?

2 Juni 2025
Sakaratul Maut, amal, Penghalang Rezeki, Arwah, Shalat Malam, renungan ramadhan, PMO, Keutamaan Pemimpin yang Adil, Shalat Malam, Orang yang Dibenci oleh Allah SWT, Kesabaran, Ulil Amri, Ibnu Abbas, Hari Kiamat

Siapa sebenarnya Ulil Amri dalam Al-Qur’an?

23 Mei 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.