• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 26 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Ternyata Inilah Kebiasaan Buruk Penghalang Kesuksesan

by Yudi
6 tahun ago
in Inspirasi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Unsplash

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SIAPA di dunia ini orang yang tidak menginginkan kesuksesan? Tidak ada. Ya, tentu, setiap orang pasti mendambakan kesuksesan. Kesuksesan sudah menjadi target paling utama bagi setiap insan dalam hidup di dunia. Namun, terkadang kita hanya bisa menginginkan tanpa mengetahui hal-hal penghambat atau pun penghalang kesuksesan tersebut.

Orang-orang sukses mempunyai kebiasaan yang positif atau kebiasaan yang bersifat membangun. Sebaliknya, orang-orang yang gagal mempunyai kebiasaan-kebiasaan buruk (negatif) yang bersifat merusak. Tanpa disebutkan di sini pun, Anda sudah mengetahui beberapa kebiasaan negatif yang dimaksud. Di sini hanya akan menuliskan beberapa kebiasaan buruk secara garis besar saja sekedar sebagai pengingat.

BACA JUGA: Selalu Berprasangka Baik pada 4 Hal Ini, Kunci Hidup Sukses

Marilah kita melihat pada diri kita sendiri dan bertanya mengapa kesuksesan belum di tangan kita. Jika kita mau jujur mengakui, ini karena kita masih melakukan kebiasaan-kebiasaan negatif yang akan menghambat kesuksesan.

ArtikelTerkait

10 Tips Naik Gunung Tanpa Meninggalkan Shalat 5 Waktu

Apa Saja Keuntungan Menikah di KUA?

10 Tips Aman Mendaki Gunung untuk Pemula dan Pendaki Berpengalaman

7 Faktor yang Membuat Anak Membenci Ayahnya

Misalnya, ketika Anda diundang ke suatu acara, apakah Anda selalu tepat waktu atau lebih sering datang terlambat? Saat di kantor, apakah Anda sering menunda-nunda pekerjaan hanya karena hal sepele? Mana yang paling sering Anda lakukan, menepati janji atau mengingkari janji dengan berbagai alasan? Waktu Anda diberi kepercayaan oleh seseorang, apakah Anda memegang kepercayaan itu sepenuh jiwa, atau Anda mengkhianatinya? Saat Anda bertemu rekan kerja atau orang lain, apakah senyuman selalu ada di bibir Anda, atau Anda justru bermuka musam?

Ketidakdisiplinan terhadap waktu, mengingkari janji, mengkhianati kepercayaan, mengeluh, menjelek-jelekkan orang lain, tidak mau belajar, menyalahkan situasi, bermalas-malasan, atau tidak mau bersyukur adalah sebagian kecil dari kebiasaan-kebiasaan negatif yang mungkin masih sering kita lakukan.

Dalam hal waktu, masyarakat kita terlalu permisif terhadap orang-orang yang datang terlambat. Contohnya, di undangan acara dimulai pukul 08.00 WIB, tetapi kenyataannya acara baru mulai pukul 09.30 WIB atau bahkan lebih. Meskipun demikian, masyarakat kita selalu saja bisa memaklumi bentuk-bentuk keterlambatan seperti ini. Mungkin, ini yang membuat kita merasa sulit menghilangkan kebiasaan ngaret saat membuat janji dengan seseorang.

Andrias Harifa, penulis 35 buku best seller dan trainer coach berpengalaman 20 tahun, menyatakan hubungan antara kebiasaan negatif, ketakutan berlebihan, dan kebiasaan buruk adalah penghambat gerak langkah menuju kesuksesan. Ketiganya biasanya saling terkait satu sama lain, tidak terpisahkan, dan tidak berdiri sendiri. Menurutnya, kebiasaan negatif bisa lahir dari keyakinan negatif yang cenderung menimbulkan ketakutan berlebihan. Atau bisa juga ketakutan berlebihan mendorong munculnya kebiasaan buruk yang menyuburkan keyakinan negatif. Bisa juga kebiasaan buruk membuat orang merasa takut berlebihan dan keyakinannya menjadi negatif.

Ketakutan yang berlebihan membuat kita tidak berani mengambil risiko. Jika Anda ditawari posisi atau jabatan yang lebih baik dari posisi Anda sekarang, tetapi di bidang lain yang belum Anda kuasai, apa yang Anda lakukan?

BACA JUGA: Keluarga yang Sukses

Orang yang berkeyakinan positif akan menyambut baik tawaran tersebut dan menganggapnya sebagai tantangan. Namun, bagi orang yang berkeyakinan negatif, bisa jadi ia akan menolak tawaran tersebut. Mengapa? Ya, karena ia takut tidak mampu menjalankannya dan ia akan kehilangan zona nyamannya sekarang, padahal ia belum mencobanya.

Jika Anda ingin sukses, satu kata kuncinya. Ubahlah kebiasaan negatif Anda sekarang juga. Jika ingin sukses, kita tidak bisa mengandalkan faktor eksternal berubah untuk kita, tapi kitalah yang harus berubah. Jika menginginkan hal-hal baik, maka kita harus bisa mengubah atau mengganti kebiasaan-kebiasaan buruk dengan kebiasaan-kebiasaan buruk dengan kebiasaan-kebiasaan yang positif. []

Sumber: Kebiasaan Orang-orang Hebat/Karya: Alvin Pratista/Penerbit: Sinar Kejora

Tags: gagalkebiasaan buruksuksesTakut
ADVERTISEMENT
Previous Post

Saudaraku, Berapa Lama Kita Hidup di Dunia Ini?

Next Post

4 Pesan yang Hanya Dikhususkan Nabi pada Ali bin Abi Thalib

Yudi

Yudi

Related Posts

gunung, naik gunung, shalat

10 Tips Naik Gunung Tanpa Meninggalkan Shalat 5 Waktu

8 Juli 2025
menikah, KUA

Apa Saja Keuntungan Menikah di KUA?

6 Juli 2025
gunung, mendaki gunung

10 Tips Aman Mendaki Gunung untuk Pemula dan Pendaki Berpengalaman

2 Juli 2025
rasa benci, anak, ayah

7 Faktor yang Membuat Anak Membenci Ayahnya

30 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.