• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 26 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Terjadi Insiden terkait Hijab di Parlemen Prancis, Presiden Macron Bereaksi Keras

by Eneng Susanti
7 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Foto: Foundation for Economic Education

Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Foto: Foundation for Economic Education

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

PRANCIS — Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta warganya untuk tidak mendiskreditkan umat muslim atau perempuan berhijab. Selain itu muslim juga tidak boleh dihubung-hubungkan dengan terorisme. Ia bahkan memperingatkan warganya agar tidak memberi cap buruk kepada warga berhijab atau penganut agama Islam.

“Kita harus berdiri bersama dengan sesama warga negara,” kata Macron dalam konperensi pers bersama dengan Kanselir Jerman, Angela Merkel. Demikian laporan BBC, Jumat (18/10/2019).

BACA JUGA: Sekelumit Sejarah Islam, Organisasi Muslim dan Masjid di Prancis

Pernyataan Macron dibuat setelah seorang perempuan Prancis menggugat seorang politisi sayap kanan yang mengkritiknya karena memakai hijab di tempat umum.  Dasar gugatan ini bermula saat seorang perempuan Muslim yang memakai hijab menemani anaknya studi tur ke parlemen lokal di Bourgogne-Franche-Comté di Prancis timur. Di sana ia menerima cercaan secara verbal, tepatnya di ruang sidang anggota parlemen.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Peristiwa di gedung parlemen Prancis itu terjadi pada Jumat (11/10/2019). Saat debat parlemen berlangsung, seorang politikus dari partai berhaluan kanan, National Rally, yang dipimpin Marine Le Pen, melihat Fatima, seorang wanita berhijab. Ia memerintahkan Fatima untuk melepas hijabnya.

Kejadian itu direkam dan diunggah seorang politikus, Julien Odoul, di media sosial Twitter, dan akhirnya viral. Efeknya, unggahan mengenai peristiwa itu memicu demonstrasi di jalan dan menghidupkan lagi perdebatan nasional mengenai pemakaian hijab di Prancis.

Pada Rabu (16/10/2019), Presiden Macron menanggapi insiden tersebut dengan menyerukan pemahaman lebih baik mengenai agama Islam di Prancis. Ia mengecam apa yang disebutnya sebagai “jalan pintas” yang mengaitkan Islam dengan terorisme.

“Para komentator politik punya kewajiban,” katanya seraya menambahkan, “komunialisme bukan terorisme.”

Sementara itu dalam wawancara dengan kelompok anti Islamofobia Prancis CCIF, Fatima mengatakan ia duduk tenang di pojok ruangan ketika ia mendengar seseorang berteriak “atas nama sekularisme!”

BACA JUGA: Cerita Rapper Prancis yang Masuk Islam setelah Ikut Temannya Shalat

“Orang-orang mulai saling berteriak dan marah-marah,” katanya kepada CCIF, “Yang saya khawatirkan cuma satu hal, anak-anak ketakutan. Mereka sangat kaget dan trauma. Saya coba menenangkan mereka. Anak saya mendekat dan memeluk saya, lalu menangis. Saya bilang saya tak bisa tinggal di ruangan itu.”

Pengacara Fatima, Sana Ben Hadj, mengatakan kliennya merasa “dipermalukan” sesudah gambar insiden itu disebarluaskan.

CCIF mengatakan Fatima mengajukan keberatan di Kota Dijon dengan alasan “kekerasan rasial dilakukan oleh orang yang memiliki kewenangan publik”, sembari menambahkan bahwa keluhan lanjutan akan disampaikan di Paris untuk “hasutan kebencian rasial.” []

SUMBER: BBC

Tags: Emmanuel MacronHijabprancispresiden prancis
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kebaikan Apa yang Lebih Agung kalau Bukan Kebaikan Berupa Ilmu

Next Post

Setan Bisikkan Keraguan agar Manusia Murtad

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.