• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 19 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Tanda-tanda Ilmu yang Bermanfaat

by Yudi
6 tahun ago
in Kolom
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ilustrasi: Unsplash

Ilustrasi: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SYAIKH Bakr ibn ‘Abdullah Abu Zaid rahimahullah dalam kitab tipis beliau Hilyah Thalib al-‘Ilm (حلية طالب العلم), pada pembahasan at-Tahalli bi al-‘Amal (التحلى بالعمل), menyebutkan beberapa tanda ilmu yang bermanfaat. Berikut tanda-tanda ilmu (maksudnya ilmu syar’i) yang bermanfaat tersebut:

1. Diamalkan (العمل به).

2. Tidak suka mendapat tazkiyah dan pujian, serta tidak bersingkap angkuh terhadap orang lain (كراهية التزكية والمدح والتكبر على الخلق).

ArtikelTerkait

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

BACA JUGA: Keutamaan Mengajar dan Belajar Ilmu Agama

3. Bertambahnya rasa tawadhu’, setiap kali ilmu bertambah (تكاثر تواضعك كلما ازددت علما).

4. Menghindarkan diri dari cinta jabatan, popularitas dan dunia (الهرب من حب الترؤس والشهرة والدنيا).

5. Menghindarkan diri dari mengklaim menjadi orang berilmu (هجر دعوى العلم).

6. Berburuk sangka pada diri sendiri dan berbaik sangka pada orang lain, agar terhindar dari menzhaliminya (إساءة الظن بالنفس، وإحسانه بالناس تنزها عن الوقوع بهم).

Inilah beberapa tanda ilmu yang bermanfaat, yang dikemukakan oleh Syaikh Bakr ibn ‘Abdullah Abu Zaid rahimahullah.

BACA JUGA: Etika Mencari Ilmu

Di akhir, beliau mengutip syair ‘Abdullah Ibn al-Mubarak rahimahullah ketika menerangkan akhlak salaf. Berikut syair tersebut:

“Jangan sebut nama kami saat menyebut nama mereka (لا تعرضن بذكرنا مع ذكرهم);

Sebab, tidak benar jika yang berjalan disamakan dengan yang duduk (ليس الصحيح إذا مشى كالمقعد).

Web: Abufurqan.net

Facebook: Muhammad Abduh Negara

Tags: adab ilmuilmu
ADVERTISEMENT
Previous Post

Arab Saudi Lockdown Mekah dan Madinah

Next Post

Viral Video Abang Ojol Lindungi Pesanan Konsumen dari Semprotan Truk Disinfektan

Yudi

Yudi

Related Posts

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

14 Juli 2025
Israel, Yahudi, Gaza, Tentara

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

10 Juli 2025
Firaun, Benjamin Netanyahu

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

9 Juli 2025
Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.