• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 27 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Surat dari Muslimah Rohingya untuk Dunia: Kami Merindukan Rumah, Kami Putus Asa di Sini

by Sodikin
9 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto hanya ilustrasi. Sumber: Reuters

Foto hanya ilustrasi. Sumber: Reuters

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Rashida, seorang Muslimah Rohingya berusia 25 tahun, menjadi salah satu korban kekerasan yang terjadi di negara bagian Rakhine, Myanmar.

Pasca melarikan diri sembilan hari yang lalu ke Bangladesh, Rashida menceritakan kisahnya kepada dunia melalui sepucuk surat. Berikut surat Rashida seperti diterbitkan oleh Al-Jazeera, Senin (11/9/2017).

Nama saya Rashida dan saya berusia 25 tahun. Sebelum revolusi Arakan, saya menjalani kehidupan yang sangat nyaman dan sederhana. Saya memiliki rumah yang saya tinggali bersama suami dan ketiga anak kami. Kami memiliki beberapa sawah yang kami tanam. Saat itu sangat damai sampai akhirnya krisis menghampiri.

Kami telah meninggalkan semua yang kami punya. Rumah dan ladang kami telah terbakar sehingga kami tidak bisa lagi tinggal di sana.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

Ketika militer mulai melakukan penembakan di desa kami, kami dengan cepat membawa anak-anak ke dalam hutan dan menyembunyikannya. Tapi, ketika saya kembali memeriksa rumah, saya melihat tepat dengan mata kepala sendiri, banyak orang telah terbunuh.

Dari hutan, kami berjalan selama delapan hari sampai kami tiba di perbatasan. Kami sangat lapar dan tidak makan apapun kecuali dedaunan dari pohon. Anak-anak terus meminta makanan, tapi kami tidak membawa apapun.

Kami menyeberangi perbatasan dengan sebuah perahu kecil. Rasanya sangat menakutkan dan saya pikir kami akan tenggelam, jadi saya mencengkeram anak-anak dengan erat.

Saya sebenarnya tidak senang berada di Bangladesh. Kami dulu memiliki hewan ternak, 0,4 hektar sawah, sebuah rumah, dan kami memiliki desa yang makmur di negara kami sendiri. Kami telah meninggalkan semua itu, jadi saya yakin Anda bisa membayangkan betapa menyedihkannya perasaan kami.

Kami merindukan rumah kami. Kami merasa putus asa di sini. Kami tidak tahu bagaimana masa depan kami sekarang.

Kami tidak mendapatkan cukup bantuan di sini. Orang-orang Bangladesh bersikap baik dan banyak menyumbangkan pakaian serta makanan, tapi saya belum melihat ada organisasi internasional. Saya berharap mereka juga akan membantu kami karena kami membutuhkan makanan untuk dimakan.

Pesan saya ke dunia luar adalah kami menginginkan kedamaian. Kita tidak akan punya masa depan tanpa kedamaian. []

Tags: muslimahmyanmarPembantaianrakhinerohingya
ADVERTISEMENT
Previous Post

Halimah Yacob, Muslimah Berdarah Melayu Pertama yang Jadi Presiden Singapura

Next Post

Temui Trump, Erdogan akan Bahas Krisis Rohingya

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.