islampos
Media islam generasi baru

Shalat Shubuh Kesiangan, Bolehkah Mengqadhanya?

Foto: Abu Umar/Islampos
0

pernahkah mengalami bangun kesiangan akibat tidur yang terlalu larut malam. Matahari telah terbit kita baru bangun tidur, Shalat subuh kebablasan. Bingung apakah boleh mengqada shalat subuh atau tidak? seperti dikutip dari majalah Ummi Ini dia jawabannya

Jika bangun kesiangan, ketiduran atau lupa disebabkan ketidaksengajaan, para ulama sepakat wajib mengqadha ketika sadar dan ingat. Sesuai dengan hadits Nabi saw, “Sebenarnya bukanlah kategori lalai jika karena tertidur. Lalai adalah bagi orang yang tidak shalat sampai dating waktu shalat lainnya. Barangsiapa yang mengalami itu maka shalatlah dia ketika sadar.” (HR.Muslim, 311/681)

“barangsiapa yang lupa dari shalatnya maka shalatlah ketika dia mengingatnya, dan tidak ada kafarah (tebusan) kecuali dengan cara itu.” (HR. Muslim, 314/684)

Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah mengatakan, “Mengqadha shalat adalalah wajib menurut kesepakatan ulama bagi orangyang lupa dan tertidur.” (Fiqh Sunnah)

Nabi Saw dan para sahabatnya pernah mengalami hal seperti ini. Adanya peristiwa serupa yang dialami oleh Nabi saw dan Para sahabat,menjadi panduan buat kita bagaimana menyikapinya.  Yang jelas, kasus seperti ini hendaknya tidak menjadi kebiasaan.

‘Imran bin Hushain Radhiallahu ‘Anhu bercerita: Mereka bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam sebuah perjalanan yang sampai larut malam hingga menjelang Subuh mereka istirahat. Lalu mereka tertidur sampai meninggi matahari. Pertama yang bangun adalah Abu Bakar, Beliau tidak membangunkan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sampai dia bangun sendiri. Lalu bangunlah Umar, lalu Abu Bakar duduk di sisi kepala nabi. Lalu dia bertakbir dengan meninggikan suaranya sampai Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam terbangun. Lalu beliau keluar dan Shalat Subuh bersama kami.”  (HR. Bukhari (3571), Muslim (312/682))

Dalam kisah ini, Nabi saw dan para sahabatnya baru Shalat Subuh ketika matahari sudah meninggi, setelah mereka terbangun dari tidur. Ini menunjukkan bolehnya hal itu, jika disebabkan tertidur yang membuatnya melewati waktu Subuh sebenarnya. Tetapi, sekali lagi, ini bukanlah kebiasaan mereka, tetaplah yang paling utama dan disukai Allah Ta’ala adalah Shalat Subuh tepat pada waktunya.

Bangun kesiangan karena ketidaksengajaan maka wajib shalat ketika terbangun dari tidurnya, walaupun telah melewati waktunya.

Sahabat Islampos yang dirahmati oleh Allah, mudah-mudahan kita semua dapat shalat tepat pada waktu yang ditentukan dan bagi para ikhwan dapat shalat berjamaah di masjid dimana adzan dikumandangkan. Aamiin Allahumma Aamiin.[]

 

loading...
loading...