• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Shalat Shubuh

by Dini Koswarini
6 tahun ago
in Wacana
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: Aldi/islampos

Foto: Aldi/islampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Saad Saefullah

ADA yang sangat saya simpan dalam sebuah rincik gerimis tebal di Shubuh hari. Ini terjadi sekitar tahun 1985. Atau mungkin 1986. Kami sekeluarga terbiasa tidur di ruang tengah rumah kontrakan. Simpang di waktu itu adalah sawah terbentang luas.

BACA JUGA: 75 Ribu

Pukul 04.00 dini hari, saya dibangunkan oleh kakak laki-laki saya. Ia jago maen gitar. Wajahnya mirip Eet Syahranie. Kalau udah pake baju kemeja hitam, celana jins belel, pegang gitar listrik, saya suka banyak bengong di depannya dia memainkan sayatan-sayatan dahsyat Semut Hitam, Ikuti, atau lagu-lagu Ikang.

ArtikelTerkait

O Ternyata Ini 3 Arti Istilah “Nggak Ada Obat”!

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

Ga Bisa Baca Hadist

Gendong Ala Drakor

Saya mendengar air hujan kecil menimpa genteng rumah. Ia duduk di samping saya sambil tersenyum. “Ayo bangun. Kita ke masjid…”

Setengah sadar, saya bangun. Mengambil air wudhu perlahan ke belakang rumah. Ia memakaikan saya sarung dan peci hitam lusuh, tapi kemudian sarungnya saya selendangkan di pundak karena jalanan basah.

BACA JUGA: Masker Yuk!

Kami menyusuri jalan setapak menuju satu-satunya masjid yang ketika itu ada di wilayah kami yaitu di Gang Sumba. Saya lupa lagi nama masjidnya. Yang menjadi imam shalat Shubuh adalah Ustad Abdullah Joban. Usai shalat, kami balik lagi ke rumah.

Hujan masih terus turun. Pagi berdebum perlahan. Sunyi dan dingin. Itu adalah pagi yang indah dalam hidup saya. []

Tags: adik kakakNoteshalat shubuh
ADVERTISEMENT
Previous Post

Waspada, Ini Pintu-pintu Masuknya Dosa dan Maksiat

Next Post

Ini 6 Rukhshah (Keringanan) bagi Musafir

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

Nggak Ada Obat, Potongan Rambut Laki-laki yang Tidak Diperbolehkan dalam Islam

O Ternyata Ini 3 Arti Istilah “Nggak Ada Obat”!

13 Desember 2024
Damaskus

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

8 Desember 2024
Kitab Taurat, Hadist, Bani Israil, Zabur

Ga Bisa Baca Hadist

10 Agustus 2024
Sikap Suami yang Harus Disyukuri Istri, , Nikah, Tips yang Harus Dikuasai Istri Agar Suami Betah di Rumah, Sifat Istri yang Mendatangkan Rezeki bagi Suami, Drakor, Istri

Gendong Ala Drakor

10 Agustus 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.