• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 19 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Selain Layang-Layang Api, Warga Palestina Juga Manfaatkan Kondom sebagai Senjata Lawan Israel

by Eneng Susanti
8 tahun ago
in Palestina
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Intisari

Foto: Intisari

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

GAZA—Warga Palestina di Jalur Gaza memanfaatkan kondom yang membawa bahan peledak sebagai senjata untuk menciptakan kebakaran di Israel.

Alat kontrasepsi pembawa bahan peledak itu digelembungkan dengan gas helium sehingga bisa diterbangkan jauh ke wilayah Israel. Metode ini sama seperti penggunaan layang-layang api dan balon yang digunakan warga Palestina selama tiga bulan terakhir ini.

BACA JUGA: Di Palestina, Layang-Layang Bikin Israel ‘Tegang’

Ketiga senjata terbang itu rutin diterbangkan dari Gaza ke Israel selatan. Selain berhasil membakar lahan-lahan pertanian dan cagar alam di Israel, senjata-senjata itu telah membuat bingung Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan para politisi setempat. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, ketiga senjata sederhana warga Palestina tersebut memaksa publik Israel menekan pemerintah dan IDF agar bertindak.

ArtikelTerkait

Setujui Gencatan Senjata, Negosiator Israel Segera Tiba di Qatar untuk Gelar Perundingan

24 Jam Terakhir, Rumah Sakit Gaza Konfirmasi 80 Korban Jiwa, Jumlah Syuhada Tewas Meningkat Jadi 57.418

Innalillahi, Dr. Marwan Al-Sultan asal Indonesia, Syahid di Gaza

Euro-Med: Israel Sedang Lakukan Depopulasi di Gaza!

Sejauh ini, IDF merespons dengan melepaskan tembakan peringatan menggunakan drone terhadap kelompok-kelompok Palestina yang mempersiapkan perangkat pembakar.

Israel kini juga mulai membatasi masuknya helium ke kantong pantai Gaza yang dikuasai Hamas.

“Masuknya gas helium ke Jalur Gaza akan dibatasi mengingat penggunaannya oleh teroris untuk mengisi balon pembakar,” kata koordinator keamanan wilayah setempat Mayor Jenderal Kamil Abu Rokon yang mengikuti instruksi Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman.

Helium selama ini digunakan kepentingan medis di Gaza seperti untuk mesin MRI. Namun, gas itu juga dimanfaatkan warga untuk mengisi balon dan kondom guna meningkatkan jarak tempuh.

“Kelompok teroris Hamas tidak ragu untuk menggunakan cara apa pun, termasuk layanan dan saluran kemanusiaan, untuk melakukan kegiatan teroris. Ini terlepas dari upaya Israel untuk mencegah memburuknya situasi sipil di Jalur Gaza,” imbuh dia.

Menteri Pendidikan Israel Naftali Bennett pada hari Senin menyerukan IDF untuk menembak langsung warga Palestina yang meluncurkan perangkat pembakar. Menurutnya, mencegah serangan dengan tembakan peringatan saja tidak cukup.

“Layang-layang eksplosif dan balon yang menyala bukan mainan anak-anak. Itu adalah senjata mematikan yang dimaksudkan untuk membunuh anak-anak kita. Kita harus berhenti menembak di dekat target dan bergerak untuk menembak langsung ke arah itu,” kata Bennett.

Sementara itu, Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit menolak untuk mengomentari legalitas penembakan pada orang-orang yang meluncurkan perangkat pembakar. Meski demikian, dia menegaskan bahwa layang-layang pembakar dan balon peledak adalah target militer yang sah.

BACA JUGA: 400 Layang-layang Gaza Bakar 3400 Hektar Lahan Israel

Serangan layang-layang, balon dan kondom dengan perangkat peledak dan pembakar oleh warga Palestina di Gaza sudah berlangsung sejak demo “Great March of Return” dimulai 30 Maret lalu. Pada rentang waktu tersebut, sekitar 130 demonstran Palestina telah tewas oleh tembakan sniper IDF dan ribuan lainnya terluka. []

SUMBER: JERUSALEM POST

Tags: kondomlayang-layang apipalestina
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kenapa Kau Menangis, Umar?

Next Post

Tidur di Siang Hari, Sulit Tidur di Malam Hari, Gara-gara Ini…

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

Israel

Setujui Gencatan Senjata, Negosiator Israel Segera Tiba di Qatar untuk Gelar Perundingan

7 Juli 2025
Rumah Sakit Gaza

24 Jam Terakhir, Rumah Sakit Gaza Konfirmasi 80 Korban Jiwa, Jumlah Syuhada Tewas Meningkat Jadi 57.418

7 Juli 2025

Innalillahi, Dr. Marwan Al-Sultan asal Indonesia, Syahid di Gaza

3 Juli 2025
Israel

Euro-Med: Israel Sedang Lakukan Depopulasi di Gaza!

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.