• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Sekali Kau Berkhianat

by Saad Saefullah
9 tahun ago
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Trending Us

Foto: Trending Us

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Akmal Fauzi Al-Khawarizmi

KETIKA kepercayaan yang diberikan dirusak dengan kebohongan dan penghianatan, maka kepercayaan itu bagai kertas yang bila dirusak tidak akan pernah kembali sempurna. Bahkan meskipun seseorang yang dahulu yakin akan keamanahan dan kesetiaanmu mampu memaafkan atas kebohongan dan penghianatan yang pernah dirimu perbuat kepadanya, tetap saja baginya akan sangat sulit untuk mempercaimu sesempurna dulu.

Sebab dirinya sangat sulit untuk melupakan kenangan menyakitkan dibohongi dan dihianati. Hal demikian wajar karena ketidakinginan mengulang kesalahan yang sama dan merasakan rasa sakit serupa yang mengayat hati adalah sifat alami yang dianugrahkan Allah kepada setiap manusia.

Jangan salahkan bila dalam perkataan dan tindakannya kepadamu tidak sebaik dulu. Pun jangan pernah beranggapan bila dia tidak memaafkan bahkan mendendam dirimu. Sebab mampu memaafkan bukan berarti mampu melupakan kenangan menyakitkan karana pengecewaan yang dirimu perbuat padanya.

ArtikelTerkait

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

The End of Medsos

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

Demikian karena kekecewaan dan rasa sakit akibat dihianati sangatlah sulit tuk dihapuskan, karena sebelumnya ada kepercayaan yang dengan sebenar yakin dipercayakan. Lalu kepercayaan itu hancur dengan pembohongan dan penghianatan yang sebelumnya tak pernah terpikirkan.

Ada ungkapan bahwa kejujuran yang menyakitkan itu lebih baik daripada pembohongan yang membahagiakan. Sebab hidup dalam kebohongan meskipun membahagiakan itu sama saja hidup di dunia yang tidak nyata, yang bila keyataannya terungkap akan mengubah semua kebahagiaan yang selama ini dirasa menjadi mimpi buruk yang amat sulit dilupakan.

Demikian karena kebahagiaan yang sebelumnya dirasakan tidaklah nyata, tapi hanya tipuan dan kepalsuan balaka.

Sejatinya kejujuran yang bila diungkapkan meskipun akan menyakiti, akan lebih baik daripada kebohongan penghianatan yang terungkap melalui kecurigaan dan penyelidikan pembuktian sendiri. Sebab selalu ada nilai kebaikan dan penghargaan dari keberanian berlaku dan mengatakan kejujuran.

Dari itu jagalah kepercayaan seseorang yang dengan sebenar yakin memberikan kepercayaannya kepadamu terlebih dalam hal cinta. Sebab ketika sekali saja dirimu berbuat tidak jujur terlebih berkhianat, apakah mungkin ada seseorang yang bisa mempercayaimu seperti dia memercayaimu? []

Kelas Menulis Islampos bisa diakses di sini.

Tags: khianat
ADVERTISEMENT
Previous Post

ACTA: Polisi Sebaiknya Segera Proses Hukum Inul

Next Post

Salahkah Jika Berbuat Baik?

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Related Posts

Leasing, Bisnis

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

11 Juli 2025
telur

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

16 Juni 2025
Threads

The End of Medsos

14 Juni 2025
Syarat Taubat Diterima, Waktu Mustajab untuk Berdoa, Hukum Menggunakan Masker ketika Shalat, Waktu Berdoa yang Mustajab, Hadits tentang sabar, Sedekah Shubuh, ibadah, keutamaan berdoa, Syarat Taubat, Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Hukum Menghadiahkan Al-Fatihah untuk Diri Sendiri, Doa Memohon Ampunan pada Allah SWT, Perkara Iman, Istighfar,Hukum Meminta Doa dari Orang Lain, Nimbus

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

13 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.