• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Sejak Insiden 9/11, Umat Muslim AS Diperlakukan Diskriminasi

by Ari Cahya Pujianto
9 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: Muslim AS

Foto: Muslim AS

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

WASHINGTON – Pengamat dari Universitas Georgetown, Amerika Serikat (AS), Jonathan Brown menyatakan, Muslim di AS mulai dianggap sebagai ancaman nasional sejak insiden 9/11. Sejak saat itu, setiap umat Muslim yang ada di AS sering mendapatkan perlakuan yang kurang mengenakan.

“Keberadaan umat Islam di AS dan komunitas Muslim di AS adalah sebagai masalah keamanan,” kata Brown dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Jumat (25/8/2017) kemarin.
“Anda bukan warga negara, Anda bukan manusia, Anda bukan makhluk religius, Anda bukan pria atau wanita atau anak laki-laki atau anak perempuan. Anda adalah masalah keamanan yang menunggu untuk terjadi,” sambungnya.
“Salah satu hal pertama yang dilakukan pemerintah AS adalah pada dasarnya mulai menutup organisasi Muslim dan badan amal Muslim. Administrasi Presiden George W. Bush secara khusus menargetkan keuangan kelompok dan badan amal,” sambungnya.
Namun, di bawah kepresidenan Donald Trump, umat Islam telah mendapatkan tempat di masyarakat dengan maju ke depan dalam mengorganisir upaya perlawanan terhadap kelompok supremasi garis keras.
“Gerakan anti-Trump memberi kesempatan luar biasa bagi umat Islam untuk menemukan tempat mereka di masyarakat Amerika,” pungkasnya.[]
Tags: ASMuslimumat
ADVERTISEMENT
Previous Post

Anak-anak Muslim Palestina Dilarang Belajar di Al-Aqsha oleh Militer Israel

Next Post

Jelang Puncak Haji Arafah, Ini Pesan Imam Masjidil Haram

Ari Cahya Pujianto

Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Berharap Ridha dan Ampunan Allah Swt

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.