ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Salam 2 Jarinya Lolos dari Jerat Bawaslu, Ini Tanggapan Anies Baswedan

0

Advertisements

BOGOR–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bogor menghentikan laporan kasus pose dua jari Anies Baswedan saat hadir di acara Konferensi Nasional Gerindra. Penghentian ini dilakukan karena tak ditemukan unsur pidana. 

“Laporan yang dilaporkan yang diduga ada pelanggaran yang dilakukan oleh terlapor itu tidak memenuhi unsur, sehingga dianggap tidak memenuhi unsur pidana dan tidak dapat dilanjutkan dalam proses selanjutnya,” ujar Ketua Bawaslu Bogor Irvan Firmansyah, Jumat (11/1/2019).

BACA JUGA: Hari Ini Penentuan Nasib Gubernur Anies soal Kasus Salam Dua Jari

Irvan menyatakan, Anies tidak terbukti melanggar Undang-Undang 7 Tahun 2017 Pasal 282 tentang Pemilu. Dia menambahkan, tindakan Anies tidak terbukti menguntungkan atau merugikan salah satu pihak.

“Ya pertimbangannya kan unsur pasalnya yang disangkakan 282 juncto 547. Pasal 282 itu kan pejabat negara dilarang membuat keputusan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu calon tertentu selama masa kampanye,” ujar Irvan.

Selain itu, Irvan mengatakan Anies telah memberikan surat pemberitahuan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk menghadiri acara tersebut. Irvan juga menyatakan acara yang dihadiri Anies bukan sebuah kampanye.

Sebelumnya Anies dilaporkan oleh Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) ke Bawaslu soal gestur dua jari ketika hadir dalam acara Konferensi Nasional Gerindra di Sentul International Convention Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12/2018).

BACA JUGA: Kerugian Negara akibat Kemacetan, Anies: Bukan 65T tapi 100T

Anies pun mengapresiasi Bawaslu yang menghentikan proses atas pelaporan dirinya. Dia berharap semua pihak fokus pada substansi.

“Saya apresiasi (putusan Bawaslu), mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bagi semuanya supaya fokus pada substansi,” kata Anies di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (11/1/2019).

“Ada banyak hal yang bisa dilaporkan, tapi kalau kita merespons setiap laporan tanpa memikirkan tentang substansinya, nanti proses kampanye kita menjadi proses kampanye yang fokus pada hal remeh-temeh,” sambung Anies. []

SUMBER: DETIK

Artikel Terkait :

Loading...

Maaf Anda Sedang Offline

Send this to a friend