• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 11 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Dari Anda Opini

Saat Manfaat dan Kerugian Bernilai Sama, Mana yang Harus Dipilih?

Oleh Saad Saefullah
5 tahun lalu
in Opini
Waktu Baca: 2 menit baca
A A
0
Foto: Goteams.info

Foto: Goteams.info

0
BAGIKAN

Oleh : Didah Saadah
STEI SEBI, Depok
didahsaadah33@gmail.com

KITA semua pasti pernah dihadapkan pada dua pilihan seperti baik atau buruk, boleh atau tidak, halal atau haram, sunnah atau makruh. Dan ketika kita dihadapkan pada pilihan tersebut pasti kita semua akan mengambil keputusan yang baik dan menguntungkan.

Tetapi, lain halnya jika kita di hadapkan dengan dua pilihan yang bernilai sama seperti antara kebermanfaatan dan kerugian meninggalkan efek yang sama atau keduanya memiliki level sama.

Pertanyaannya adalah mana pilihan yang terlebih dahulu harus diambil atau ditinggalkan? Para ulama berbeda pendapat jika terjadi pertentangan antara masalahat (yang menguntungkan atau bermanfaat) dan mafsadah (mudharat, merugikan, atau membahayakan) dengan kadar yang sama.

ArtikelTerkait

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

The End of Medsos

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

BACA JUGA: Shalat Tahajud, Ini Manfaatnya, dari Mulai Dimudahkan Rezeki, Jodoh, hingga Diberikan Kesehatan

Mayoritas ulama mengatakan bahwa meninggalkan sesuatu yang merugikan jauh lebih didahulukan daripada mengambil sesuatu yang bermanfaat, sedangkan sebagian ulama mengatakan bahwa mengambil sesuatu yang bermanfaat dan mengorbankan sesuatu yang merugikan lebih didahulukan.

Pernyataan tersebut didasarkan pada dalil-dali berikut.

Pertama, Rasulullah SAW., yaitu : “Jika aku melarangmu untuk meninggalkan sesuatu, tinggalkanlah. Jika aku memerintahkanmu untuk melakukan sesuatu, lakukanlah sesuai dengan kemampuanmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Hadits tersebut menjelaskan untuk meninggalkan maksiat secara total tanpa ada alasan apapun, sedangkan perintah untuk melakukan sesuatu disesuaikan dengan kemampuan.

Kedua, kaidah fiqh, “Mencegah mafsadah (kerusakan) harus didahulukan daripada mengambil kemaslahatan”
Jika menelaah hadits dan kaidah tersebut, dapat disimpulkan bahwa meninggalkan larangan itu harus dilakukan lebih dahulu daripada menunaikan perintah sehingga meninggalkan sesuatu yang merugikan itu harus dilakukan lebih dahulu daripada mengambil sesuatu yang bermanfaat.

Maksudnya adalah jika kerugian dan kebermanfaatan bertentangan, meninggalkan kerugian lebih didahulukan karena syari’at islam menempatkan setiap larangan bisa ditinggalkan atau dihindari dan itu lebih diprioritaskan daripada mengambil kebermanfaatan.

Seperti contoh kasus berikut:

1. Jika medis menyimpulkan perihal kondisi seorang ibu hamil yang akan melahirkan anaknya, karena proses kelahirannya bermasalah dan harus dioperasi, selanjutnya diberikan pilihan bayinya akan meninggal atau ibu yang meninggal dan harus dioperasi. Menurut standar ini, pihak yang dikorbankan adalah anaknya dan memilih menyelamatkan ibunya.

BACA JUGA: Rahasia Kebaikan dan Keburukan

2. Jika datang waktu shalat wajib dan pada saat yang sama harus menyelamatkan korban tabrak lari dan mengantarkannya ke rumah sakit. Menurut standar ini, hal yang diprioritaskan yaitu menyelamatkan korban tersebut.

Kesimpulannya, meninggalkan sesuatu yang merugikan lebih didahulukan daripada mengambil kebermanfaatan tidak berlaku umum dan mutlak, tetapi berlaku jika manfaat dan kerugian memiliki kadar yang sama. Oleh karena itu, jika manfaatnya lebih tinggi daripada kerugian, dahulukan mengambil kebermanfaatan dan korbankan sesuatu yang merugikan. Wallahu a’lam. []

Sumber: Buku Ustz. Oni Sahroni (Ini Dulu Baru Itu)

Tags: kebaikankeburukanpilihan
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Seorang Terkemuka di Dunia dan Akhirat

Next Post

7 Keutamaan Bersegera Menuju Masjid

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Terkait Posts

Leasing, Bisnis

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

11 Juli 2025
telur

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

16 Juni 2025
Threads

The End of Medsos

14 Juni 2025
Syarat Taubat Diterima, Waktu Mustajab untuk Berdoa, Hukum Menggunakan Masker ketika Shalat, Waktu Berdoa yang Mustajab, Hadits tentang sabar, Sedekah Shubuh, ibadah, keutamaan berdoa, Syarat Taubat, Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Hukum Menghadiahkan Al-Fatihah untuk Diri Sendiri, Doa Memohon Ampunan pada Allah SWT, Perkara Iman, Istighfar,Hukum Meminta Doa dari Orang Lain, Nimbus

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

13 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1 pilihan

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

25 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Tempat Kerja

Oleh Dini Koswarini
13 Mei 2025
0
Cara Pengembangan Diri, Zakat Online, Tips Agar Nggak Ngantuk di Siang Hari, keutamaan syukur, Cara Jaga Hati yang Sehat, Syarat Bekerja dalam Islam, Tempat Kerja

Apa saja hal-hal yang tampaknya sepele, tapi sebenarnya berdampak besar jika dilakukan di tempat kerja?

Lihat LebihDetails

“Allah Ciptakan Alam Semesta dalam 6 Masa,” Berapa Masa Itu?

Oleh Rika
10 Februari 2017
0
Foto: Oase Muslim

Sesungguhnya masa di situ merupakan interval waktu yang tidak bisa diukur.

Lihat LebihDetails

Iman, Seperti Pohon yang Baik

Oleh Dini Koswarini
13 Mei 2024
0
takdir, bacaan Istighfar, Keutamaan Sabar dan Shalat, Doa Nabi Musa, Takdir, Ramadhan, doa ramadhan, Doa Ramadhan, Doa Setelah Tahajjud, Syafaat Nabi, Amalan yang Mendapatkan Doa Malaikat, Doa Tawakal,Iman, Pohon, Didoakan Keburukan oleh Orang Lain

Akar pohon ini teguh di dalam tanah, sementara cabangnya (bagian atasnya) ada di langit.

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Ayat Al-Quran tentang Masjid

Oleh Sufyan Jawas
1 November 2021
0
Ayat Al-quran tentang masjid

Saking pentingnya dalam kehidupan seorang Muslim, ada beberapa ayat Al-Quran tentang masjid. 

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.