• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 5 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Qunut Shubuh (1)

by Yudi
7 tahun ago
in Kolom
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Tata Cara Shalat Tahajud, Doa Qunut, Hukum Qunut Ketika Witir, qunut, qunut witir

Foto: Aldi/Islampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

TELAH dimaklumi bersama, bahwa Qunut Subuh merupakan masalah yang diperselihkan oleh para ulama’. Sebagian ulama, yaitu Hanafiyyah dan Hanabilah memandang tidak disyari’atkan. Sedangkan Malikiyyah dan Syafi’iyyah, berpendapat disyari’atkan.

Kalau selama ini biasanya kita membaca dan mendengar argumentasi para ulama’ yang tidak mensyari’atkan, ada baiknya kita sekali-kali menengok argumentasi para ulama’ yang mensyari’atkan. Tujuannya, agar wawasan kita kita lebih terbuka, sehingga akan melahirkan cara berfikir dan cara bersikap yang lebih bijak dan lebih baik dalam masalah ini.

BACA JUGA: Jika Imam Qunut, Maka Makmun juga Ikut Qunut

ArtikelTerkait

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

Telah diriwayatkan dalam “Shahih Muslim” (1/468) No : (298-677), beliau (Imam Muslim) –rahimahullah- berkata :

صحيح مسلم (1/ 468)
298 – (677) وَحَدَّثَنِي عَمْرٌو النَّاقِدُ، وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَا: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ مُحَمَّدٍ، قَالَ: قُلْتُ لِأَنَسٍ: ” هَلْ قَنَتَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَلَاةِ الصُّبْحِ؟ قَالَ: نَعَمْ، بَعْدَ الرُّكُوعِ يَسِيرًا “

Amer An-Naqid dan Zuhair bin Harb telah menceritakan kepadaku, mereka berdua berkata : Ismail telah menceritakan kepada kami, dari Ayyub dari Muhammad, dia berkata : “Aku bertanya kepada Anas : “Apakah Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wa sallam- melakukan qunut di dalam shalat Subuh ? Beliau (Anas bin Malik) menjawab : “Ya, (qunut) sebentar setelah ruku’.”

Imam An-Nawawi –rahimahullah- berkata :

شرح النووي على مسلم (5/ 176)
(باب اسْتِحْبَابِ الْقُنُوتِ فِي جميع الصلاة) إذا نزلت بالمسلمين نازلة والعياذ بالله واستحبابه في الصبح دائما وبيان أن محله بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ فِي الرَّكْعَةِ الأخيرة واستحباب الجهر به. مَذْهَبُ الشَّافِعِيِّ رَحِمَهُ اللَّهُ أَنَّ الْقُنُوتَ مَسْنُونٌ فِي صَلَاةِ الصُّبْحِ دَائِمًا

Bab “Dianjurkannya Qunut di seluruh shalat” : Apabila ada suatu peristiwa besar yang menimpa kaum muslimin – wal ‘iyyadzu billah-. Adapun dianjurkannya di dalam shalat Subuh, maka berlaku terus-menerus. Tempatnya setelah mengangkat kepada dari ruku’ di rekaat terakhir. Dan dianjurkan untuk mengeraskannya. Madzhab Syafi’i –rahimahullah-, sesungguhnya qunut disunnahkan di dalam shalat Subuh secara terus-menerus.”

Imam An-Nawawi –rahimahullah- berkata :

شرح النووي على مسلم (5/ 178)
قَوْلُهُ ثُمَّ بلغنا أنه تَرَكَ ذَلِكَ يَعْنِي الدُّعَاءَ عَلَى هَذِهِ الْقَبَائِلِ وَأَمَّا أَصْلُ الْقُنُوتِ فِي الصُّبْحِ فَلَمْ يَتْرُكْهُ حتى فارق الدنيا كذا صَحَّ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ

“Ucapannya “KEMUDIAN BELIAU –shallallahu ‘alaihi wa sallam- MENINGGALKAN HAL ITU”, artinya : (yang ditinggalkan) do’a kejelekan untuk kabilah-kabilah ini. Adapun asal qunut di dalam shalat Subuh, maka beliau tidak meninggalkannya sampai beliau meninggal dunia, sebagaimana hal ini telah shahih dari Anas –radhiallahu ‘anhu-.”

Adapun riwayat Sa’ad bin Thariq –radhiallahu ‘anhu- yang dikeluarkan oleh Imam At-Tirmidzi –rahimahullah- dalam “Sunan-nya” beliau berkata :

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، عَنْ أَبِي مَالِكٍ الأَشْجَعِيِّ، قَالَ: قُلْتُ لأَبِي: يَا أَبَةِ، إِنَّكَ قَدْ صَلَّيْتَ خَلْفَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ، وَعُمَرَ، وَعُثْمَانَ، وَعَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ، هَاهُنَا بِالكُوفَةِ نَحْوًا مِنْ خَمْسِ سِنِينَ، أَكَانُوا يَقْنُتُونَ؟، قَالَ: أَيْ بُنَيَّ مُحْدَثٌ.

“Ahmad binMani’ telah menceritakan kepada kami, dia berkata : Yazid bin Harun telah menceritakan kepada kami, dari Abu Malik Al-Asyja’i ( Sa’ad bin Thoriq bin Asyyam) dia berkata : “Aku bertanya kepada bapakku : Wahai bapakku ! sesungguhnya engkau telah sholat di belakang Rosulullah –shollallahu ‘alaihi wa sallam-, Abu Bakar, Umar, ‘Utsman, dan Ali bin Abi Thalib di negeri Kufah ini selama kurang lebih limat tahun. Apakah mereka semua melakukan qunut ? beliau menjawab : “Wahai anakku, (qunut itu) muhdats (yang yang baru atau diada-adakan).” [ HR. At-Tirmidzi : 402 dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani –rahimahullah-]

Peniadaan qunut yang dinyatakan oleh Sa’ad bin Thariq, sesuai dengan apa yang dia tahu. Dan ketidaktahuan seseorang terhadap suatu perkara, tidak mesti menjadikan sesuatu itu tidak ada. Sebagaimana dinyatakan dalam suatu kaidah :

عدم العلم لا يلزم العدم

“Ketiadaan ilmu terhadap sesuatu, tidak mengharuskan sesuatu itu tidak ada.

BACA JUGA: Qunut Nazilah, Inilah Bacaannya

Karena mungkin saja dia meniadaan tentang sesuatu sesuai dengan apa yang dia ketahui. Sementara sangat mungkin orang lain menetapkannya. Karena orang lain ini memiliki pengetahuan yang tidak dimiliki oleh orang yang meniadakan. Sebagaimana Anas bin Malik telah menetapkan bahwa Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- melakukan qunut Subuh. Dalam hal ini berlaku kaidah :

المثبت مقدم على النافي

“Orang yang menetapkan lebih didahulukan dari orang yang meniadakan.” [Bersambung]

Facebook: Abdullah Al-Jirani

Tags: qunutqunut shubuh
ADVERTISEMENT
Previous Post

Benarkah Bermadzhab Tercela?

Next Post

Qunut Shubuh (2-Habis)

Yudi

Yudi

Related Posts

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

14 Juli 2025
Israel, Yahudi, Gaza, Tentara

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

10 Juli 2025
Firaun, Benjamin Netanyahu

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

9 Juli 2025
Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.