islampos
Media islam generasi baru

Pria Inggris Lolos dari Hukuman Penjara Setelah Ancam Bunuh Muslim

Foto: Google
0

LONDON – Seorang pria Inggris bernama David Moffatt, 39, diadili atas tuduhan mengancam akan meledakkan sebuah toko buku Islam dan membunuh para Muslim di London barat laut. Dia terhindar dari hukuman penjara.

“Kejahatan kebencian tidak dapat diterima dan Unit Keamanan Masyarakat Brent berkomitmen untuk menangani kejahatan rasial dalam segala bentuknya, mendukung korban dan keluarga mereka serta membawa pelaku seperti Moffatt ke pengadilan,” kata Inspektur Detektif Madeline Ryder, dari Unit Keselamatan Masyarakat Brent, seperti dikutip IB Times, Jumat (4/8/2017) kemarin.

Dalam sidang di Pengadilan Tinggi Willesden hari Kamis, Moffatt mengaku bersalah karena melakukan pelecehan, memicu alarm dan melakukan perbuatan menyusahkan secara disengaja. Perbuatan Moffatt dilakukan di sebuah toko buku di Cricklewood Broadway, Brent, pada tanggal 23 Mei lalu.

Saat itu, polisi dihubungi untuk datang ke toko buku setelah Moffatt masuk ke dalam dan mengancam akan meledakkannya. Dia juga mengancam akan membunuh orang-orang Muslim sebelum pergi dari toko buku.

Saksi di lokasi kejadian menggambarkan tersangka saat itu mengenakan jaket dan celana jins panjang oranye. Kemudian, pada hari yang sama, polisi dihubungi lagi untuk datang ke sebuah jalan, di mana pria yang diduga sama membuat ancaman terhadap seseorang.

Petugas polisi mengatakan, pria yang membuat ancaman di jalan berpakaian sama dengan pria yang mengancam akan meledakkan toko buku di Cricklewood Broadway.

Meski membantah tuduhan, dalam sidang terdakwa mengakui semua dakwaan. Moffatt dijatuhi hukuman melakukan kerja sosial tanpa dibayar selama 100 jam dalam waktu 12 bulan.

Dia juga harus membayar denda 620 poundsterling dan denda tambahan untuk korban sebesar 85 poundsterling.[]

loading...
loading...