• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 27 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

5 Pesantren besar Indonesia

by Eneng Susanti
4 tahun ago
in Tahukah Anda
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Pesantren besar Indonesia

Ilustrasi. Foto: Orami

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SAHABAT ISLAMPOS, terdapat banyak pesantren besar di Indonesia. Sebagian bahkan didirikan dan dimiliki oleh para habaib, keturunan nabi Muhammad ﷺ.

Berikut lima pesantren besar Indonesia yang dimiliki oleh keturunan nabi Muhammad ﷺ di tanah air:

Pesantren besar Indonesia: Ponpes Sidogiri Jawa Timur

Pesantren ini dimiliki oleh Sayyid Sulaiman Basyaiban (wafat 1766). Beliau merupakan ulama keturunan Nabi Muhammad pendiri Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan Jawa Timur. Beliau lahir di Cirebon dan memiliki nasab tersambung kepada Nabi Muhammad ﷺ lewat marga Basyaiban.

BACA JUGA: Inilah 10 Pondok Pesantren Tertua di Indonesia, Usianya Ratusan Tahun

Sayyid Sulaiman bin Abdurrahman bin Sayid Umar bin Muhammad bin Abu Bakar Basyaiban mendirikan Pesantren Sidogiri Pasuruan, salah satu pesantren tertua di Indonesia. Ayahnya Sayyid Abdurrahman, seorang perantau dari Tarim Hadhramaut Yaman. Sedangkan ibunya Syarifah Khodijah, adalah putri Sultan Hasanuddin bin Sunan Gunung Jati.

ArtikelTerkait

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

5 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

7 Karakter Mulia Pecinta Kucing: Rezekinya Mengalir dari Arah Tak Terduga

Kenapa Ada Orang yang Sering Bangun Pukul 3 Pagi?

Dari garis keturunan ibu, Sayyid Sulaiman merupakan cucu Sunan Gunung Jati. Sayyid Sulaiman membabat tanah Sidogiri yang saat itu masih hutan belantara pada 1158 H atau 1745 M. Sumber lain menyebut Ponpes ini berdiri Tahun 1718. Sayyid Sulaiman mendirikan Ponpes Sidogiri dibantu oleh Kiyai Aminullah, santri sekaligus menantu Sayyid Sulaiman yang berasal dari Pulau Bawean. Sidogiri dijadikan lokasi pondok pesantren karena diyakini tanahnya baik dan berkah.

Pesantren ini sudah banyak melahirkan ulama di antaranya Syaikh Cholil Bangkalan, gurunya para Kiyai di Jawa, KH Miftahul Akhyar, KH Idrus Romli, KH Zubair Muntashor, DR KH Abdul Ghofur dan masih banyak lainnya.

Pesantren besar Indonesia: Ponpes Suniyyah Salafiyah Pasuruan

Keturunan Nabi Muhammad yang memiliki pesantren ini adalah Habib Taufiq Assegaf. Beliau dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Suniyyah Salafiyah Kota Pasuruan Jawa Timur.

Habib kelahiran Pasuruan 1969 ini dikenal sebagai ulama kharismatik yang memiliki banyak pengikut. Beliau pernah aktif di Nahdlatul Ulama Jatim sebagai mustasyar (penasihat). Kini dipercaya menjadi Ketua Umum Rabithah Alawiyah, lembaga pencatab nasab para Habaib di Indonesia.

Beliau mendirikan Ponpes Suniyyah Salafiyah Pasuruan pada Tahun 1993. Pesantren ini dikelilingi hamparan persawahan dan pepohonan rindang yang meneduhkan. Pesantren Sunniyah Salafiyah berbasis salaf dengan mengajarkan berbagai disiplin ilmu agama. Pondok ini juga mengadopsi konsep Accelerated Learning (percepatan pembelajaran) dan KBK (kuikulum berbasis kompetensi).

Pesantren besar Indonesia: Pesantren Dalwa Bangil Jawa Timur

Pemilik pesantren ini adalah Habib Hasan bin Ahmad Baharun. Beliau adalah seorang ulama keturunan Nabi Muhammad ﷺ. Beliau lahir di Sumenep Madura, 11 Juni 1934. Beliau dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah yang di Desa Raci, Bangil, Pasuruan Jawa Timur.

Habib Hasan bin Ahmad Baharun merupakan putra pertama dari empat bersaudara dari pasangan Habib Ahmad bin Husein bin Thohir bin Umar Baharun dengan Fathmah binti Bakhabazi. Karena kecintaan beliau terhadap Bahasa Arab, Habib Hasan Baharun mendirikan pesantren pada tahun 1982.

Awalnya santri didikannya hanya belajar seadanya di rumah sewa di Kota Bangil. Seiring waktu, jumlah santri bertambah. Hingga saat ini lahan pesantren kurang lebih 4 Hektar telah terisi bangunan dan asrama santri sekitar 1500 yang berasal dari 30 provinsi di Indonesia, bahkan dari luar negeri seperti negara-negara Asia Tenggara.

Saat ini, Ponpes Dalwa dipimpin oleh putra-putra beliau di antaranya, Habib Ali Baharun, Habib Zen Baharun, Habib Segaf Baharun dan Habib Husen Baharun.

Pesantren besar Indonesia: Ponpes As-Shidqu Kuningan, Jawa Barat

Habib Quraisy Baharun merupakan pendiri Ponpes As-Shidqu Kuningan Jawa Barat. Beliau merupakan putra dari Habib Qasim Baharun. Pesantren As-Shidqu didirikan pada Tahun 2010 di bawah asuhan Habib Quraisy bin Gasim Baharun. Habib Quraisy juga murid ulama besar Yaman Habib Umar bin Hafizh. Pesantren As-Shidqu fokus pada pendidikan tahfizh Al-Qur’an, kajian kitab Bahasa Arab, fiqih, hadis dan lainnya.Pesantren ini memiliki tempat yang sangat representatif. Modelnya seperti boarding school dengan fasilitas yang cukup memadai. Gedungnya juga cukup bagus.

Pesantren besar Indonesia: Pesantren Darul Habib Sukabumi, Jawa Barat

Pesantren ini dimiliki Habib Naufal bin Abdullah bin Ahmad Al-Kaff. Beliau adalah cucu seorang ulama besar Palembang, Habib Ahmad bin Hamid Al-Kaff, yang haulnya diadakan besar-besaran setiap bulan Jumadil Akhir di Palembang.

Kisah Habib Naufal (sering ditulis Habib Nopel) membangun Pesantren Darul Habib Islamic Boarding School bermula dari dimasukkannya beliau ke Pesantren Ar-Riyadh oleh orangtuanya. Ketika itu beliau memasuki masih sekolah dasar. Di Pesantren Ar-Riyadh beliau mendapat didikan dari dai besar dan para pendakwah.

Salah satu kelebihan Pesantren Ar-Riyadh adalah kemampuan berbahasa Arab yang amat ditekankan kepada santrinya. Hal itu dijadikannya prioritas di Pesantren Darul Habib yang diasuhnya sekarang.

BACA JUGA: Suka Duka Belajar di Pesantren

Pesantren Darul Habib Sukabumi terletak di Ciambar, Parung Kuda, Sukabumi. Penataan bangunan dan tanaman serta tanah berbukit-bukit tampak begitu asri. Pesantren ini tak ubahnya taman yang indah. Padahal dulunya daerah ini adalah daerah terpencil yang jarang dijamah orang.

Habib Naufal mulai membangun pesantren Darul Habib pada 1998 dan diresmikan Tahun 2000. Pendidikan yang ditekankan di pesantren ini meliputi ilmu Al-Qur’an, Al-Hadits, Bahasa Arab, Akhlaq, Fiqh, Nahwu, Sharaf, Balaghah, Tauhid dan lainnya. Demikian lima keturunan Nabi Muhammad yang punya pesantren besar di Indonesia.

Selain kelima pesantren tersebut, sesungguhnya banyak habaib yang juga memiliki pesantren. Di antaranya:

  1. Pesantren Ar-Raudhoh Bogor milik Habib Mahdi bin Hamzah Assegaf.
  2. Pondok Pesantren Hikmatun Nuur Jakarta Timur milik Prof DR Habib Ahmad Al-Kaff
  3. Pesantren Al Falah Bogor, Jawa Barat milik Habib Ridho bin Yahya
  4. Pesantren Al Fachriyah Tangerang milik Habib Jindan bin Novel Salim Jindan
  5. Pesantren Ar-Raudhoh Solo Jawa Tengah milik Habib Novel Alaydrus

Dan, masih banyak lainnya tersebar di berbagai daerah di Indonesia. []

SUMBER: SINDONEWS

Tags: habaibhabaib di indonesiaketurunan nabi muhammadPesantrenPesantren besar Indonesiapesantren di Indonesia
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ini Manfaat Baca Quran untuk Kesehatan Anda

Next Post

Doa Setelah Selesai Azan

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

Sakaratul Maut, amal, Penghalang Rezeki, Arwah, Shalat Malam, renungan ramadhan, PMO, Keutamaan Pemimpin yang Adil, Shalat Malam, Orang yang Dibenci oleh Allah SWT, Kesabaran, Ulil Amri, Ibnu Abbas, Hari Kiamat

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

13 Juli 2025
Ngabuburit, Prinsip Kebahagiaan, Muslim yang Bersyukur, Ikhlas, Target, Rahasia

5 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

10 Juli 2025
Tanda Kucing Sayang sama Kamu, Kucing

7 Karakter Mulia Pecinta Kucing: Rezekinya Mengalir dari Arah Tak Terduga

9 Juli 2025
Manfaat Tidur di Awal Malam, Bahaya Tidur Sore untuk Kesehatan, Penyebab Tidur Tidak Teratur, Ketindihan, Tidur di Awal Malam, Cara Mengatasi Insomnia, Adab Tidur, Bangun

Kenapa Ada Orang yang Sering Bangun Pukul 3 Pagi?

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.