• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Pernah Percaya kepada Tukang Ramal, Masih Bisakah Bertaubat?

by Yudi
5 tahun ago
in Tanya Jawab
Reading Time: 2 mins read
A A
0
tukang ramal

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

TANYA: Saya pernah pergi ke tukang ramal. Dan saya baru tahu kalau itu termasuk ke dalam syirik besar. Apakah saya masih mempunyai kesempatan untuk bertaubat?

JAWAB:

Telah begitu banyak hadits-hadits dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam akan pengharaman pergi ke dukun dan tukang ramal. Akan tetapi tidak semua orang yang pergi ke dukun atau tukang ramal termasuk syirik besar yang dapat mengeluarkan dari agama.

Bahkan pergi ke dukun atau tukang ramal ada perinciannya. Bisa masuk syirik besar terkadang masuk dalam kemaksiatan dan bisa jadi diperbolehkan.

ArtikelTerkait

Apa Hukum Memalsukan Absen di Tempat Kerja?

25 Pertanyaan tentang Dosa Besar

Bagaimana Nasib Lembaran-Lembaran Suci (Kitab) Ibrahim, dan Zabur Daud ‘Alaihima Assalam?

Apa Hukum Pakaian yang Terkena Air Liur Anjing, dan Bagaimana Cara Membersihkannya?

tukang ramal
Foto: Unsplash

BACA JUGA: Tipu Daya Setan dalam Dunia Perdukunan

Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan, yang pergi ke dukun terbagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama, dia datang ke dukun dan menanyakannya tanpa membenarkannya. Maka hal ini termasuk diharamkan. Hukuman pelakunya adalah tidak diterima shalatnya selama empat puluh hari. Sebagaimana yang ada ketetapan dalam hadits shoheh Muslim, (2230) sesungguhnya Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Siapa yang mendatangi tukang ramal dan menanyakan sesuatu, maka dia tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh malam.”

Bagian kedua, dia mendatangi dukun dan menanyakannya kemudian membenarkan dengan apa yang diberitahukannya. Maka ini termasuk mengkufuri kepada Allah azza wa jalla, karena dia telah membenarkan terhadap persangkaan ilmu goib, dan membenarkan seseorang terhadap dakwaan ilmu goib termasuk mendustakan terhadap firman Allah ta’ala:

قُلْ لا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ الْغَيْبَ إِلا اللَّهُ النمل/65

“Katakanlah (Muhammad), “Tidak ada sesuatu pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah.” QS. An-Naml: 65.

Oleh karena itu telah ada hadits shahih:

من أتى كاهناً فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزل على محمد صلى الله عليه وسلم

“Siapa yang mendatangi dukun dan membenarkan apa yang dikatakan, maka dia telah mengkufuri dengan apa yanag diturunkan kepada Muhammad sallallahu’alaihi wa sallam.”

Bagian ketiga, dia mendatangi dukun untuk menanyakan akan kondisinya terhadap manusia. Bahwa ia termasuk dukun dan menyesatkan orang.

Hal ini tidak mengapa, karena Nabi sallallahu’alaihi wa sallam pernah mendatangi Ibnu Soyyad dan menyembunyikan sesuatu dalam dirinya pada Nabi sallallahu’alaihi wa sallam. Maka Nabi sallallahu’alaihi wa sallam menanyakan apa yang dia sembunyikannya? Maka dia menjawab, Asap. Majmu Fatawa Wa Rasail Syekh Ibnu Utsaimin, (2/184).

Dari sini, siapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun dan membenarkan apa yang dikatakannya dan meyakini dia mengetahui sesuatu yang goib, maka dia telah kufur akbar keluar dari Islam. Kalau dia tidak meyakini akan kebenarannya, maka tidak dihukumi kafir.

Meskipun begitu, maka pintu taubat masih terbuka, sebagaimana sabda Nabi sallallahu’alaihi wa sallam:

إِنَّ اللَّهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ رواه الترمذي

“Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba, selagi (nafasnya) belum ditenggorokan.” HR. Tirmizi, 3537.

Maksudnya selagi ruh tidak sampai di tenggorokan. Setiap dosa Ketika seseorang bertaubat darinya, maka Allah akan menerima taubatnya. Allah Ta’ala berfirman:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعاً إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ الزمر/53 .

“Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. QS. Az-Zumar: 53.

tukang ramal
Ilustrasi pria muslim berdoa. Foto: Unsplash

BACA JUGA: Ciri-ciri Dukun atau Tukang Sihir

Maka dosa apa saja yang pernah seseorang terjerumus, kemudian dia bertaubat, maka akan diterima taubatnya meskipun syirik juga.

Asalnya bahwa orang kafir dan semisalnya orang murtad (keluar) dari Islam diminta dia untuk mengucapkan dua kalimat syahadat agar dia masuk Islam lagi. Maka orang yang pernah mendatangi dukun dan membenarkan perkataannya, maka dia harus mengucapkan dua kalimat syahadat.

Orang yang telah berbuat demikian hendaknya berniat kuat agar tidak mengulangi perbuatan syirik itu lagi. Bersungguh-sungguhlah dalam mencari ilmu agar anda dapat beribadah kepada Allah dengan dilandasi Ilmu. Wallahu a’lam. []

SUMBER: ISLAMQA

Tags: dosa syirikdukunpergi ke tukang ramalsuami pergi kerjatukang ramal
ADVERTISEMENT
Previous Post

Miliki 2 Sifat Ini agar Kamu Beruntung 

Next Post

Bagaimana Quran Membersihkan Jiwa

Yudi

Yudi

Related Posts

Kerja

Apa Hukum Memalsukan Absen di Tempat Kerja?

9 Juli 2025
Musailamah al-Kazzab, Tipe Manusia di Akhir Zaman, ibadah, Sifat Sumber Dosa, Orang yang Tidak Diajak Bicara Allah, Paradoks, syahwat, Muhammadiyah, InsyaAllah, takdir, Nasihat Ibnul Qayyim, Hisab, Buruk, Keutamaan Tauhid, Macam Cemburu, Tauhid, sumpah palsu, Politik, Fitnah, Perkara Akhir Zaman, dosa, pengangguran, Maksiat, Sebab Murtad, Larangan, Maksiat, Jiwa, Ulama, Musuh, Dosa Besar, Kaum Khawarij, Cara Rasulullah Redakan Amarah,Kemaksiatan, Dosa Besar, Rasulullah, Kejahatan Abu Lahab, Bahaya Hasad, Perkara yang Mendatangkan Keburukan, Dampak Buruk Maksiat, Shadenfreude, Ciri Penjilat di Dunia Kerja, Suami yang Ringan Tangan, Bodoh, Dosa Besar, Anak Durhaka

25 Pertanyaan tentang Dosa Besar

2 Juli 2025
Kitab Taurat, Hadist, Bani Israil, Zabur

Bagaimana Nasib Lembaran-Lembaran Suci (Kitab) Ibrahim, dan Zabur Daud ‘Alaihima Assalam?

11 Juni 2025
Adab Melepas Pakaian, Anjing

Apa Hukum Pakaian yang Terkena Air Liur Anjing, dan Bagaimana Cara Membersihkannya?

29 Mei 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.