• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 29 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Pembunuh 100 Orang Ini Dibela Malaikat

by Ari Cahya Pujianto
6 tahun ago
in Kolom
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Umat Nabi Musa, Abdurrahman bin Auf, Baitul Maal, Umar bin Khattab, Abu Bakar, Saudara Rasulullah,, Jabalah bin al-Iham, Abdullah lbn Umar, Aminah, Baiat Aqabah

Foto: Pinterest

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

TIBA-TIBA dibunuhnya Rahib yang berdiri di hadapannya. 100 nyawa kini genap telah dilenyapkan lelaki ini.

“Tanggung!” begitu barang kali gumamnya.

Kini dia makin penasaran, adakah yang bisa menghibur dirinya bahwa dosa-dosanya bisa diampuni. Ditemuinya orang paling alim seantero jagat sesuai petunjuk orang-orang.

BACA JUGA: Keadaan Umat Rasulullah ketika Digiring Malaikat Menuju Neraka

ArtikelTerkait

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

“Aku telah membunuh 100 orang, mungkinkah dosa-dosaku diampuni?”tak sabar dia bertanya kepada alim hebat itu. Akankah jawabannya sama seperti si Rahib, dosanya terlalu besar untuk dimaafkan.

“Allah swt bisa mengampunimu, tapi… ” jawaban berbeda sepertinya akan didapatkan pembunuh ini. Dia tak sabar mendengar apa syarat pengampunannya.

”Kamu harus keluar dari kampungmu yang penuh maksiat itu. Kamu harus pindah ke kampung lain yang penuh kebaikan. Di sana ada seorang alim. Temuilah! ”papar sang alim hebat tersebut tentang syarat yang harus dipenuhinya.

Bergegaslah lelaki itu berkemas hendak pergi menuju kampung yang diisyaratkan sang alim bijak tadi. Sekian mil perjalanan telah di tempuhnya. Belum separuh jarak dia tempuh, tiba-tiba entah karena sebab apa dia meninggal di perjalanan.

Alam langit dibuat sibuk. Dua malaikat pencatat amal baik dan buruk berseteru. “Neraka tempatnya. Dia berlumuran dosa besar dan belum taubat,” pencatat amal buruk berargumen.

“O, tidak. Dia pantas mendapat surga. Dia sudah berniat dan berangkat untuk taubat, ”pencatat amal baik membela lelaki pembunuh ini.

Demi melerai debat dua malaikat ini, dikirimlah malaikat ketiga dalam rupa manusia.”Biar keputusanya adil, kita ukur saja ke tempat mana tubuh lelaki ini lebih dekat. Apakah ke kampung asalnya. Atau ke kampung taubat tujuannya.”malaikat ketiga tawarkan solusi.

BACA JUGA: Dua Perkara yang Diajarkan Malaikat Jibril kepada Rasulullah

Lalu dari posisi tubuh lelaki pembunuh yang telah meninggal itu, diukurlah jarak ke kedua kampung tersebut.

Ada skenario yang tidak diketahui para malaikat itu. Allah dekatkan sedemikian rupa jarak tubuh pembunuh itu ke kampung taubat yang ditujunya. Allah geser bumi sehingga jarak yang sebenarnya lebih dekat ke kampung asal menjadi terbalik.

“Ternyata, tubuh lelaki ini lebih dekat ke kampung yang ditujunya untuk bertaubat. Dia diampuni. Surga baginya.” Malaikat ketiga umumkan hasil perhitungannya. []

Sumber : Syarah Sahih Muslim

K.H. Marfu Muhyiddin Ilyas, MA
A’wan PCNU Kabupaten Purwakarta Jawa Barat
Direktur Pembinaan  Sekolah Menengah  dan Perguruan Tinggi Muhajirin
IG: @guru4ngaji

Tags: ampunan AllahMalaikatPembunuhPendosarahib
ADVERTISEMENT
Previous Post

Al Masih Versi Yahudi dan Nasrani

Next Post

Khutbah Jumat – Urgensi 2 Kalimat Syahadat

Ari Cahya Pujianto

Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Berharap Ridha dan Ampunan Allah Swt

Related Posts

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

14 Juli 2025
Israel, Yahudi, Gaza, Tentara

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

10 Juli 2025
Firaun, Benjamin Netanyahu

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

9 Juli 2025
Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.