PBB Kecam Rencana Pembangunan Permukiman Yahudi di Tepi Barat

0

NEW YORK – PBB mengutuk rencana Israel untuk membangun permukiman Yahudi di kawasan pendudukan Tepi Barat yang sebagian dilaporkan didanai oleh yayasan yang terkait keluarga menantu Donald Trump.

Dikutip dari BBC, seorang juru bicara PBB mengatakan tindakan sepihak merupakan hambatan bagi perdamaian berdasarkan pada solusi dua negara.

Hari Selasa kemarin (25/1/2017), Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel akan membangun 2.500 pemukiman Yahudi lagi untuk menjawab kebutuhan perumahan.

Ini pengumuman pemerintah Israel yang kedua tentang pemukiman sejak Presiden AS Donald Trump menjabat.

Para pejabat Palestina mengatakan rencana itu merusak harapan perdamaian karena membangun di tanah yang diinginkan Palestina untuk negara mereka di masa depan.

Stephane Dujarric, juru bicara Sekjen PBB Antonio Guterres, mengatakan: Bagi sekjen, tidak ada Rencana B untuk solusi dua-negara.

“Dalam hal ini setiap keputusan sepihak dapat menjadi kendala untuk solusi dua negara dan itu adalah keprihatinan mendalam sekretaris jenderal.

“Ada kebutuhan kedua belah pihak untuk terlibat dalam negosiasi serius untuk mencapai tujuan dua negara, Israel dan Palestina, dua negara untuk dua rakyat,” tegas Dujarric.

Donald Trump telah mengindikasikan bahwa ia akan lebih bersimpati kepada pembangunan pemukiman dibanding pendahulunya, Barack Obama, dan telah menunjuk seorang pendukung kuat pemukiman sebagai duta besarnya di Israel.[fq/islampos]

loading...
loading...