• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Parade Pasukan Kaum Muslimin di Depan Abu Sufyan

by Yudi
6 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Keluarga Bani Mushthaliq

Ilustrasi: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

TAK berselang lama setelah peristiwa Fathu Makkah, setiap kabilah berjalan melewati Abu Sufyan dengan membawa panji masing-masing. Setiap satu kabilah lewat, Abu Sufyan bin Harb bertanya, “Hai Al-Abbas, siapa orang ini?”

Al-Abbas menjawab, “Inilah kabilah Sulaim.”

Abu Sufyan bin Harb berkata, “Aku tidak mempunyai urusan dengan kabilah Sulaim.”

Kemudian kabilah lain lewat, dan Abu Sufyan bin Harb bertanya lagi, “Hai Al-Abbas, siapa orang-orang ini?”

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Al-Abbas menjawab, “Ini kabilah Muzainah.”

BACA JUGA: Detik-Detik Abu Sufyan Masuk Islam

Abu Sufyan bin Harb berkata, “Aku tidak mempunyai urusan dengan kabilah Muzainah.”

Setiap kali kabilah lewat, Abu Sufyan bertanya kepadaku tentang kabilah tersebut dan di saat aku telah menjelaskan tentang mereka, ia selalu berkata, “Aku tidak mempunyai urusan dengan Bani ini dan Bani itu.”

Demikianlah yang terjadi hingga akhirnya Rasulullah lewat dengan pasukannya dengan pakaian yang berwarna hijau.

Ibnu Hisyam menuturkan: Pasukan Rasulullah dikatakan hijau karena besinya banyak dan dominasi warna hijau di dalamnya.

Al-Harits bin Hilzat al-Yasykari menuturkan: Kemudian datanglah Hujr yakni Ibnu Ummi Qatham Dia memiliki kuda berwarna hijau artinya adalah batalion (squadron). Bait ini ada dalam syairnya.

Sedangkan Hassan bin Tsabit berkata: Tatkala dia melihat tembok-tembok lembah Badr Mengalir di sana dengan pasukan Hijau dari Khazraj.

Dalam pasukan tersebut terdapat kaum Muhajirin dan Anshar. Mereka seluruhnya memakai baju besi. Abu Sufyan bin Harb berkata, “Mahasuci Allah. Siapakah mereka ini wahai Al-Abbas?”

Al-Abbas bin Abdul Muthalib menjawab, “Mereka adalah Rasulullah bersama kaum Muhajirin dan Anshar.”

Abu Sufyan bin Harb berkata, “Tak seorang pun yang memiliki keberanian dan kekuatan untuk menghadapi mereka. Wahai Al-Abbas, demi Allah, esok hari urusan keponakanmu ini akan menjadi agung.”

Al-Abbas bin Al-Muthalib berkata, “Hai Abu Sufyan, itulah dia kenabian.”

Abu Sufyan bin Harb berkata, “Benar!”

Al-Abbas bin Al-Muthalib berkata, “Sekarang pergilah segera untuk menemu kaummu.”

Saat Abu Sufyan bin Harb sampai di tengah-tengah kaum Quraisy, ia berteriak dengan suara lantang, “Wahai orang-orang Quraisy, inilah Muhammad datang kepada kalian dengan membawa pasukan yang tak tertandingi. Maka barangsiapa yang masuk ke rumah Abu Sufyan, dia akan aman.”

Hindun binti Utbah mendekat kepada Abu Sufyan bin Harb lalu memegang kumisnya seraya berkata, “Perangilah orang yang gendut, banyak lemak, dan dagingnya. Alangkah jeleknya pemimpin kaum ini.”

Abu Sufyan bin Harb berkata, “Celakalah kalian, hati-hatilah kalian jangan sampai tertipu oleh wanita ini. Sungguh Muhammad akan datang kepada kalian dengan pasukan yang tak tertandingi. Barangsiapa yang masuk ke rumah Abu Sufyan, dia akan aman.”

Orang-orang Quraisy berkata, “Semoga Allah mematikanmu. Apa manfaat rumahmu bagi kami?”

BACA JUGA: Abu Sufyan Menyangka Rasulullah Wafat di Perang Uhud

Abu Sufyan bin Harb berkata, “Barangsiapa yang menutup pintu rumahnya, dia akan aman. Dan barangsiapa yang masuk Masjidil Haram, dia pun akan aman.”

Kemudian orang-orang Quraisy pun berpencar, diantara mereka ada yang pulang ke rumah mereka sendiri dan ada pula yang berjalan menuju ke Masjidil Haram.

Ketika Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam tiba di Dzu Thuwa, beliau menghentikan tunggangannya lalu tertunduk. Beliau memakai sorban (burdah) dari Yaman yang bersulam benang warna merah. Beliau menundukkan wajah sebagai simbol kerendahannya di hadapan Allah Ta’ala ketika melihat penaklukan yang Allah karuniakan untuknya, hingga jenggotnya hampir menyentuh pelana bagian tengah. []

Referensi: Sirah Nabawiyah perjalanan lengkap Kehidupan Rasulullah/ Asy Syaikh Al Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albani/ Akbar Media

Tags: abu sufyansirah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cerita WNI yang Terpilih Jadi Jamaah Haji Tahun Ini

Next Post

Dipersingkat karena Pandemi Covid-19, Inilah Rangkaian Prosesi Ibadah Haji 2020

Yudi

Yudi

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.