• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 15 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Berita

Nenek Moyang Masyarakat Palu sudah Kenal Likuifaksi, Istilahnya Nalodo

Oleh Eneng Susanti
7 tahun lalu
in Berita
Waktu Baca: 2 menit baca
A A
0
Nenek Moyang Masyarakat Palu sudah Kenal Likuifaksi, Istilahnya Nalodo 1 likuifaksi gempa Sulteng
2
BAGIKAN

JAKARTA – Gempa berkekutan 7,4 Skala Richter di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) tak hanya diikuti bencana tsunami, melainkan pula likuifaksi. BMKG mengatakan masyarakat lokal mengenal istilah tersebut dengan nama nalodo.

“Nenek moyang masyarakat Palu sebenarnya telah merekam kejadian likuifaksi dalam istilah lokal, yang menandakan bahwa mereka telah mengenalinya sejak lama. Likuifaksi disebut dengan istilah ‘nalodo’ yang berarti amblas dihisap lumpur. Daerah-daerah rentan nalodo ini dulu kosong,” kata Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono dalam akun Twitternya seperti dilihat detikcom pada Sabtu (6/10/2018).

BACA JUGA: 119 Jenazah Korban Gempa dan Likuifaksi di Petobo Dievakuasi

Daryono menjelaskan pencairan tanah atau likuifaksi tanah adalah fenomena yang terjadi ketika tanah jenuh kehilangan kekuatan dan kekakuan akibat adanya tegangan. Misalnya, getaran gempa bumi secara mendadak sehingga tanah yang padat berubah wujud menjadi cairan.

ArtikelTerkait

Setujui Gencatan Senjata, Negosiator Israel Segera Tiba di Qatar untuk Gelar Perundingan

24 Jam Terakhir, Rumah Sakit Gaza Konfirmasi 80 Korban Jiwa, Jumlah Syuhada Tewas Meningkat Jadi 57.418

Innalillahi, Dr. Marwan Al-Sultan asal Indonesia, Syahid di Gaza

Euro-Med: Israel Sedang Lakukan Depopulasi di Gaza!

Beberapa wilayah yang mengalami likuifaksi adalah Balaroa dan Patobo, Palu, serta Jono Oge, dan Sigi. Likuifaksi menyebabkan rumah di wilayah tersebut ambles dan jalanan naik.

Menurut Daryono, , daerah di Palu dan Sigi yang dilanda fenomena likuifaksi hebat saat gempa kemarin merupakan kawasan permukiman yang relatif baru dibangun dan dikembangkan.

“Wilayah ini lokasinya berada sangat dekat dengan jalur sesar aktif Palu Koro, lahan di daerah itu tersusun oleh material lunak hasil proses endapan sedimentasi,” ujarnya.

Selain tanahnya yang merupakan hasil proses endapan yang tebal, lanjut Daryono, kawasan ini air tanahnya dangkal dengan nilai permeabilitas tanah tinggi.

Di daerah Petobo atau Kabupaten Sigi itu dikenal banyak ‘seepage’ atau rembesan-rembesan air tanah. Warga setempat menyebutnya sebagai mata air.

“Kondisi tanah di sana memang sangat sangat permeabel atau mudah ditembus air, jadi perkolasi atau daya alir dari air rembesan sungai tinggi,” tuturnya.

Sehingga, dengan kondisi lahan yang seperti itu akan sangat rentan terjadi likuifaksi saat diguncang gempa kuat.

“Terbukti kan setelah gempa bumi berkekuatan M 7,4 di Palu lalu zona masif likuifaksi tersebut benar-benar mengalami kerusakan yang dahsyat, tanah berubah melumer dalam waktu singkat seolah menjadi bubur dan mampu mengalir apapun di atasnya, juga membenamkan apapun yang ada di atasnya,” ucapnya.

Daryono menduga, likuifaksi tak hanya terjadi pada peristiwa gempa kali ini saja.

“Tampaknya di sana bukan sekali ini saja terjadi likuifaksi dahsyat,” ucapnya.

BACA JUGA: Ini Penjelasan Ahli Soal Video Viral Tanah Bergerak Pasca Gempa Donggala

Sebagai zona sangat rawan gempa, kata Daryono, fenomena likuifaksi akibat gempa kuat ini telah berulangkali terjadi pada masa lampau. Sehingga, masyarakt lokal mengenal istilah nalodo.

“Sebenarnya istilah ini (nalodo) menjadi kearifan lokal untuk diantisipasi, sayangnya perkembangan zaman menjadikannya malah diabaikan,” katanya.

Namun, Daryono menuturkan, tidak semua orang tahu daerah itu rawan likuifaksi. Daryono juga tidak tahu Pemda setempat mengetahui atau tidak wilayah itu rawan.

“Yang tahu itu rawan likuifaksi tidak semua orang. Tapi istilah nalodo yang artinya lumpur menghisap itu mereka tahu, istilah lokal. Saya juga nggak tahu apakah Pemda atau masyarakat sudah tahu itu wilayah rawan,” pungkasnya. []

SUMBER: DETIK

Tags: BMKGgempa sultenglikuifaksiNalodo
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perempuan Penutup Aib

Next Post

Satu-satunya Atlet di Kontingen Palestina Curi Perhatian di Pembukaan Asian Para Games 2018

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Terkait Posts

Israel

Setujui Gencatan Senjata, Negosiator Israel Segera Tiba di Qatar untuk Gelar Perundingan

7 Juli 2025
Rumah Sakit Gaza

24 Jam Terakhir, Rumah Sakit Gaza Konfirmasi 80 Korban Jiwa, Jumlah Syuhada Tewas Meningkat Jadi 57.418

7 Juli 2025
Innalillahi, Dr. Marwan Al-Sultan asal Indonesia, Syahid di Gaza 2 likuifaksi gempa Sulteng

Innalillahi, Dr. Marwan Al-Sultan asal Indonesia, Syahid di Gaza

3 Juli 2025
Israel

Euro-Med: Israel Sedang Lakukan Depopulasi di Gaza!

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 3 likuifaksi gempa Sulteng

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails

21 Sifat Manusia Menurut Al Quran

Oleh Laras Setiani
17 Oktober 2019
0
ilustrasi.foto: kiblat

Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya...

Lihat LebihDetails

Bait-bait syair Imam Syafi’i yang Menyentuh dan Menggetarkan Jiwa

Oleh Dini Koswarini
26 Oktober 2022
0
Penilaian Manusia, Muhasabah, Imam Syafi'i, ujian, akad

Inilah Bait-bait syair Imam Syafi’i rahimahullah yang bisa kita jadikan sebagai keteladanan di saat kondisi seperti sekarang ini.

Lihat LebihDetails

4 Ayat Alquran tentang Keindahan Alam Semesta

Oleh Eneng Susanti
10 Oktober 2024
0
Ayat Alquran yang jadi bacaan doa sebelum tidur, Ayat Alquran tentang Keindahan Alam, ayat yang mengingatkan tentang akhirat, ayat alquran tentang bersyukur

Ayat Alquran tentang Keindahan Alam

Lihat LebihDetails

Ini 8 Ayat Al-Quran tentang Perintah Bekerja Keras

Oleh Sufyan Jawas
26 Oktober 2021
0
hadist-hadist tentang kesombongan

Banyak sekali kita jumpai ayat Al-Quran tentang perintah bekerja keras. Bekerja keras merupakan sebuah keharusan yang dimiliki oleh setiap orang

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.