• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 2 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Nabi dan Istighfar

by Dini Koswarini
2 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Keutamaan Istighfar, Hukum Berdzikir Bukan dengan Bahasa Arab, Keutamaan Dzikir 'Subhanallahi wabihamdihi', bacaan Istighfar, Perkara yang Terus Bermanfaat, Keutamaan Dzikir Laa Ilaaha Illaallah, Dzikir, Cara Dzikir Rasulullah

Foto: Abu Umar | Islampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

ISTIGHFAR memiliki kedudukan yang agung dan posisi yang utama dalam agama Allah. Ia adalah pondasi untuk memperoleh kebaikan dan keberkahan, mendapatkan kenikmatan, dan menghilangkan hukuman. Istighfar meninggikan derajat seseorang dari derajat yang rendah ke derajat yang lebih mulia, dari derajat yang penuh kekurang menjadi sempurna.

Istighfar menyucikan dosa dan menghapus menghapus catatan kesalahan, mengangkat derajat dan meninggikan kedudukan di sisi Allah Tabaraka wa Ta’ala. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

طُوبَى لِمَنْ وَجَدَ فِي صَحِيفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيرًا

“Sungguh beruntung seseorang yang mendapati pada catatan amalnya istighfar yang banyak.” (HR. Ibnu Majah).

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

BACA JUGA: Dengan Istighfar, Sudah Beruntungkah Anda?

Dalam hadits yang lain, beliau bersabda,

مَنْ أَحَبَّ أَنْ تَسُرُّهُ صَحِيفَتُهُ فَلْيُكْثِرْ فِيهَا مِنَ الِاسْتِغْفَار

“Siapa yang ingin buku catatan amalnya membuatnya senang (tatkala melihatnya), maka perbanyaklah catatan istighfar di dalamnya.”

Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling banyak istighfarnya, padahal beliau telah diampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّهُ لَيُغَانُ عَلَى قَلْبِي وَإِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ فِي الْيَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ

“Sesungguhnya hatiku tidak pernah lalai dari dzikir kepada Allah. Sesungguhnya aku beristighfar seratus kali dalam sehari.”

Dan dalam hadits lainnya, dari Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhuma, ia berkata,

كُنَّا لَنَعُدُّ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمَجْلِسِ الْوَاحِدِ مِائَةَ مَرَّةٍ : رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

“Kami pernah menghitung bacaan dzikir Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam satu majelis. Beliau ucapkan, ‘Robbighfirlii wa tub ‘alayya innaka anta tawwaabul ghofuur” (Wahai Rabbku, ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat dan ampunan)’, sebanyak 100 kali.”

Bahkan lebih dari itu, ada sebuah riwayat yang membuat kita lebih merasa terheran-heran. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata,

مَا رَأَيْتُ أَحَدًا أَكْثَرَ أَنْ يَقُولُ: أَسْتَغْفِرُ الله وَأتوبُ إِلَيْهِ مِنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم

“Aku tidak pernah melihat seseorang yang mengucapkan ‘Astaghfirullah wa atubu ilaih’ (Aku memohon ampun kepada Allah dan aku bertaubat kepadanya) lebih banyak dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Abu Hurairah melihat sahabat-sahabat yang sangat rajin beribadah, sebaik-baik orang yang beriman, dan sahabat-sahabat yang banyak beristighfar, tapi ia tidak menjumpai satu pun dari mereka yang beristighfar dan bertaubat kepada Allah Jalla wa ‘Ala lebih banyak dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kehidupan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam penuh dengan istighfar setiap waktunya, sampai di akhir hayatnya beliau tutup dengan bertaubat dan memohon ampun kepada Allah. Dari Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu ‘anha, ia mengisahkan akhir hayat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُسْتَنِدٌ إِلَيَّ يَقُولُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَأَلْحِقْنِي بِالرَّفِيقِ

“Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang saat (menjelang wafat) bersandar kepadaku, beliau berkata, ‘Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, dan kumpulkanlah aku bersama orang-orang shaleh’.”

Sebagaimana kehidupan beliau dipenuhi dengan istighfar dan ketaatan, akhir hayatnya pun ditutup dengan istighfar. Hal ini sekaligus memberikan pelajaran kepada kita tentang kedudukan istighfar yang begitu agung di dalam agama Islam, dan betapa kita sangat membutuhkan istighfar.

BACA JUGA: 12 Macam Istighfar dan Kapan Disunnahkan Membacanya (1)

Wajib bagi kita untuk memperbanyak istighfar di sepanjang waktu kita dan aktifitas kita. terlebih lagi di waktu-waktu yang memang ditekankan untuk beristighfar, seperti: selesai shalat fardhu, di sepertiga malam terakhir, dll. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memohon ampun kepada Allah ketika sujud dan juga mencontohkan doa iftitah yang mengandung kalimat-kalimat taubat. Beliau juga melakukan hal yang sama ketika hendak salam selesai dari shalatnya. Dan setelah salam pun beliau mengucapkan dzikir berupa kalimat istighfar. Allah Jalla wa ‘Ala berfirman,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21). []

SUMBER: KHUTBAH JUMAT

Tags: Istighfar
ADVERTISEMENT
Previous Post

Meninggalkan Maksiat, Obat Lupa Paling Ampuh

Next Post

Ibnul Jazari, Bapak Imu Tajwid

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.