• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 27 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Momen Kebersamaan Nabi Muhammad dengan Sang Ibunda

by Baehaki
8 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
tidak ucapkan salam saat nama rasulullah disebut, Biodata Rasulullah, Waktu Terbaik Bershalawat, Waktu Bershalawat Terbaik, Ciri Fisik Rasulullah, Keteladanan Nabi Muhammad, akhlak Rasulullah, Keyakinan Nabi Muhammad Sebelum Diangkat Jadi Rasul, Wasiat Nabi Sebelum Wafat, keutamaan shalawat, Nabi

Foto: Pinterest

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Keluarga Arab kota memiliki kebiasaan untuk menitipkan anak mereka yang baru lahir kepada perempuan desa atau gurun untuk disusui. Hal ini dilakukan agar anak mereka terhindar dari penyakit yang ada di wilayah perkotaan, agar anaknya memiliki tubuh yang sehat, dan agar anak-anak mereka fasih dalam berbahasa Arab.

Begitu pun dengan Sayyidah Aminah. Ia menitipkan anaknya, Nabi Muhammad, kepada Halimah as-Sa’diyah beberapa saat setelah melahirkannya. Maka sejak saat itu, Nabi Muhammad tinggal bersama keluarga Halimah di perkemahan daerah Bani Sa’ad. Ia tumbuh di daerah tersebut dan jauh dari ibunya yang berada di Makkah.

Sebetulnya Halimah ingin agar Nabi Muhammad tinggal bersamanya. Alasannya, Halimah mengalami kehidupan yang lebih baik selama merawat Nabi Muhammad. Hewan ternaknya menjadi gemuk-gemuk dan penuh dengan susu. Ia merasa Nabi Muhammad adalah pembawa berkah bagi keluarganya. Sehingga ia meminta izin kepada Sayyidah Aminah agar memperpanjang masa kebersamaannya dengan Nabi Muhammad.

Baca Juga: Muhammad Bukan Seorang Ummiy

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Namun keinginan Halimah itu sirna setelah mendengar cerita tentang ‘kejadian aneh’ yang menimpa anak asuhnya itu seperti Nabi Muhammad dibelah dadanya. Ia khawatir dan tidak ingin anak asuhnya itu kenapa-kenapa, maka akhirnya Halimah menyerahkan kembali Nabi Muhammad kepada Sayyidah Aminah. Jadilah sejak saat ini Nabi Muhammad melalui hari-harinya bersama ibundanya, Sayyidah Aminah.

Merujuk buku Muhammad: Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik (Marin Lings, 2012), Rasulullah hidup bersama ibunya selama tiga tahun, atau hingga dia berusia enam tahun. Selain mendapatkan perhatian penuh dari ibundanya, Rasulullah juga mendapatkan perhatian dari kakek, paman, bibi, dan sepupu-sepupunya.

Meski sudah dikaruniai seorang anak yang begitu cemerlang, Sayyidah masih saja terkenang dengan almarhum suaminya, Sayyid Abdullah bin Abdul Muthalib. Maka ketika Nabi Muhammad berusia enam tahun, Aminah mengajak puteranya itu untuk berziarah ke makam Sayyid Abdullah di Yatsrib (Madinah).

Baca Juga: Kapan Nabi Muhammad Dikhitan?

Sayyidah Aminah mengajak serta Ummu Aiman atau Barakah –budak warisan dari suaminya- untuk menemani perjalanannya ke Yatsrib. Mereka ikut serta bersama dengan sebuah kafilah untuk sampai di Yastrib. Sayyidah Aminah menaiki untanya sendiri, sementara Ummu Aiman bersama Nabi Muhammad menaiki unta yang satunya lagi.

Nabi Muhammad tampak sedih ketika sampai di kuburan ayahandanya. Tidak hanya itu, selama di Yatsrib Sayyidah Aminah juga mengenalkan Nabi Muhammad dengan paman-pamannya dari Bani Adi bin Najjar. Sebagaimana keterangan buku Sirah Nabawiyah (Syekh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri, 2012), Sayyidah Aminah dan Nabi Muhammad berada di Yatsrib selama sebulan.

Kunjungan yang tidak terlalu lama itu ternyata membuat Nabi Muhammad cukup terkesan. Seperti diuraikan buku Sahabat-sahabat Cilik Rasulullah (Nizar Abazhah, 2011), Nabi Muhammad melakukan banyak kegiatan selama di Yatsrib. Mulai dari berenang di kolam Adi –sebuah kolam terindah di kawasan Yatsrib pada saat itu, bermain-main di kebun-kebun, menerbangkan layang-layang, dan mencabut rumput di jalan-jalan.

Setelah satu bulan berlalu, mereka akhirnya pulang kembali ke Makkah. Namun siapa sangka, Sayyidah Aminah jatuh sakit di tengah perjalanan ketika sampai Abwa’ –sebuah desa yang jaraknya sekitar 140 km dari Madinah ke Makkah. Ini menjadi momen kebersamaan Rasulullah dengan ibundanya yang terakhir. Karena beberapa saat setelah menahan rasa sakit, Sayyidah Aminah akhirnya wafat.

Sesaat sebelum wafat, Sayyidah Aminah berpesan kepada Ummu Aiman –budakya yang ikut dalam perjalanan- untuk menjaga dan merawat Nabi Muhammad. ummu Aiman melaksanakan wasiat Sayyidah Aminah itu dengan baik, ia mengantarkan Nabi Muhammad ke Makkah dengan selamat. Ummu Aiman juga sangat sayang dan perhatian kepada Nabi Muhammad sehingga dikenal sebagai ibu kedua Nabi Muhammad. []

SUMBER: NU ONLINE

ADVERTISEMENT
Previous Post

Ada Ribuan TKA Cina di Proyek Kereta Api Cepat, Ini Kata Menko Luhut Pandjaitan

Next Post

Kominfo Blokir Hampir 1 Juta Situs Negatif, Paling Banyak Situs Porno

Baehaki

Baehaki

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.