• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 31 Maret 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Mending Mana Abu Nawas, Dosa Besar atau Dosa Kecil?

by Adam
8 tahun ago
in Ibrah
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: DuniaTimteng

Foto: DuniaTimteng

ALKISAH, tiga orang mendatangi Abu Nawas. Salah satu dari mereka kemudian bertanya, “Wahai Abu Nawas, manakah yang lebih utama. Orang yang melakukan dosa-dosa besar atau orang yang melakukan dosa-dosa kecil?”

“Orang yang melakukan dosa-dosa kecil,” jawab Abu Nawas.

“Mengapa?” Tanya orang itu penasaran.

“Sebab lebih mudah diampuni oleh Tuhan,” jelas Abu Nawas. Orang pertama puas karena ia meyakini hal itu.

ArtikelTerkait

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

Istighfar dan Para Ulama Salaf

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

Kemudian orang kedua bertanya dengan pertanyaan yang sama. “Wahai Abu Nawas, manakah yang lebih utama. Orang yang melakukan dosa-dosa besar atau orang yang melakukan dosa-dosa kecil?”

“Orang yang tidak melakukan keduanya,” jawab Abu Nawas.

“Mengapa?”

“Dengan tidak melakukan keduanya, tentu tidak memerlukan pengampunan dari Tuhan,” jelas Abu Nawas. Orang kedua langsung bisa mencerna dan memahami jawaban Abu Nawas itu.

Orang ketiga pun bertanya dengan pertanyaan yang sama persis. “Wahai Abu Nawas, manakah yang lebih utama. Orang yang melakukan dosa-dosa besar atau orang yang melakukan dosa-dosa kecil?”

“Orang yang melakukan dosa-dosa besar,” tegas Abu Nawas.

“Mengapa?”

“Sebab pengampunan Allah kepada hambaNya sebanding dengan besarnya dosa hamba itu,” jawab Abu Nawas.

Bingung dengan penjelasan sang guru, seorang murid Abu Nawas kemudian bertanya, “Mengapa dengan pertanyaan yang sama bisa menghasilkan jawaban yang berbeda?”

“Manusia itu dibagi tiga tingkatan, tingkatan mata, otak, dan hati,” jelas Abu Nawas.

“Apakah tingkatan mata itu?” tanya murid Abu Nawas.

“Anak kecil yang melihat bintang dilangit, ia mengatakan bintang itu kecil karena ia hanya menggunakan mata.”

“Orang pandai yang melihat bintang, ia mengatakan bintang itu besar karena ia memiliki pengetahuan.” jawab Abu Nawas.

“Orang pandai dan mengerti yang melihat bintang di langit. Ia akan tetap mengatakan bintang itu kecil, walaupun tahu bintang itu besar. Karena bagi orang yang mengerti tidak ada sesuatu apapun yang besar, melainkan dengan ke Maha Besaran Allah.”

Kini murid Abu Nawas mulai mengerti mengapa pertanyaan yang sama bisa menghasilkan jawaban yang berbeda. []

Tags: Abu Nawasbesardosakecil
Previous Post

Lidah, Kesalahan Anak Adam Paling Banyak

Next Post

Dukung Kemerdekaan Palestina, Venezuela Dipuji Ismail Haniyah

Adam

Adam

Dengan Ilmu, engkau berani bertindak dan dapat menahan diri untuk diam

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.