• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 3 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Melalui Pedagang Sandal, Aku Belajar Tentang Kehidupan

by Irah
10 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
foto: brilio.net

foto: brilio.net

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

MALAM itu, aku pulang les privat anak sekolah. Karena anak lesanku akan try out, maka pulangnya agak larut, sekitar jam setengah 10-an aku baru keluar.

Saat aku sedang menunggu angkot, tak sengaja mataku melihat sesosok lelaki paruh baya yang membawa satu bundel dagangan sembari memegang beberapa buah sandal. Rupanya lelaki itu pedangan sandal.

Namun, ada satu hal yang membuat hatiku terenyuh saat melihatnya. Ia berjalan kaki menyelusuri gelapnya malam di jalanan raya, sembari mencari pelanggan yang ingin membeli dagangannya.

Kulihat sayu matanya. Ada kepenatan yang melanda. Ada kelelahan yang ia tahan seharian.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

Hatiku berkata,” Lihatlah dirimu masih muda, seharusnya lebih semangat dalam memperjuangkan hidup ini. Coba tengok Bapak penjual sandal itu, usianya tak muda lagi namun ia tetap semangat untuk memperjuangkan hidup. Sebab, ia rela berlelah-lelah karena harus menafkahi istri dan anak-anaknya.”

“Tengoklah, ia rela berjalan kaki di kegelapan malam. Mungkin ia sudah melewati banyak rumah yang ia sambangi untuk menawarkan dagangannya. Mungkin sudah banyak kendaraan melintas di jalanan yang ia hitung untuk melepaskan lelahnya,” gumamku lagi.

“Duh gusti yang Maha Kuasa, apakah aku sudah berjuang optimal untuk memperjuangkan hidup ini? Padahal, usiaku masih muda dan fisikku masih kuat berbeda dengan pedagang sandal itu,” kataku lagi dalam hati.

Saat angkot melintas di depanku, dan aku menaikinya. Kulihat Bapak pedagang sandal itu. Terlihat, ia sedang duduk di tepi jalan, mungkin untuk istirahat sebentar sembari melepas lelahnya berjualan seharian.

Ya Allah, aku bersyukur aku masih diberikan rezeki yang cukup. Aku bersyukur karena Allah begitu halus menegurku malam itu.

Melalui seorang pedagang sandal, aku mendapatkan pelajaran berharga tentang kehidupan.

“Bahwa hidup itu tak mudah jika kita hanya berpangku tangan tanpa ada usaha dan kerja keras.”

“Bersyukurlah, lihatlah ke bawah mungkin masih ada orang yang sedang menaiki tangga kehidupan. Sebaliknya, jangan sering melihat ke atas, karena akan membuatmu merasa kerdil hingga lupa bersyukur pada Allah SWT.”[]

Tags: Hidupip renunganpedagang sandalperjuanganperjuangan hidup
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemilik Toko Turki Ini Gratiskan Mainan pada Anak yang Hafal Surat Al ‘Asr dan Artinya

Next Post

Ustadz Arif Marsudi Serukan Remaja dan Pemuda Muslim Tinggalkan Pacaran

Irah

Irah

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.