• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 25 Februari 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Tafsir Alquran tentang Makna Sujud

by Eneng Susanti
3 tahun ago
in Miracle of Quran
Reading Time: 2 mins read
A A
0
makna sujud, Tips agar tidak ketinggalan shalat subuh tata cara sujud tilawah, tata cara sujud syukur, jika shalat tarawih terlewatkan, keutamaan shalat ashar, amalan yang mendatangkan rezeki, ilustrasi shalat sujud penghapus dosa

Ilustrasi (source: Freepik)

SAHABAT mulia Islampos, sujud merupakan salah satu rukun dalam shalat. Sujud juga memiliki makna yang mendalam. Hal itu dijabarkan para ulama lewat tafsir Alquran. Nah, apa saja, sih, tafsir Alquran tentang makna sujud tersebut?

Imam at-Thabariy meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 58. Melalui ayat ini, Imam at-Thabariy menjelaskan makna sujud.

Allah SWT berfirman,

وَّادْخُلُوا الْبَابَ سُجَّدًا

ArtikelTerkait

Kenapa Kita Harus Paksakan Diri untuk Membaca Al-Quran

Adab Membaca Al-Quran

Pernah Bulan Terbelah, Benarkah?

Ayat Quran yang Pertama Turun dan yang Terakhir, Apa?

“…dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud…” (QS Al Baqarah ayat 58)

BACA JUGA: Cara Sujud yang Benar dalam Shalat

Ibnu Abbas berpendapat bahwa mereka diperintahkan untuk masuk sambil rukuk menundukkan diri. Kemudian, at-Thabariy menjelaskan, “Asal kata sujud maknanya adalah membungkukkan diri kepada obyek untuk mengagungkannya lewat cara itu. Dengan demikian, setiap orang yang memiringkan diri kepada objek untuk menggunakannya lewat cara itu. Dengan demikian setiap orang yang memiringkan diri kepada sesuatu untuk mengagungkannya, maka dia telah sujud kepadanya.

“Itulah makna takwil Ibnu Abbas tentang firman Allah ‘Sujjadan’ sama dengan ‘Rukka’an’ karena setiap orang rukuk itu berarti memiringkan dirinya, walaupun orang yang sujud lebih condong dan miring daripada orang yang rukuk,” jelas at-Thabariy sebagaimana dikutip dari buku Oase Iman karya Abdul Hamid Al-Bilali terbitan Pustaka IKADI halaman 182.

Selain itu, terdapat pula firman Allah yakni QS Al Insyiqaq ayat 20-21:

فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ ٱلْقُرْءَانُ لَا يَسْجُدُونَ ۩

Fa mā lahum lā yu`minụn. Wa iżā quri`a ‘alaihimul-qur`ānu lā yasjudụn

“Mengapa mereka tidak mau beriman? Dan apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud.” (QS Al Insyiqaq: 20-21)

Syekh Muhammad as-Shawwaf menjelaskan tafsir ayat tersebut. Menurutnya, sujud adalah kata kiasan tentang ketundukan dan khusyu’an yang keduanya lazim dilakukan terhadap Alquran yang agung, dan yang dimaksud dengan sujud adalah shalat.

BACA JUGA: 4 Jenis Sujud yang Mempunyai Keutamaan Tersendiri

Dalam kaitannya dengan surat Al Insyiqaq di atas, menurut Syekh as-Shawwaf, menunjukkan shalat memiliki posisi yang agung dan derajat yang tinggi serta perkara yang penting dalam Islam. Shalat adalah pilar agama dan tiangnya yang kukuh. Siapa yang mendirikannya, maka dia telah mendirikan agama, dan siapa yang meninggalkannya maka dia telah menghancurkan agama.

Dengan demikian, menurut Abdul Hamid Al-Bilali, nilai sujud bersumber dari makna-makna yang agung tersebut. Jadi, ketundukan, pengagungan, khusyu’, penghinaan diri, dan peleburannya adalah makna-makna yang menunjukkan penghambaan pelakunya kepada Dzat yang berhak dipersembahkan ibadah.

“Sedangkan sujud adalah gerakan agung yang menunjukkan makna-makna ibadah karena ia adalah puncak ketundukan dan kecondongan, karena ia meletakkan dahi dan hidung ke tanah. Dan tidak ada kehinaan lebih daripada itu,” jelas Hamid Al-Bilali.

Dengan demikian, tambah dia, gerakan meletakkan wajah di tempat yang diinjak oleh kaki adalah bukti yang sangat jelas atas ketundukan dan kehinaan kepada Dzat Yang Maha disembah sehingga sujud itu tidak boleh dilakukan kecuali untuk Allah SWT Tuhan semesta alam. Dan setiap ketundukan kepada selain Allah SWT adalah kebatilan. []

SUMBER: REPUBLIKA

Tags: Makna SujudSujudtafsir alquran
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pindah ke Hunian Paling Bergengsi, Ronaldo Dikabarkan Jadi Warga Muhammadiyah

Next Post

Sebanyak 13 Ribu Pegawai Kemenkeu Tak Lapor Kekayaan, Mayoritas Pejabat Pajak

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

Cara Membentengi Diri, Janji Allah dalam Al-Quran, Sebab Al-Quran Diturunkan secara Bertahap,Tafsir. Qiroat, Hukum Muslim yang Tak Bisa Baca Al-Quran, Al-Quran

Kenapa Kita Harus Paksakan Diri untuk Membaca Al-Quran

9 Mei 2025
Keutamaan Pembaca Quran, Orang yang Dirindukan Surga, Surat Al-BAqarah, Adab Membaca Al-Quran, Quran,

Adab Membaca Al-Quran

25 April 2025
Bukti Asal-Usul Bulan, Bulan Terbelah

Pernah Bulan Terbelah, Benarkah?

13 April 2025
Surah Al-Baqarah, Rasulullah, Lukmanul Hakim, Ayat Quran

Ayat Quran yang Pertama Turun dan yang Terakhir, Apa?

28 Desember 2024
Please login to join discussion
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.