ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Lakukan Ini, Rezeki Anda Niscaya Akan Berhenti

Foto: Knowledge.Es
0

SUDAH bekerja keras dari pagi, siang hingga sore, banting tulang namun rezekinya hanya itu-itu saja. Tidak bertambah, malah terasa kurang terus. Bisa jadi hal itu akibat kesalahan dalam memahami konsep rezeki.

Maka ada hal yang lebih penting ketimbang mencari rezeki itu sendiri, ialah menghimpun ilmu yang benar. Agar mengetahui sebab-sebab berlimpahnya rezeki, dan apa saja yang membuat rezekinya macet, berkurang, hingga terhenti.

Saat seorang hamba melakukan sebab-sebab yang dijamin oleh Allah Ta’ala dan Rasulullah sebagai sumber datangnya rezeki, maka niscaya akan dilimpah-curahkan kepadanya segala jenis rezeki dari langit dan bumi. Dari berbagai arah dan banyak jalan yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya.

Kebalikannya, ketika seorang hamba melakukan perbuatan-perbuatan yang ditentukan sebagai penghambat rezeki, maka rezeki benar-benar akan terlambat, terhambat, bahkan terhenti darinya.

Sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Hakim Rahimahullahu Ta’ala dalam kitab at-Tarikh dan Imam ad-Dailami dalam kitab Musnadul Firdaus berikut ini.

Rasulullah bersabda, “Jika seorang anak tidak pernah mendoakan kedua orang tuanya, niscaya rezekinya akan berhenti.”

Orang tua, mereka selama ini telah mengerahkan tenaga untuk membesarkan dan merawat kita sampai besar. Mereka berhak kita doakan. Mereka harus senantiasa didoakan sebagai wujud berbakti, saat masih hidup ataupun ketika sudah meninggal dunia.

Cobalah berhenti sejenak. Berpikir dan lakukanlah muhasabah. Kapan terakhir kali mendoakan kedua orang tua kita? Kapan terakhir kali mengingat jasa-jasa mereka, lalu kita tersimpuh dalam hening untuk memanjatkan doa kepada Allah Ta’ala untuk mereka yang kita cintai?

Sudahkah kita mengakui jasa-jasa orang tua? Sudahkah kita memohon ampunan dari Allah Ta’ala untuk keduanya? Adakah kita memohon kepada Allah Ta’ala agar orang tua kita dimasukkan ke dalam surga dan dihindarkan dari neraka yang dipenuhi siksa?

Jangan-jangan, kita lupa mendoakan orang tua kita hingga rezeki seakan terhenti. Wallahu a’lam. []

loading...
loading...