islampos
Media islam generasi baru

Konspirasi Bangsa-bangsa terhadap Umat Islam Tanda Akhir Zaman

0

PERSATUAN umat Islam sangat penting. Mengapa? Karena hal inilah yang dapat menjadi kekuatan bagi umat Islam untuk melawan musuh-musuhnya. Tapi apa yang terjadi sekarang ini? Umat Islam cenderung individualisme, tak memperdulikan saudaranya yang lain. Mereka juga asik dengan dunianya sendiri. Padahal, mendekati akhir zaman, akan adanya konspirasi bangsa-bangsa terhadap umat Islam.

Di antara tanda kiamat adalah bangsa-bangsa nonMuslim berkonspirasi menghancurkan umat Islam. Dalam hadits dari Tsauban diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Hampir saja bangsa-bangsa memangsa kalian sebagaimana orang-orang lapar menghadapi meja penuh hidangan.” Seseorang bertanya, “Apa kami saat itu sedikit?” Jawab beliau, “Bahkan kalian saat itu banyak, akan tetapi kalian seperti buih di laut. Allah sungguh akan mencabut rasa takut dari dada musuh kalian, dan Allah sungguh akan mencampakkan penyakit wahn kepada hatimu.” Seseorang bertanya, “Ya Rasulullah, apa itu wahn?” Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.”

Hal ini telah terbukti lebih dari sekali dalam sejarah. Bangsa-bangsa NonMuslim berklomplot menyerang umat Islam. Bangsa Tartar pernah menyerbu dunia Islam. Ramalan Rasul ini terjadi pada zaman sekarang dengan gambaran yang lebih jelas. NonMuslim bersekongkol menghancurkan Khilafah Islamiyah.

Setelah berhasil, mereka kemudian membagi-bagi daerah-daerah yang sebelumnya dikuasai Khilafah Islmiyah. Mereka memberikan Palestina ke bangsa Yahudi. Kaum muslim menjadi lebih lemah daripada anak yatim. Kekuatan busuk internasional sampai saat ini masih melakukan konspirasi untuk menghancurkan umat Islam, mengisap kekayaannya, merampas sumber alamnya, dan menghinakan tokoh-tokohnya. Sementara umat Islam sangat lemah, dan kuantitasnya tidak bermanfaat, bagaikan buih di lautan. Penyebabnya, sebagaimana dikatakan Rasul, adalah penyakit wahn: cinta dunia dan takut mati.

Rahasia Konspirasi Ini

Sesungguhnya sikap memegang teguh agama dan persatuan umat Islam dapat menjadi batu penghalang melawan ambisi musuh-musuhnya. Bagaimana pun bentuk konspirasi dan kekuatan mereka, mereka tak akan dapat menguasai umat Islam dengan syarat umat Islam bersatu.

Dalam hadits yang diriwayatkan Tsauban Rasulullah SAW bersabda,

“Sungguh aku meminta kepada Tuhanku agar umatku tidak dibinasakan oleh bencana kekeringan dan agar umat Islam tidak dikuasai musuh yang menghancurkan jamaah mereka, kecuali oleh diri mereka sendiri. Sesungguhnya Tuhanku berfirman, ‘Hai Muhammad, sungguh jika Aku telah membuat keputusan, maka tak dapat ditolak. Dan sungguh Aku memutuskan untuk umatmu bahwa Aku tidak membinasakan mereka dengan bencana kekeringan, dan bahwa mereka tidak dikuasai oleh musuh yang ingin menghancurkan mereka kecuali oleh mereka sendiri, walau pun musuh-musuh itu semuanya berkumpul untuk (mneghancurkan) umat, sehingga mereka saling menghancurkan dan saling mencela.”

Dari hadits di atas, jelaslah bahwa persatuan umat dapat melindungi umat dari konspirasi musuh-musuhnya. Sebaliknya, jika terjadi perpecahan dan permusuhan di kalangan umat Islam, Allah akan membuat mereka dikuasai oleh musuh. Ini adalah konsekuensi logis, karena kekuatan umat pada saat itu tidak terkonsentrasi pada musuh, tetapi pada diri sendiri, sekaligus membuat musuh-musuhnya semakin berhasrat menghabisi mereka. []

Sumber: Ensiklopedia Kiamat/Karya: Dr. Umar Sulayman al-Asykar/Penerbit: Serambi

loading...
loading...