• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 27 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Kisah Taubat Wanita Penghibur setelah Bertemu Pemuda Alim

by Yudi
6 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 4 mins read
A A
0
saudah binti zamah, haid

Ilustrasi: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

PADA zaman Bani Israel, terkenalah seorang perempuan yang luar biasa cantik. Namun sayang, ia mempergunakan kecantikannya itu untuk memikat lawan jenisnya. Tidak sedikit lelaki baik-baik, terjerumus ke dalam rayuannya.

Siang dan malam, ia senantiasa membiarkan pintunya terbuka. Sengaja ia duduk di sisi tempat tidur yang bisa dilihat dari luar, dan dengan sebuah senyum manis, niscaya siapa saja laki-laki yang lewat ke arah itu, akan tergoda oleh perempuan cantik ini. Perempuan cantik itu sudah terkenal sebagai seorang pelacur.

Banyak laki-laki yang terang-terangan mengingini wanita itu. Dengan segala cara, mereka berusaha mengumpulkan paling tidak sepuluh dinar. Itu harga yang sangat mahal yang harus diberikan kepada si perempuan.

BACA JUGA: Kisah Taubat Wanita Cantik Penggoda Ulama

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Satu hari, seorang alim muda melintas di depan rumah perempuan tersebut. Ia adalah seorang yang tekun beribadah. Ketika tanpa sengaja ia bertatapan dengan mata perempuan itu, tubuhnya tiba-tiba berkeringat. Pandangannya terpaku kepada wajah yang halus dan sedang tersenyum kepadanya itu. Seumur hidup, alim muda itu tidak pernah melihat perempuan secantik itu.

Dengan segala kemampuan tekadnya, sebenarnya si alim muda berusaha untuk mengalihkan pandangannya. Ia berusaha memerangi perasaannya yang sedemikian sudah menggelora dengan hebat. Ia pun tak henti berdoa kepada Allah SWT agar melenyapkan hawa nafsu itu. Tapi bayangan-bayangan wanita cantik itu terus bermain di benaknya.

Akhirnya si alim muda nekad. Dia tidak bisa menahan hawa nafsunya. Seluruh pakaiannya dijualnya. Tidak hanya itu, juga semua miliknya yang lain. Maklum, ia bukan orang kaya. Setelah semuanya terjual, ternyata masih kurang dari 10 dinar. Akhirnya ia berutang kepada siapa saja yang ia kenal.

Tentu saja ia tidak menyebutkan keperluannya sehingga ia harus meminjam uang tersebut. Ketika semuanya sudah terkumpul pada jumlah 10 dinar, ia segera saja berangkat dengan terburu-buru. Saking tidak kuatnya menahan diri, ia lari terengah-engah.

Begitu tiba di rumah perempuan itu, ia menyerahkan uangnya kepada seorang perempuan lain yang tinggal di kamar sebelah. Waktu ia kembali ke tempat perempuan tersebut, ternyata si perempuan cantik itu sekarang tengah berbaring di tempat tidur dengan pakaian yang makin mengundang nafsu. Si alim muda pun, begitu melihat si perempuan itu, segera bersiap-siap. Ia mendekat dan duduk di sebelahnya. Mengalami kejadian yang baru pertama kali ini, sekujur tubuhnya gemetar.

Namun rupanya Allah SWT masih sayang kepada hambanya yang sholeh itu. Allah tidak menyia-nyiakan amal ibadahnya yang tekun. Ketika tangannya telah terjulur hendak memeluk perempuan itu, seketika badannya menggigil hebat. Ketakutan yang dahsyat melanda hatinya. Ia tiba-tiba sadar bahwa Allah SWT melihat keadaannya dan apa yang sedang dilakukannya sekarang. Wajahnya pucat dan ia menangis tersedu-sedu.

Si perempuan ketika melihat hal itu, tidak kalah herannya juga. “Kenapa denganmu? Apakah engkau sakit?” tanyanya.

Si alim muda masih terus menggigil dan menangis, namun menjawab jua, “Tidak. Aku takut kepada Allah. Izinkanlah aku pergi dari sini.”

“Ha? Gila? Berapa banyak laki-laki yang menginginkan diriku. Sedangkan kau, tidak bisa…” si perempuan balas menghardik. Ia merasa ia pun suka kepada alim muda itu.

“Tidak, sungguh. Aku takut kepada Allah. Ambilah uang sepuluh dinar itu. Asal kau izinkan aku keluar dari tempat ini!”

Dalam keheranan perempuan itu, si alim muda terus saja keluar. Ia menangis dan tubuhnya terus terguncang. Sampai di rumahnya ia bertobat kepada Alllah SWT.

Sedangkan perempuan cantik itu setelah ditinggal oleh si alim muda merenung dalam. Biasanya, tidak pernah terpikir dalam dirinya tentang dosa, tiba-tiba tumbuh ketakutan yang semakin membesar dari waktu ke waktu.

“Lelaki itu baru sekali ini berbuat dosa, ia sudah ketakutan seperti itu,” batinnya. “Sedangkan aku sudah melakukan pekerjaan hina selama bertahun-tahun, berapakah banyak dosa yang telah kulakukan? Mestinya aku harus lebih takut ekpada Alalh SWT daripada dia, karena Allah yang ditakutinya itu adalah Allah-ku juga.”

Dengan pikiran seperti itu terus berkecamuk, akhirnya si perempuan itu memutuskan untuk menghentikan pekerjaan hinanya. Ia bertobat. Sekarang, pintu rumahnya selalu terkunci. Ia pun membuang semua yang dipunyainya yang dulu ia pakai untuk bermaksiat kepada Allah. Siang malam, ia hanya beribadah saja kerjanya.

Sementara waktu berjalan, ingatannya terus terbayang pada pemuda alim yang secara tidak langsung telah menyadarkannya, “Andaikan ia menjadi suamiku, tentunya aku terus dipimpinnya untuk beribadah kepada Allah SWT,” ujarnya dalam hati.

Karena tekadnya kuat untuk menemukan pemuda itu, akhirnya dikumpulkannya semua harta benda kekayaannya. Ia mengumpulkan semua bujangnya untuk mengawalnya mencari kediaman si alim muda.

BACA JUGA: Kisah Sarah, Istri Cantik Nabi Ibrahim Ketika Diganggu Raja Mesir

Setelah menempuh perjalanan berhari-hari, akhirnya mereka menemukan juga rumah si pemuda alim. Seseorang memberi kabar kepada si alim muda itu bahwa ada seorang perempuan yang ingin menemuinya. Ketika mereka bertemu, karena saking gembiranya, si perempuan itu membuka cadarnya.

Si alim muda, yang melihat kembali wajah si perempuan cantik itu, seketika ia langsung teringat kepada dosa yang dulu pernah ia perbuat. Ia kaget luar biasa. Saking kagetnya, ia tersungkur. Tidak disangka-sangka, seketika ia langsung meninggal. Perempuan itu menjerit sedih. Kenapa musibah ini terjadi di saat kedatangannya dilandasi dengan maksud baik?

Jenazah si alim muda dikubur dengan semua biaya ditanggung oleh perempuan cantik itu. Setelah masa berkabung, ia pun mengatakan kepada orang-orang bahwa ia sebenarnya menemui pemuda alim itu untuk melamarnya. Untuk menjadikannya sebagai suaminya. Akhirnya orang-orang menunjukkannya kepada abang si pemuda alim. Si perempuan cantik itu pun menggunakan hartanya untuk kepentingan dan keberkahan bagi orang banyak. []

Sumber: Peri Hidup Nabi & Para Sahabat, Kumpulan Kisah Yang Menyentuh & Menggetarkan Hati/Karya: Saad Saefullah/Penerbit: SPU Publishing/2012

Tags: maksiatsirahtakwa
ADVERTISEMENT
Previous Post

Allah, Tuhan Semesta Alam

Next Post

Pertolongan Allah SWT kepada Orang Beriman (1)

Yudi

Yudi

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.