• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Kisah Nabi Yusuf Digoda Zulaikha

by Dini Koswarini
6 tahun ago
in Kisah Nabi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
istri tidak perawan

Foto: Pixabay

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِ ۖ وَهَمَّ بِهَا لَوْلَا أَنْ رَأَىٰ بُرْهَانَ رَبِّهِ ۚ كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ

“Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusuf pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.” (Qs. Yusuf: 24)

IBNUL Qayyim menulis, “Allah SWT telah menyebut ke’iffahan agung dari seorang Yusuf. Faktor yang ada padanya untuk melakukan perbuatan nista itu tidak pernah ada pada selain dia. Ketika itu, dia adalah seorang pemuda, sedangkan seorang pemuda adalah kendaraan syahwat. Dia masih lajang dan tidak punya tempat untuk melampiaskannya.

Dia adalah seorang asing yang jauh dari keluarga dan negerinya. Seseorang yang tinggal bersama keluarga dan dekat dengan sahabat-sahabatnya akan merasa malu untuk melakukannya, sebab harga dirinya akan jatuh karena perbuatannya. Jika dia tinggal di negeri asing, faktor ini pun hilang.

ArtikelTerkait

Hikmah Penciptaan Nabi Adam (‘alaihis salam)

Kesabaran Nabi Ayyub

Kisah Qabil dan Habil

Kisah Mimpi Nabi Yusuf

BACA JUGA: Tangis dan Harapan Nabi Yaqub untuk Putranya, Nabi Yusuf

Kemudian waktu itu Yusuf diperlakukan sebagai seorang budak, dan budak tidaklah sebebas orang yang merdeka. Sementara wanita yang mengajaknya berbuat nista adalah seorang wanita yang berkedudukan dan cantik. Wanita itu terus menggodanya, keadaan yang membuat seorang lelaki lepas beban.

“Apalagi untuk kasus Yusuf, mestinya ada rasa takut jika dia tidak memenuhi ajakan wanita yang menjadi istri tuannya itu. Hal itu masih ditambah rayuan demi rayuan dari pihak wanita sehingga jika ada dugaan bahwa wanita itu sekadar mengujinya dan ingin tahu ke’iffahannya, dugaan itu akan sirna.

“Juga, kejadian itu berlangsung di rumah si wanita dan di dalam wilayah kekuasaannya, dia tahu betul kapan perbuatan nista itu mungkin dilakukan tanpa sepengetahuan orang.

Terakhir, wanita itu mengunci pintu-pintu rumahnya untuk mencegah masuknya seseorang dengan tiba-tiba. Meskipun demikian, Yusuf berbuat `iffah karena Allan dan tidak menuruti keinginannya. Yusuf mendahulukan hak Allah dan hak tuannya di atas semuanya.

Jika yang diuji dengan keadaan ini bukan Yusuf, entah apa yang akan terjadi. Jika ada yang mengatakan, bukankah disebutkan bahwa Yusuf telah juga berhasrat?

Ada dua jawaban untuk orang yang mengatakan demikian. Pertama, sesungguhnya Yusuf sama sekali tidak berhasrat. Makna ayat itu adalah andaikata Yusuf tidak melihat tanda dari Rabbnya, niscaya dia berhasrat. Ini menurut sebagian ulama.

BACA JUGA: Zulaikha Berusaha Menjebak Nabi Yusuf di Setiap Kesempatan

Kedua, dan ini yang benar menurut saya, yang dimaksud dengan hasrat di ayat itu adalah bersitan hasrat. Yusuf meninggalkannya karena Allah sehingga Allah membalasnya.

Berbeda dengan hasrat si wanita. Hasratnya adalah hasrat yang diupayakannya berbagai cara untuk memenuhinya. Namun, dia tidak berhasil memenuhinya. Jadi, hasratnya tidak sama dengan hasrat Yusuf. []

Sumber: Manajemen Akhlak Salaf Membentuk Akhlak Seroang Muslim Dalam Hal Amanah, Tawadhu, dan Malu/Penulis: Abu ‘Amar Mahmud Al-mishry/Penerbit: Pustaka Arafah

Tags: nabi yusufZulaikha
ADVERTISEMENT
Previous Post

Peneliti Ungkap Tanda Akhir Zaman ‘Kenapa Waktu Terasa Cepat Berlalu,’ Hasilnya…

Next Post

Menurut Ibnul Qayyim, Inilah 2 Penyebab Seseorang Mudah Maksiat

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

Nabi Musa, Umar bin Khattab, Ujian, Nabi Yusuf, Nabi Ibrahim, Fakta Nabi Isa, Nabi, Nabi Adam

Hikmah Penciptaan Nabi Adam (‘alaihis salam)

16 Mei 2025
Nabi Ayyub

Kesabaran Nabi Ayyub

16 Mei 2025
qabil dan habil

Kisah Qabil dan Habil

20 Februari 2025
Surat Al-Kafirun, Malam Lailatul Qadar, Nabi Ibrahim, Raja Namrud, Mimpi Nabi Yusuf

Kisah Mimpi Nabi Yusuf

19 Februari 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.