• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 11 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Kolom

Kirim Pahala menurut Ibnu Taimiyyah

Oleh Yudi
6 tahun lalu
in Kolom
Waktu Baca: 3 menit baca
A A
0
Doa saat Melahirkan, bismillah, doa saat menghadapi kesulitan

Ilustrasi Foto: Islampos

85
BAGIKAN

PERMASALAHAN kirim pahala kepada mayit, menjadi tema yang sering diperbincangkan. Di Indonesia, amalan ini lebih dikenal dilakukan oleh masyarakat yang bermadzhab Syafi’i. Padahal, sebenarnya empat madzhab – secara garis besar – mengakui sampainya hadiah pahala kepada mayit. Bahkan sebagian telah menukil adanya ijama’ (kesapakatan ulama’).

Kirim Pahala menurut Ibnu Taimiyyah 1 Kirim Pahala,Ibnu Taimiyyah

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah –rahimahullah-(wafat : 728 H) berkata:

أن ثواب العبادات البدنية: من الصلاة والقراءة وغيرهما، يصل إلى الميت، كما يصل إليه ثواب العبادات المالية بالإجماع . وهذا مذهب أبي حنيفة وأحمد وغيرهما، وقول طائفة من أصحاب الشافعي، ومالك. وهو الصواب لأدلة كثيرة، ذكرناها في غير هذا الموضع

ArtikelTerkait

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

“Sesungguhnya pahala ibadah-ibadah badan berupa shalat, bacaan (Al-Qur’an), dan selain dari keduanya sampai kepada mayit sebagaimana pahala ibadah-ibadah harta juga sampai kepadanya berdasarkan IJMA’ (kesepatan ulama’). Ini merupakan madzhab Abu Hanifah, Ahmad, dan selain dari keduanya. Dan ini juga merupakan pendapat dari sebagian sahabat Asy-Syafi’i, Malik dan ini YANG BENAR berdasarkan dalil-dalil yang sangat banyak yang telah kami sebutkan dalil-dalil tersebut di selain tempat ini.” [Iqtidha’ Ash-Shirathal Mustaqim li Mukhalafatil Ashabil Jahim : 2/262].

BACA JUGA: Pahala bagi Perempuan di Bulan Ramadhan yang Jarang Disadari

Adapun firman Allah Ta’ala :

وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسانِ إِلاَّ مَا سَعى

“Dan Sesungguhnya tidak ada bagi manusia kecuali apa yang dia usahakan sendiri.” [QS. An-Najm : 39 ]

Tidak bisa dijadikan dalil bahwa manusia tidak akan mendapatkan pahala kecuali apa yang dia amalakan sendiri secara mutlak. Kenapa ? karena pada ada intinya, ayat di atas bersifat ‘amul makhsush (dalil yang bermakna umum, akan tetapi telah dikhususkan oleh berbagai dalil). Sehingga makna umumnya sudah tidak berlaku lagi. Hal ini dilakukan untuk mengkompromikan ayat tersebut dengan berbagai dalil lain yang menunjukkan sampainya pahala orang lain kepada mayit. Kesimpulannya, seorang itu akan mendapatkan pahala dari dua arah, pertama : dari apa yang dia usahakan sendiri, dan kedua : dari usaha orang lain yang diberikan atau dihadiahkan kepadanya.

Imam Al-Qurtubi –rahimahullah – berkata :

وَأَمَّا الْمُؤْمِنُ فَلَهُ مَا سَعَى وَمَا سَعَى لَهُ غَيْرُهُ. قُلْتُ: وَكَثِيرٌ مِنَ الْأَحَادِيثِ يَدُلُّ عَلَى هَذَا الْقَوْلِ، وَأَنَّ المؤمن يصل إليه ثَوَابِ الْعَمَلِ الصَّالِحِ مِنْ غَيْرِهِ

“Adapun orang beriman, maka dia akan mendapatkan apa yang dia usahakan dan apa yang diusahakan orang lain untuknya. Aku katakan (Imam Al-Qurthubi) : Kebanyakan dari hadits-hadits menunjukkan kepada pendapat ini. Sesungguhnya seorang mu’min, pahala amal shalih dari orang lain akan sampai kepadanya.”[Tafsir Al-Qurthubi : 17/114]

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di –rahimahullah- juga mengingkari orang yang berdalil dengan ayat di atas untuk menyatakan tidak sampainya pahala orang lain kepada mayit. Beliau berkata :

وقد استدل بقوله تعالى: {وَأَنْ لَيْسَ لِلإنْسَانِ إِلا مَا سَعَى} من يرى أن القرب لا يفيد إهداؤها للأحياء ولا للأموات قالوا لأن الله قال: {وَأَنْ لَيْسَ لِلإنْسَانِ مَا سَعَى} فوصول سعي غيره إليه مناف لذلك، وفي هذا الاستدلال نظر، فإن الآية إنما تدل على أنه ليس للإنسان إلا ما سعى بنفسه، وهذا حق لا خلاف فيه، وليس فيها ما يدل على أنه لا ينتفع بسعي غيره، إذا أهداه ذلك الغير له، كما أنه ليس للإنسان من المال إلا ما هو في ملكه وتحت يده، ولا يلزم من ذلك، أن لا يملك ما وهبه له الغير من ماله الذي يملكه.

“Ada seorang yang berdalil dengan firman Allah (Manusia tidak akan mendapatkan kecuali apa yang dia usahakan sendiri), bahwa amalan pendekatan diri kepada Allah tidak berfaidah jika dihadiahkan kepada orang hidup dan mati. Mereka berkata : Karena sesungguhnya Allah telah berfirman (Manusia tidak akan mendapatkan kecuali apa yang dia usahakan sendiri). Maka sampainya usaha orang lain kepadanya, telah ditiadakan oleh ayat ini. Dalam pendalilan ini perlu dikoreksi. Karena sesungguhnya ayat, hanyalah menunjukkan sesungguhnya manusia tidak akan mendapatkan pahala kecuali apa yang dia usahakan sendiri. Ini perkara yang benar dan tidak ada perselisihan di dalamnya. Akan tetapi, di dalamnya tidak ada yang menunjukkan bahwa seorang tidak akan bisa mengambil manfaat dari usaha orang lain apabila orang lain menghadiahkan pahalanya kepadanya. Sebagaimana seorang insan dia tidak memiliki harta kecuali apa yang menjadi miliknya dan dia kuasai. Tapi dari hal itu tidak mengharuskan bahwa orang tadi tidak bisa memiliki apa yang diberikan orang lain kepadanya dari harta yang dia miliki.”[Taisir Karimir Rahman : 822].

BACA JUGA: Berapa Kali Lipat Sebenarnya Pahala Shalat Berjamaah?

Pendapat jumhur telah jelas, bahwa hadiah pahala itu akan sampai kepada mayit sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Taimiyyah dan ulama’ lainnya. Ada sebagian ulama’ Malikiyyah dan Syafi’iyyah yang menyatakan tidak sampai. Namun, saya sendiri lebih memilih pendapat jumhur ulama’. Dengan demikian nyatalah bahwa masalah ini masalah khilafiyyah ijtihadiyyah. Dimana kita harus saling menghormati dan tetap menjaga persatuan dengan orang yang berbeda pendapat dengan kita. []

Facbeook: Abdullah Al Jirani

Tags: Ibnu TaimiyyahPahala
Share85SendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Parfum, Eau de Perfume, Eau de Toilette, Eau de Cologne, Ini Perbedaannya

Next Post

Muslimah, Ini Tips Mudah Membuat Air Mawar di Rumah

Yudi

Yudi

Terkait Posts

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

14 Juli 2025
Israel, Yahudi, Gaza, Tentara

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

10 Juli 2025
Firaun, Benjamin Netanyahu

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

9 Juli 2025
Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 2 Kirim Pahala,Ibnu Taimiyyah

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

25 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Tempat Kerja

Oleh Dini Koswarini
13 Mei 2025
0
Cara Pengembangan Diri, Zakat Online, Tips Agar Nggak Ngantuk di Siang Hari, keutamaan syukur, Cara Jaga Hati yang Sehat, Syarat Bekerja dalam Islam, Tempat Kerja

Apa saja hal-hal yang tampaknya sepele, tapi sebenarnya berdampak besar jika dilakukan di tempat kerja?

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Hadist tentang Muamalah

Oleh Sufyan Jawas
25 Oktober 2021
0
Hadist tentang muamalah

Dikutip dari halaman Swm, berikut hadist-hadist tentang muamalah.

Lihat LebihDetails

Jangan Penuhi Hidupmu dengan Keluhan

Oleh Haura Nurbani
7 Juli 2025
0
Keluhan

Jangan jadikan keluhan sebagai bahasa utama dalam hidupmu.

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.