• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 15 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Ibrah

Inilah 2 Kesungguhan Seorang Muslim yang Harus Diperhatikan

Oleh Rifdah Reza Ramadhan
4 tahun lalu
in Ibrah
Waktu Baca: 3 menit baca
A A
0
Penyebab Rusaknya Hati

Foto: Unsplash

0
BAGIKAN

MANUSIA selama hidup di dunia pasti memiliki kesungguhan. Mulai dari kesungguhan mendapatkan hal yang sepele bahkan sampai hal yang sangat besar. Kesungguhan seorang Muslim sangatlah penting dalam hidupnya.

Ternyata kesungguhan itu terbagi menjadi dua. Sebagaimana Utsman bin Affan berkata:

“Kesungguhan dalam urusan dunia merupakan kegelapan hati. Kesungguhan dalam urusan akhirat merupakan cahaya hati.”

Ada dua perbedaan dari dua hal di atas. Pertama kesungguhan dalam urusan dunia dan kedua kesungguhan dalam urusan akhirat. Mengapa berbeda? Berikut penjelasannya!

ArtikelTerkait

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

Istighfar dan Para Ulama Salaf

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

BACA JUGA: Dunia dan Akhirat, Ini 4 Cara Menyeimbangkannya

1. Kesungguhan Seorang Muslim: Dalam Urusan Dunia

kesungguhan
Foto: Unsplash

Mungkin dari kecil kita diajarkan untuk melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh. Tapi ternyata sering kali hanya terfokus kepada hal-hal dunia saja.

Yaitu seperti sungguh-sungguh mendapatkan kesenangan, kepuasan dan pundi-pundi dunia saja. Padahal dunia itu hanya sementara.

Sebagaimana Firman Allah SWT:

“Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Gafir: 39).

https://www.youtube.com/watch?v=V65Fic3P-9U

Ternyata sebesar apa pun kesenangan yang kita rasakan, sebanyak apa pun harta yang kita dapat dan lainnya belum ada apa-apanya dibandingkan akhirat yang kekal.

Maka apa yang kita lakukan di dunia, sebagai contoh mencari harta mudah-mudahan dapat digunakan untuk kebaikan. Yaitu mislanya harta tersebut digunakan sebagai sarana untuk bermanfaat bagi sesama.

Karena sebetulnya tidak ada larangan untuk mencari harta atau bekerja, yang menjadi masalah adalah ketika harta tersebut digunakan untuk hal yang buruk. Dan menjadi suatu hal yang tidak baik juga ketika harta tersebut tidak digunakan untuk meraih ridha-Nya.

BACA JUGA: Jika Hati Dipenuhi Dunia

Karena segala sesuatu akan dipertanggungjawabkan kelak. Pergunakanlah apa yang kita dapat di dunia untuk di jalan Allah.

Jangan sampai dunia mengalihkan kita dan membuat kita lupa akan kewajiban untuk taat kepada Allah. Karena bila hanya fokus pada dunia tapi tak peduli pada akhirat, maka itu adalah tanda kegelapan hati.

Mudah-mudahan kita bisa menyiapkan bekal untuk akhirat, taat dengan seluruh perintah-Nya dan seluruh ajaran yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ. Sebagaimana Firman Allah SWT,

“Barangsiapa yang menaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah menaati Allah.” (QS An Nisa: 80).

2. Kesungguhan Seorang Muslim: Dalam Urusan Akhirat

kesungguhan
Foto: Unsplash

Sebagai seorang muslim kita harus memahami tujuan dari kehidupan ini. Tidak ada tujuan yang dapat mengalahkan tujuan yang satu ini yaitu hidup untuk beribadah kepada Allah.

Karena kehidupan yang sebetulnya adalah akhirat. Maka taatlah kepada Allah.

Allah SWT berfirman,

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (Q.S. Al-‘Ankabuut : 64).

Jangan sampai seorang muslim terbuai dengan dunia dan lupa akan akhirat. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan kebaikan dari keduanya, sebagaimana Firman Alah SWT,

“Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.” (Q.S. Al-Baqarah : 201).

Sebagai seorang muslim pun bukan hanya diperintahkan untuk mengingat akhirat, tapi juga harus yakin akan keberadaannya. Bahwa kehidupan akhirat itu ada.

Jangan sampai ada penyesalan dikemudian hari. Bahkan seharusnya kita bersyukur masih Allah beri kesempatan untuk dapat menjalankan segala perintah-Nya.

Orang-orang yang kafir itu sering kali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim. (Q.S. Al-Hijr : 2).

BACA JUGA: Benarkah Dunia dan Akhirat Harus Seimbang?

Maka segala yang kita lakukan hari ini janganlah hanya dunia yang dijadikan fokus utama dan tertinggi. Sebagaimana yang dikatakan Utsman bin Affan ra.

“Ya Allah janganlah Engkau jadikan dunia perhatian utama kami dan pengetahuan tertinggi kami.”

Mudah-mudahan kita semua dapat memetik hikmah dari pernyataan-pernyaatan di atas. Semoga sebagai seorang muslim kita dapat menentukan skala prioritas selaku hamba.

Yaitu menjadi hamba yang menyiapkan bekal untuk kehidupan yang selamanya, menjadikan Allah sebagai satu-satunya alasan untuk melakukan segala sesuatu dan tidak terbuai dengan indahnya dunia yang bersifat fana.

SUMBER: Nasha ‘ih al-‘ibad fi Bayani Alfahzi al-Munabbihat’ala Isti’dad Li Yaum al-Ma’ad | Oleh: Syekh Nawawi al-batani | Penerjemah: Fuad Saifudin Nur | WALIPUSTAKA | 2016

 

Tags: akhiratDuniaIslamkesungguhanKesungguhan Seorang MuslimMuslim
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Inilah 4 Kewajiban Seorang Muslim yang Harus Kamu Ketahui

Next Post

Menutup Telinga saat Ada Musik, Ternyata Nabi ﷺ Pernah Melakukannya

Rifdah Reza Ramadhan

Rifdah Reza Ramadhan

Terkait Posts

Sultan Abdul Hamid II

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

7 Juli 2025
Imam Syafi'i, Ulama, Madzhab, Istighfar

Istighfar dan Para Ulama Salaf

5 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

4 Juli 2025
Pahala, Sunnah Keluar Rumah

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

21 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1 Kesungguhan Seorang Muslim

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Hadist tentang Muamalah

Oleh Sufyan Jawas
25 Oktober 2021
0
Hadist tentang muamalah

Dikutip dari halaman Swm, berikut hadist-hadist tentang muamalah.

Lihat LebihDetails

21 Sifat Manusia Menurut Al Quran

Oleh Laras Setiani
17 Oktober 2019
0
ilustrasi.foto: kiblat

Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya...

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.