ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Kepala Lapas Sukamiskin Terkena OTT KPK, Kemenkumham akan Lakukan Revitalisasi Sistem

0

Advertisements

JAKARTA—Terkait ditangkapnya Kepala Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat Wahid Husen pada operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditanggapi oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI melalui Ditjen Permasyarakatan (Ditjen Pas) Sri Puguh Utami.

Dalam konferensi persnya, Sri menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini, dan Sri mengatakan akan melakukan revitalisasi sistem pemasyarakatan.

BACA JUGA: OTT Kepala Lapas Sukamiskin oleh KPK, Menkumham: Ini Tamparan Keras Bagi Kami

“Kami mohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas kejadian ini, kepada Bapak Presiden, dan tentunya kepada Bapak Menkumham. Ini masalah serius dan sejatinya secara paralel kami sedang mempersiapkan adanya revitalisasi pemasyarakatan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana,” kata Sri, pada Sabtu malam, (21/07/2018) kemarin.

Menurut Sri, proses penyusunan konsep saat ini tengah berjalan dan Sri berjanji akan menjalankan penyelenggaraan proses secara benar. Sebelum peristiwa ini terjadi, sebenarnya Ditjen Pas sudah mempersiapkan proses revitalisasi, namun saat persiapan tersebut dilakukan ternyata terjadi peristiwa OTT ini.

Related Posts
1 of 13

“Atas kejadian ini bapak menteri akan mengambil sikap tegas. Akan melakukan evaluasi terhadap pejabat dua tingkat di atasnya atas kejadian di Sukamiskin ini. Bukan tidak mungkin bahwa juga akan dievaluasi terhadap kami, akan dilakukan evaluasi terhadap jajaran ditjen pas,” ujar Sri.

BACA JUGA: Kepala Lapas Sukamiskin Terkena OTT KPK, ICW: Jokowi Harus Ganti Menkumham

Sri mengatakan, ini menjadi momentum pembenahan sistem pemasyarakatan yang ada di Indonesia. Dia berharap ke depannya tidak ada lagi peristiwa serupa.

“Tentunya, saat ini kami sangat menghormati proses penegakan hukum yang sedang dilakukan oleh KPK dan mudah-mudahan ini adalah yang terakhir bagi jajaran pemasyarakatan, untuk berikutnya kami lakukan revitalisasi berdasarkan apa yang sudah kami susun.” tandasnya. []

SUMBER: VIVA.CO.ID

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline