• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 11 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Kenapa Waktu Berjalan Sangat Cepat?

Keberkahan waktu hadir ketika kita menjaga niat, mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat, dan menjadikan Allah sebagai tujuan utama.

by Haura Nurbani
1 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ramadhan, Waktu, Tempat

Foto: Freepik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

KETIKA waktu terasa semakin singkat …

Pernahkah kita merasa…
Waktu berjalan begitu cepat?
Baru saja Subuh, tahu-tahu sudah Maghrib.
Baru hari Senin, tahu-tahu sudah akhir pekan.
Padahal aktivitas kita… terasa belum seberapa.

Pernahkah kita merasa hari-hari berlalu begitu cepat, seolah waktu berlari dan kita hanya bisa mengejarnya dari kejauhan? Baru kemarin rasanya kita menyambut pagi, kini sudah malam. Baru saja pekan berganti, kini sudah akhir bulan. Tapi meski waktu terus berjalan, mengapa kita merasa tidak banyak hal yang tercapai? Tidak banyak amal yang bertambah, tidak banyak kebaikan yang dilakukan?

BACA JUGA: Kenapa Laki-laki Harus Shalat Shubuh Berjamaah di Masjid?

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

Rasulullah ﷺ telah mengabarkan hal ini…

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, beliau bersabda:

“Tidak akan datang hari Kiamat hingga waktu terasa semakin singkat. Satu tahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari, sehari seperti satu jam, dan satu jam seperti nyala api.” (HR. Tirmidzi – hasan shahih)

Waktu tak benar-benar berubah…
Satu hari tetap 24 jam.
Tapi keberkahannya… yang menghilang.

Dulu, para ulama bisa menulis ratusan kitab dalam usia yang tak sepanjang itu.
Sekarang?
Kita membaca satu halaman pun terasa berat.

Lalu kita bertanya, “Ke mana perginya waktu kita?”
Jawabannya…
Bisa jadi waktu kita habis oleh hal yang tak membawa manfaat.
Atau…
Allah cabut keberkahannya karena hati yang jauh dari-Nya.

Mari kita renungkan…
Apakah waktu kita penuh dengan zikir, ilmu, amal, dan taat?
Ataukah habis untuk lalai, dunia, dan kesia-siaan?

Keberkahan waktu bukan tentang lamanya, tapi tentang bagaimana ia diisi. Dulu, para ulama bisa menghafal ribuan hadits, menulis puluhan kitab, mengajar, beribadah, dan tetap sempat mengurus keluarga—semua dalam rentang waktu yang sama dengan kita: 24 jam sehari. Apa bedanya? Mereka diberi keberkahan dalam waktunya.

Sedangkan kita, kadang sehari penuh habis hanya untuk berselancar di media sosial, menonton video pendek, atau tenggelam dalam urusan dunia yang tak berujung. Waktu cepat berlalu, tapi hati tetap gersang, ilmu tak bertambah, dan amal tak terasa.

BACA JUGA: Kenapa Harus Berteman dengan Orang Shaleh

Keberkahan waktu hadir ketika kita menjaga niat, mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat, dan menjadikan Allah sebagai tujuan utama. Ia datang ketika pagi diawali dengan dzikir, ketika sela-sela aktivitas diisi dengan tilawah, ketika langkah kecil dipenuhi dengan niat mulia.

Kalau hari-hari kita berlalu tanpa makna,
Maka itu bukan karena waktu yang kurang,
Tapi karena keberkahan yang hilang.

Semoga Allah mengembalikan keberkahan dalam umur dan waktu kita…
Aamiin. []

Tags: waktu
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perjanjian Hudaibiyah dan Gencatan Senjata Hamas-Amerika

Next Post

Akibat Makan Telur Setiap Hari

Haura Nurbani

Haura Nurbani

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.