• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Kenapa Harus Wallahu A’lam, Kyai?

by Mila
9 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: Islamic Life

Foto: Islamic Life

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SALAH satu sikap yang menonjol pada diri seorang kyai adalah perilaku rendah hati atau tawadhu-nya. Meskipun seorang kyai dikenal memiliki ilmu agama luas dan penguasaan kitab yang kuat, tetapi hal itu tidak lantas membuatnya lebih tahu dari siapapun.

Suatu ketika, kyai di sebuah desa bernama Amrun memberikan pengajian fiqih dengan menggunakan Kitab Taqrib. Pengajian ini dilakukan Kyai Amrun setiap malam Kamis untuk umum bagi warga di desanya. Di setiap akhir pengajian, Kyai Amrun selalu berucap Wallahu A’lam (dan Allah Maha Mengetahui).

Pada suatu hari dalam kesempatan yang sama, seorang warga bernama Didin berupaya kritis dengan mempertanyakan sikap Kyai Amrun yang selalu mengucapkan Wallahu A’lam di setiap akhir pengajian.

“Kenapa kyai selalu mengatakan Wallahu A’lam setiap akhir pengajian?” tanya Didin.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

“Ya karena Allahlah yang Maha Mengetahui.”

“Tapi Allah kan tergantung persepsi umatnya kyai, di sini kita diajarkan untuk yakin atas segala sesuatu yang menurut kita benar,” ujar Didin yang mulai lupa dia berbicara dengan siapa.

“Wallahu A’lam, Din,” timpal kiai. []

Sumber: NU Online

Tags: KiyaiWallahu a'lam
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ada Gorengan Buntut Singkong, Pak?

Next Post

Mentari Islam dan Permusuhan Yahudi

Mila

Mila

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.