• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 15 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Joram Van Klaveren: Saya Menemukan Nabi Muhammad yang sangat Lembut

by Eneng Susanti
8 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Foto: Hart van Nederland

Foto: Hart van Nederland

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

AMSTERDAM —  Politisi Belanda Joram Van Klaveren yang baru-baru ini mengumumkan bahwa dirinya telah jadi mualaf, berbagi cerita tentang perubahan pandangannya terhadap Islam. 

Seperti diketahui, sebelumnya Klaveren pernah menjadi tangan kanan politikus Geert Wilders yang kerap memprovokasi Muslim. Dia cukup lama terlibat dalam politik di partai sayap kanan yang anti Islam di Belanda.

Klaveren adalah seorang anggota parlemen dari Partai Kebebasan (PVV) yang dipimpin Wilders sejak 2010 hingga 2014. Klaveren dipandang sebagai tangan kanan Wilders sekaligus juru bicara Partai Kebebasan yang dipimpin politisi anti Islam itu.

BACA JUGA: Joram Van Klaveren, Mantan Politisi Belanda dari Partai Anti-Islam, Jadi Mualaf

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

“Kemudian (tragedi) 9/11 dan serangan lainnya, juga dalam studi saya, Islam diajarkan secara dangkal, jadi saya mengembangkan pandangan saya yang salah tentang Islam, saya berpikir semua Muslim ingin membunuh orang Kristen,” kata Klaveren mengenang saat dirinya masih bergabung dengan Partai Kebebasan.

Klaveren telah berperang tanpa henti melawan Islam selama bertahun-tahun. Dia belajar perbandingan agama di universitas, itu sebabnya dia mengambil posisi yang pernah dijalaninya saat menjadi politisi anti Islam.

“Jadi setelah Wilders, saya adalah orang utama yang bisa berbicara tentang Islam, itu telah berlangsung selama tujuh sampai delapan tahun,” ujarnya.

Pandangan Klaveren mulai berubah secara drastis selama rapat umum Partai Kebebasan pada tahun 2014. Saat itu Wilders bertanya kepada para pendukungnya, apakah para pendukung ingin lebih banyak atau lebih sedikit orang Maroko di Belanda?

Para pendukung Wilders berteriak ingin lebih sedikit orang Maroko di Belanda. Wilders tersenyum dan menjawab bahwa dirinya akan memastikan hal itu terjadi.

“Lalu saya pikir ini bukan tentang ideologi politik lagi, tetapi gagasan menyingkirkan kelompok etnis, banyak orang mengira dia (Wilders) terdengar seperti Goebbels Nazi, saya pikir dia melewati batas, lalu saya meninggalkan pesta,” jelas Klaveren.

Klaveren mengaku mulai berubah haluan dari kebencian terhadap Islam. Saat Klaveren menulis buku anti-Islam, dirinya justru berubah pikiran. Klaveren mulai membuat penelitian.

Kemudian Klaveren menulis pesan kepada Timothy Winter dari Universitas Cambridge yang mendapatkan nama Abdul Hakim Murad setelah memeluk Islam. Awalnya mengira Timothy tidak akan menjawab pesan dari politisi sayap kanan. Tapi Timothy menjawabnya.

“Setelah beberapa percakapan, dia (Timothy) berkata, Islam yang kamu pikir kamu kenal lebih seperti Wahabisme, dia memberi beberapa nama buku yang dia ingin saya baca, dia mengirim saya beberapa buku lain, dia menjawab pertanyaan saya dan membuka gerbang untuk saya, saya mulai menulis ulang buku saya,” kata Klaveren.

Ia menceritakan, semua stereotip tentang Islam termasuk perlakuan buruk terhadap perempuan dan keinginan mengambil alih dunia melalui terorisme, lenyap saat membaca buku tentang Islam. Ternyata banyak menemukan kisah anti Islam yang tidak memiliki dasar.

“Kemudian saya mulai membaca tentang Nabi Muhammad dan kehidupannya, saya menemukan Nabi Muhammad yang lain yang sangat lembut, sangat membantu, sangat pengertian terhadap orang-orang yang bukan Muslim sama sekali, kemudian saya berpikir apa yang saya tahu sebelumnya bukanlah Islam yang sebenarnya,” ujarnya.

BACA JUGA: Pernah Sebut Islam ‘Kebohongan’ dan Al-Quran ‘Racun’, Mantan Politisi Belanda Jadi Mualaf

Buku yang tadinya dia tulis untuk menyerang Islam, berubah menjadi pembelaan agama Islam.

Klaveren membaca syahadat pada November 2018. Kemudian dia belajar beberapa doa penting. Target berikutnya adalah melaksanakan shalat lima kali sehari.

“Saya harus mempelajari semuanya karena saya adalah bayi yang religius, saya memiliki niat di dalam hati,” katanya.

Klaveren juga mengaku, beberapa anggota keluarganya mengira dia menjadi gila. Namun, saudara laki-laki dan istrinya merasa bahagia.

“Kakek saya sangat religius, dia ada di ranjang karena sakit karena itu saya ragu-ragu (memberitahunya), tapi suatu hari dia bangun dan mendengar berita itu, dia kaget. Sementara teman politik lama tidak senang, Wilders mengatakan kepada saya bahwa dia melihat saya sebagai vegetarian yang bekerja di rumah jagal,” jelasnya. []

SUMBER: HURRIYET DAILY NEWS

Tags: belandaIslamJoram Van KlaverenMualafMuslim
ADVERTISEMENT
Previous Post

Heboh Warga Sumedang Tewas Dibacok di Masjid saat Shalat Berjemaah, Ini Kronologinya

Next Post

Polisi Ungkap Kondisi Pelaku Pembacokan Pria yang Sedang Shalat Jemaah di Sumedang

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.