• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 5 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Jenazah Amir Bin Fuhairah Dimakamkan Malaikat

by Yudi
7 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0

AMIR bin Fuhairah adalah mantan budak. Ketika awal Amir masuk Islam, ia mengalami siksa dan yang berat. Amir adalah budak milik Tufail bin Harits. Keislamannya membuat majikannya dan para pembesar Quraisy murka.

“Hai Amir, tinggalkan agamamu atau kami akan menyiksamu dengan memberikan siksaan yang berat,” ancam mereka.

“Sekali-kali aku tidak akan mau melakukannya,” jawab Amir tanpa ada rasa takut.

“kami akan memberimu banyak uang, tidakkah kamu tertarik?”

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

BACA JUGA: Abu Dhomdhom, Lelaki yang Dikagumi Malaikat

“Berapapun yang kalian berikan aku tidak akan mau menjual keyakinanku!”

Mendapat jawaban yang tidak diinginkan, para pembesar Quraisy murka. Tubuh Amir diseret beramai-ramai. Punggungnya lecet dan banyak mengeluarkan darah. Amir dibawa ke tempat terbuka, lalu dianiaya, puluhan kali cemeti melecut melukai tubuh Amir. Namun rasa sakit dan rasa pedih tak menggoyahkan keimanannya.

Abu Bakar melihat siksaan itu. Abu Bakar membeli Amir. Maka terbebaslah Amir dari deraan siksa para pembesar Quraisy.

Sejak menjadi budak Abu Bakar, ia mengabdikan diri untuk berjuang di jalan Allah. Amir senantiasa berada di dekat Rasulullah. Perang demi perang pun ia ikuti sebagai anggota pasukan infantari yang berjalan di depan Rasulullah selaku komandan pasukan.

Suatu ketika Amir berlari. Pasukan Bani Hudzail tidak mau melepasnya begitu saja. Mereka mengejar Amir. Salah satu dari mereka berhasil menancapkan tombak menembus dada Amir. Amir seketika itu juga roboh dengan darah yang menggenang. Namun Apa yang diucapkannya membuat Jabar dan pasukannya kebingungan.

“Ya Allah, alangkah beruntungnya aku,” lirih Amir dengan nafas tersengal-sengal.

“Kau akan mati. Keberuntungan apa yang kau maksud?” tanya Jabar.

“Aku mati sebagai Syahid di jalan Allah…”

Amir akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Wajahnya terlihat cerah dan seulas senyum seolah mengembang dari bibirnya . Amir wafat pada Safar tahun 4 h. Para malaikat berbondong-bondong turun menjemput Amir.

BACA JUGA: Jenazahnya Dalam Keadaan Basah, Ternyata Sahabat Rasul Ini Dimandikan Malaikat

Berikutnya keajaiban terjadi. Tubuh Amir terangkat dan melayang-layang di antara langit dan bumi. Jenazah itu terus melayang hingga tak terlihat lagi. Para malaikat memakamkannya di tanah surga.

Jabar dan pasukannya sangat terkejut. Barulah mereka sadar akan kebesaran Allah yang disembah oleh Amir. Jabar dan pengikutnya memutuskan untuk masuk Islam. []

Sumber: 77 Cahaya Cinta di Madinah/ Penulis: Ummu Rumaisha/ Penerbit: al-Qudwah Publishing/ Februari, 2015

Tags: amir bin fuhairahMalaikatsirah
Previous Post

Rezim Assad Menyiksa, Menyetrum dan Memperkosa Tahanan Palestina

Next Post

Hamas Puji Keputusan Malaysia Tolak Visa Masuk Atlet Israel

Yudi

Yudi

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.