Jelang Pemilu, Bulgaria Tuding Turki Lakukan Gangguan

Foto: Anadolu Agency
0

SOFIA – Presiden Bulgaria Rumen Radev Jumat (17/3/2017) menuduh negara tetangganya Turki melakukan “gangguan” jelang pemilu. Pemilu Bulgaria itu sendiri akan digelar 26 Maret mendatang sehingga Bulgariamemperingatkan pemerintahnya tidak akan menerima tindakan seperti ini.

“Turki adalah tetangga kami, teman dan mitra dan kami bersikeras mengembangkan hubungan bertetangga yang baik,” ujar Radev kepada televisi BNT hari Jumat kemarin. “Tapi gangguan Turki dalam pemilu kami adalah sebuah fakta, dan ini tidak dapat diterima.”

Pernyataan itu muncul setelah lebih dari seminggu meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Demikian lapor Press TV.

Bulgaria marah atas dukungan terbuka Turki terhadap Dost, partai yang dimiliki oleh minoritas etnis Turki, yang maju dalam pemilu Bulgaria untuk pertama kalinya.

Pemerintah di Sofia memanggil duta besar Turki dan memanggil pulang dubes mereka dari Turki untuk konsultasi pada hari Kamis sebelumnya.

Radev menyerukan Bulgaria supaya tenang dan menahan emosi tetapi juga memperingatkannya untuk tetap waspada.

Secara terpisah, dinas intelijen Bulgaria, DANS, Jumat kemarin mengatakan bahwa salah satu warga Turki telah diusir dan dua lagi dilarang memasuki atau tinggal di negara ini. [fq/islampos]