• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Jadi Hijaber Pertama di Air Force Chaplain, Siapa Saleha Jabeen?

by Eneng Susanti
7 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Saleha Jabeen. Foto: 
Twitter

Saleha Jabeen. Foto: Twitter

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SALEHA Jabeen (33), hijaber kelahiran India, resmi tercatat sebagai hijaber pertama di Air Force Chaplain, Angkatan Udara Amerika Serikat. Menurut rilis, Kepala Angkatan Udara Kapten Chaplains Mayor Jenderal Steven Schaick menempatkan Letnan Dua Saleha Jabeen ditugaskan pada 18 Desember di Union Theological Union di Chicago.

Dikutip dari Sofmag, Jabeen bertugas di Air Force Chaplain, Department of Defense. Jabeen menjadi salah satu kandidat chaplain, dalam satuan yang bertanggung jawab atas kebutuhan religius anggota Air Force.

BACA JUGA: Cetak Sejarah di Inggris, Wanita Muslim Ini Terpilih Jadi Walikota Massachusetts

Siapa Saleha Jabeen?

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Jabeen berasal dari India dan pertama kali datang ke Amerika Serikat 14 tahun yang lalu sebagai siswa internasional. Awalnya, dia pikir dia akan memasuki dunia perusahaan setelah menyelesaikan pendidikannya. Tetapi setelah saudara lelakinya bergabung dengan Angkatan Darat dan dia mengetahui tentang tantangan yang dihadapi anggota dinas, dia memutuskan untuk mengikuti kepemimpinannya. Dia bertugas di Korps Medis Angkatan Darat dan bekerja bersama para pemuka agama untuk membantu tentara lainnya.

“Kakakku telah menjadi sumber inspirasiku,” kata Jabeen. “Karena dedikasinya dan melihat karier militernya, saya mengakui pentingnya kapelan dalam angkatan bersenjata. Saya melihat bahwa ketika satu anggota dikerahkan, semua anggota keluarga mereka bergabung dengan mereka.”

Awalnya, Jabeen ingin belajar di bidang bisnis dan meraih gelar MBA. Tujuan selanjutnya adalah bekerja setelah lulus dari North Park University. Sayangnya, Jabeen mengalami perlakukan tidak menyenangkan saat kuliah 14 tahun lalu. Selain itu, pertanyaan seorang mahasiswa asal Rusia mengusik Jabeen yang sedang berkuliah di tahun ke-2. Mahasiswa tersebut bertanya apakah Jabeen benar-benar seorang muslim atau hanya sebatas identitas.

“Saat itulah ada yang berubah dalam diri saya menjadi lebih baik,” kata Jabeen yang kemudian mengambil kuliah di CTU bidang Inter-religious Dialogue. Tujuannya adalah ingin mempelajari Islam dan praktiknya dengan baik.

Saat kuliah, Jabeen mendapati dinamika praktik Islam dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat barat. Berbekal kemampuan dan pengetahuannya, Jabeen akhirnya bisa memahami aneka praktik keagamaan di kelompok masyarakat tersebut. Langkah ini menginspirasinya kuliah bidang psikologi, sambil tetap meneruskan pendidikan inter-religious dialogue.

Jabeen berharap bisa menjadi konselor setelah menyelesaikan pendidikannya. Setelah satu semester belajar di Trinity Christian College, Jabeen menghadapi masalah biaya kuliah. Dia tak ingin merepotkan ayahnya yang menanggung biaya pendidikan, namun menolak pulang ke India karena belum menyelesaikan pendidikan.

Saat itu, Jabeen terinspirasi mengikuti kakak laki-lakinya yang seorang anggota militer. Jabeen kemudian masuk militer dan bertugas dalam bidang kesehatan. Di sinilah Jabeen banyak bersinggungan dengan korps chaplain hingga tertarik menjadi anggotanya.

Sebagai anggota militer, Jabeen bangga bisa mengabdi pada Amerika yang dia sebut sebagai rumah sekaligus menggali Islam lebih dalam. Poin penting lainnya adalah Jabeen mampu memenuhi mimpi tersebut dengan usahanya sendiri. Alih-alih lemah, Jabeen justru menemukan Islam sebagai sumber kekuatannya saat menjadi kelompok minoritas, mengalami keterbatasan ekonomi, harus menyelesaikan pendidikan, dan menghadapi tantangan dalam militer.

BACA JUGA: Satu Lagi Wanita Muslim Cetak Sejarah di Amerika, Ini Dia Zulfat Suara

Jabeen bersyukur pada Allah SWT atas semua keberhasilan yang diperoleh. Dia juga berterima kasih pada semua orang yang telah membantu secara fisik, mental, emosional, dan spiritual saat dirinya merasa lemah. Jabeen percaya semua muslimah bisa melakukan hal yang sama bahkan lebih baik.

Wanita dan Islam tidak seharusnya membuat seseorang menjadi lemah. Jika ada yang merasa lemah karena wanita dan Islam, maka kondisi tersebut sesungguhnya bisa diubah. Asal jangan menyerah, yakin pada ketetapan Allah SWT, dan berusaha yang terbaik maka wanita bisa menjadi apa saja yang diharapkan. []

SUMBER: AIRFORCETIMES

Tags: Air Forceangkatan udaraAShijaberSaleha Jabeen
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tanda Kebesaran Allah; Fakta Ikan Paus Biru yang Sanggup Jelajahi Lingkaran Dunia

Next Post

Selain Bernilai Ibadah, Wudhu Sebelum Tidur Juga Bermanfaat Besar bagi Kesehatan

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.