• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 7 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Inspiratif, Wanita Hazara Ini Ikut Ujian Masuk Perguruan Tinggi sambil Gendong Bayi

by Eneng Susanti
9 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Twitter

Foto: Twitter

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

KABUL—Jahantab Ahmadi, seorang ibu di Afghanistan berhasil mencuri perhatian dunia. Hal itu terjadi setelah fotonya saat  mengerjakan ujian masuk ke salah satu perguruan tinggi sambil menggendong anaknya yang masih bayi beredar viral di media sosial.

Selama ini di Afghanistan masih banyak kaum wanita yang buta huruf dan tidak banyak yang mengenyam bangku kuliah. Wanita Afghanistan juga kerap diperlakukan sebagai warga kelas dua. Nmaun, foto Ahmadi tersebut menunjukkan gambaran berbeda tentang semangat wanita Afganistan dalam menuntut ilmu. Foto yang diambil oleh seorang profesor Universitas Nasir Khusraw itu pun menuai decak kagum dan dukungan publik.

Ahmadi sendiri pada awalnya mengaku tak tahu tentang foto tersebut.

“Teman-teman di desa memberi tahu saya ‘kamu telah difoto’. Saya lalu berkata ‘bagaimana aku bisa tak sadar ketika sedang di foto?’. Mereka menjawab karena saya terlalu berkonsentrasi pada kertas ujian,” papar Ahmadi sambil tersenyum.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Ia juga mengungkapkan tentang semangatnya untuk menempuh pendidikan hingga mendorongnya mendaftarkan diri di sebuah perguruan tinggi, meskipun harus membawa serta anaknya yang masih bayi.

“Saya tidak ingin hak saya untuk sekolah dirampas. Saya ingin bekerja di luar rumah saya. Saya ingin menjadi dokter, seseorang yang melayani kaum wanita di lingkungan saya,” ucap perempuan berusia  25 tahun itu, Rabu (28/3/2018).

Sebagaimana yang tergambar dalam fotonya, Ahmadi duduk di lantai, mengisi soal ujian masuk perguruan tinggi agar ia bisa tetap berkonsentrasi pada jawaban dan juga pada bayi di pangkuannya.

https://twitter.com/ZDaryabi/status/975792642612178951/photo/1

Ia mengungkapkan bahwa konsentrasinya sempat terpecah karena bayinya gelisah dan terus menangis. Untuk membuatnya tenang, Ahmadi pun duduk di lantai.

“Saya harus konsentrasi pada bayi dan kertas ujian,” katanya.

Ahmadi berasal dari sebuah pedesaan di pinggiran Provinsi Daikundi. Sebagian besar penduduk di sana bekerja sebagai petani. Ia mendaftarkan diri ke sebuah perguruan tinggi di Kabul.

Untuk sampai ke sana, Ahmadi harus menempuh jarak dua jam berjalan kaki melewati gunung. Setelah itu, perempuan yang memiliki tiga anak itu juga harus menempuh perjalanan selama sembilan jam menggunakan transportasi umum.

Ahmadi menuturkan bahwa belajar di perguruan tinggi merupakan cita-citanya.

“Saya tidak ingin tertinggal [untuk sekolah],” tutur Ahmadi. Namun, “karena situasi ekonomi dan kemiskinan, saya tidak mampu membayuar biaya studi saya untuk tiga atau empat tahun.”

Selain itu, tak lama setelah lulus SMA Ahmadi juga sudah dinikahkan oleh kedua orang tuanya.

Namun, berkat kerja keras dan kegigihannya, beberapa waktu lalu Ahmadi dinyatakan lulus ujian masuk perguruan tinggi yang ia tuju.

Lembaga kampanye online GoFundMe yang digagas Asosiasi Pemuda Afghanistan, bahkan berniat memberikan uang lebih dari US$14 ribu sebagai bantuan untuk membiayai studinya.

Seorang aktivis hak wanita, Zahra Yagana, bahkan telah menghubungi Ahmadi dan meyakinkannya agar mau tinggal di Ibu kota Kabul untuk belajar. Yagana mengaku kagum akan kerja keras Ahmadi untuk belajar.

Yagana bersama sejumlah aktivis lain bahkan berjanji akan memberi Ahmadi rumah di Kabul. Mereka juga berupaya mencari pekerjaan yang cocok bagi suami Ahmadi agar seluruh keluarganya bisa pindah ke ibu kota.

Bagi Ahmadi, ini merupakan mimpi besarnya yang menjadi kenyataan.

Perjuangan Ahmadi untuk sekolah ini pun memicu dorongan bagi wanita Afghanistan lainnya agar tak patah semangat mengemban pendidikan.

“Kamu [Ahmadi] adalah juara dunia yang seungguhnya. Kamu telah menunjukkan bahwa seorang perempuan Hazara [etnis Afghanistan] bisa melakukan apa saja dalam kondisi seperti apa pun,” ucap seorang netizen, Nazar Hussein Akbari, di akun Facebooknya. []

SUMBER: CNN

Tags: Afganistanwanita
ADVERTISEMENT
Previous Post

Temui Para Pemuka di AS, Pangeran Saudi Tekankan Toleransi Antar-Pemeluk Agama

Next Post

Al-Quran Ungkapkan Lampu-lampu di Langit, Terbukti Benar

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.