• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 19 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Ini yang Seorang Ibu Alami saat Melahirkan

by Sodikin
7 tahun ago
in Tahukah Anda
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Ruang Muslimah

Ilustrasi. Foto: Ruang Muslimah

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Ubadah ibn Shamit ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bertanya, “Siapa yang kalian anggap sebagai syahid?” Mereka menjawab, “Yang berperang hingga terbunuh di jalan Allah Swt.” Mendengar jawaban tersebut beliau bersabda, “Kalau begitu orang yang syahid di antara umatku sedikit. Namun, orang yang terbunuh di jalan Allah syahid, orang yang mati karena penyakit di perut syahid, orang yang kena wabah penyakit syahid, wanita yang meninggal dunia sementara dalam perutnya terdapat janin juga syahid (entah sebelum atau sesudah melahirkan).” (HR Imam Ahmad, Ibn Majah, dan Ibn Hibban).

BETAPA luar biasanya Islam memosisikan seorang ibu hamil. Bisa dipahami tentu saja. Saat seorang ibu hamil tubuhnya menjadi rentan akan ‘bahaya’. Berat tubuhnya menjadi dua kali lipat, karena memebawa kita di dalam rahimnya. Hal itu berlangsung kurang lebih selama sembilan bulan. Kecintaannya kepada kita telah dicurahkannya sejak saat itu, ia selalu mendahulukan keselamatan bayinya daripada dirinya sendiri. Ia tidak pedulikan berat beban tubuhnya yang bertambah karena kehdiran kita di rahimnya.

Saat melahirkan pun menjadi waktu yang dinantikan oleh seorang ibu. Saat dimana ia dapat melihat buah hatinya setelah selama kurang lebih sembilan bulan mengandungnya. Namun saat-saat ini juga merupakan saat-saat yang paling beresiko tinggi dalam hidupnya. Karena melahirkan rentan sekali dengan kematian. Tak sedikit ibu yang rela mengorbankan nyawanya demi lahirnya sang buah hati.

BACA JUGA: Satu Tarikan Nafas Ibu saat Melahirkanmu

ArtikelTerkait

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

5 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

7 Karakter Mulia Pecinta Kucing: Rezekinya Mengalir dari Arah Tak Terduga

Kenapa Ada Orang yang Sering Bangun Pukul 3 Pagi?

Pada saat proses melahirkan, ibu juga tidak sepenuhnya mengerti apa yang menyebabkan proses melahirkan terjadi. Akan tetapi perubahan kadar hormon memengaruhi pelunakan dan persiapan cervix (leher rahim) dan kontraksi. Kontraksi-kontraksi yang terjadi sebelum persalinan semakin kuat dan semakin teratur.

Uterus wanita sesungguhnya terbentuk dari lapisan otot yang sebagian mengitari uterus (rahim) dan sebagian lainnya naik dan turun di dalam uterus. Kontraksi dari otot-otot tersebut menarik cervix dan membantunya membuka dan mendorong bayi untuk bergerak turun.

Tekanan dari kepala bayi melawan cervix selama kotraksi juga membantu menipiskan dan membuka cervix. Untuk memberikan Anda gambaran terhadap proses ini, cobalah untuk membayangkan saat Anda mengenakan kaos turtleneck (yang menyerupai leher kura-kura). Leher dari kaos tersebut cukup tebal tapi lebih kecil daripada kaos itu sendiri, akan tetapi ketika Anda memasukan kepala Anda untuk melewatinya, ujung leher pada kaos tersebut menjadi melar dan kemudian terbuka.

Pada awal proses persalinan, kontraksi-kontraksi yang terjadi secara bertahap semakin sering dan kuat. Jika bidan atau dokter Anda memeriksa cervix Anda, Anda mungkin akan mengetahui bagaimana cervix Anda mengalami perubahan.

Pembukaan dan pengelupasan yang lambat mungkin terjadi selama fase ini, namun hal tersebut adalah normal. Kebanyakan perempuan memilih untuk menghabiskan masa awal proses persalinan di rumah karena mereka merasa lebih leluasa untuk bergerak, mandi, makan, atau menonton TV.

BACA JUGA: 10 Fakta Melahirkan

Kebanyakan dokter dan bidan juga menyetujui hal itu. Fase awal persalinan merupakan fase yang sulit untuk diprediksi. Beberapa perempuan mungkin tidak menyadarinya, sedangkan yang lain mungkin mengalami rasa sakit dalam jangka waktu yang lama.

Selama proses persalinan, kontraksi semakin kuat dan teratur. Kontraksi biasanya terjadi setiap tiga atau lima menit. Anda akan menyadari bahwa Anda perlu mengkonsentrasikan diri Anda pada setiap kontraksi. Cervix Anda akan mulai berubah dengan cepat dan hal ini mempermudah Anda untuk memprediksi jangka waktu kapan fase ini akan berakhir.

Beberapa peneliti memperkirakan jangka waktu yang diperlukan oleh perempuan yang baru pertama melahirkan adalah antara lima sampai sepuluh jam, sedangkan untuk perempuan yang sudah pernah melahirkan adalah antara dua sampai delapan jam. Subhanallah. []

Tags: fakta melahirkanibumelahirkan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pengakuan Teroris Christchurch di Tengah Penguncian Virus Corona

Next Post

Siaran TVRI Dipastikan Berjalan Seperti Biasa Pasca Dewas Pecat 3 Direksinya

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Sakaratul Maut, amal, Penghalang Rezeki, Arwah, Shalat Malam, renungan ramadhan, PMO, Keutamaan Pemimpin yang Adil, Shalat Malam, Orang yang Dibenci oleh Allah SWT, Kesabaran, Ulil Amri, Ibnu Abbas, Hari Kiamat

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

13 Juli 2025
Ngabuburit, Prinsip Kebahagiaan, Muslim yang Bersyukur, Ikhlas, Target, Rahasia

5 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

10 Juli 2025
Tanda Kucing Sayang sama Kamu, Kucing

7 Karakter Mulia Pecinta Kucing: Rezekinya Mengalir dari Arah Tak Terduga

9 Juli 2025
Manfaat Tidur di Awal Malam, Bahaya Tidur Sore untuk Kesehatan, Penyebab Tidur Tidak Teratur, Ketindihan, Tidur di Awal Malam, Cara Mengatasi Insomnia, Adab Tidur, Bangun

Kenapa Ada Orang yang Sering Bangun Pukul 3 Pagi?

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.