• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 6 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Hamzah bin Abdul Muthalib, Paman yang Dikasihi Nabi

by Dini Koswarini
6 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Fakta Nabi Yakub, Mushab bin Umair

Foto: Pinterest

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

 

HAMZAH bin Abdul Muthalib merupakan paman dan saudara sesusuan Nabi Muhammad SAW. Sejak awal Islam disampaikan, dia tidak pernah meragukan apa yang diucapkan oleh keponakannya. Sebagai orang yang tumbuh bersama, Hamzah sangat mengenal kejujuran dan keluhuran sifat Nabi Muhammad. Hamzah memilih meninggalkan agama nenek moyangnya, dan masuk Islam dengan penuh keyakinan.

Sejak masuk Islam, Hamzah menjadi umat yang berada di garda terdepan bersama Nabi Muhammad SAW dalam membela Islam. Karena keberaniannya dalam membela Islam, Nabi Muhammad memberikan julukan ‘Singa Allah’ kepada Hamzah.

Suatu ketika, Hamzah ditugaskan Nabi Muhammad untuk menghadapi musuh-musuh dalam Perang Badar. Dia melakukannya dengan baik. Atas izin Allah kemenangan diraih oleh umat Islam. Tetapi tidak sedikit pemuka Quraisy yang menemui ajalnya, sehingga menyalakan api dendam dalam hati keluarganya. Salah satunya, dalam dada Hindun binti Utbah yang kehilangan Ayah serta saudaranya.

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

BACA JUGA: Kemarahan Hamzah Bin Abdul Muthalib terhadap Abu Jahal

Pada Perang Uhud, Hindun mengutus seorang budak dari suku Habsyi yang bernama Wahsyi, untuk membunuh Hamzah. Ia memiliki kemahiran dalam melempar tombak. Dengan imbalan ia akan mendapatkan harta dan kebebasan.

Ketika perang sudah berkecamuk, Wahsyi pun mencari target tombaknya. Saat itu Hamzah tengah bergerak menerjang musuh ke segala arah. Saat mendapat kesempatan, Wahsyi pun melemparkan tombak dari arah belakang Hamzah. Tombak itu menembus punggung bagian bawah hingga ke bagian depan.

Sang singa Allah telah syahid di medan Uhud. Saat Nabi Muhammad memeriksa jenazah para syuhada, beliau sangat sedih melihat kondisi tubuh pamannya. Ternyata bukan hanya luka-luka karena tombak, panah, dan pedang yang ada di tubuh mulia Hamzah, tapi karena dadanya yang robek dan hatinya yang sudah diambil. Dengan syahidnya Hamzah, Nabi Muhammad menamainya sebagai ‘Sayyidus Syuhada’ atau Pemimpin Para Syuhada.

BACA JUGA: Teladan, Inilah 3 Sosok Muslim Kaya Raya di Masa Nabi

Memang, Hindun bukan hanya menyuruh Wahsyi membunuh Hamzah. Tetapi meminta dibawakannya hati Hamzah. Begitu dalamnya dendam yang menghuni hati Hindun, sehingga tidak cukup dengan mengirim orang untuk membunuhnya, tapi juga merusak tubuhnya.

Nabi Muhammad sempat merasakan kesedihan, dan kemarahan yang begitu besar pada saat itu. Namun Allah mengingatkannya dengan ayat Al-Quran, yaitu QS. An-Nahl ayat 126-128, yang turun pada saat itu juga. Bahwa, boleh saja membalas kepada orang yang sudah merusak tubuh Hamzah, tapi Allah memberikan jalan yang lebih baik dengan bersabar. Maka Nabi Muhammad memilih bersabar dengan pertolongan Allah SWT. [ ]

REDAKTUR: NUNUNG MUNAWAROH | EDITOR: SAAD SAEFULLAH

Tags: Hamzah Bin Abdul Muthalib
ADVERTISEMENT
Previous Post

Durhaka kepada Ibu dan Takut kepada Istri, Ciri Akhir Zaman

Next Post

Tips bagi Khatib agar Jemaah Tak Ngantuk dan Bosan saat Dengarkan Khutbah

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.