• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 4 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Fokuslah untuk Memperbaiki Diri

by Ari Cahya Pujianto
8 tahun ago
in Nasihat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hukum Begadang, Cara Dakwah Mujadalah Billati Hiya Ahsan

Foto: Adam/Islampos

Oleh: Muhammad Satria Andhika

KETIKA memutuskan untuk berhijrah, lalu ada anggapan kurang baik dari lingkungan, jangan fokus sama anggapannya. Tapi fokuskan pada terus memperbaiki diri, dan sikapi dengan akhlak yang baik.

Sangat wajar kalau diperjalanan kita akan bertemu dengan orang lain dan lalu mungkin akan ada yang ‘meneriaki’ jalan kita, akan ada pula yang mencemooh dan mentertawakan, tetapi apa iya kita harus balik ‘berteriak teriak’ menghina jalan mereka? atau harus balik arah kembali ke tempat semula? jangan menjadi lupa bahwa kita sedang dalam perjalanan lurus kedepan.

BACA JUGA: Isi Waktumu Untuk Memperbaiki Diri

ArtikelTerkait

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

Akibat Menyebarkan Kejelekan terhadap Seorang Mukmin

3 Sungai Sebagai Pembersih Dosa di Dunia

Siapa yang Allah Beri Hidayah untuk Berdoa

Kalau perubahan diri kita ke arah yang lebih baik malah kita dijauhi, atau ditinggalkan banyak orang. harusnya tidak harus membuat kita berpikir ulang, karena perbaikan diri itu hanya butuh ridha Allah, bukan apresiasi dari orang-orang disekitar kita. Karena sudah sunatullahnya begitu, salah satunya Allah menguji kesungguhan kita dari perlakuan orang-orang di sekitar kita.

“Kok begini yah, setelah aku berusaha berubah, memperbaiki diri untuk kebaikan agamaku, kok keadaan rasanya malah dijauhi dan dianggap aneh yah?”

Jadi ingat dibotol obat ada tulisan: SHAKE WELL BEFORE USE. Saya analogikan, seperti itulah cara Allah “when Allah wants our life to be USEFUL”.

Ketika kita memperbaiki diri, ujian demi ujian akan disodorkan kepada kita, benarkah kita ingin benar benar berubah? Ingat, “reward” nya adalah kenikmatan abadi di surga-Nya yg tidak pernah terlintas dalam pikiran manusia. Jadikan kritikan sebagai lahan instrospeksi diri, bagian mana yg harus terus diperbaiki.

Selalu ada “harga” yg harus dibayar untuk sebuah perubahan ke arah yg jauh lebih baik itu bukan?

BACA JUGA: Isi Waktumu Untuk Memperbaiki Diri

Apakah manusia itu mengira, bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya, Allah mengetahui orang-orang yang benar dan mana orang-orang yang berdusta.” (QS. 29 :2-3).

Ketika kita memutuskan untuk berubah menjadi lebih baik, we’re on the right track. Keep moving! kalau bisa, ajak siapapun untuk melakukan hal yang sama. Jadilah orang yang memberikan pengaruh baik, dengan akhlak dan cara yang baik, bukan sebaliknya. []

Tags: akhlakbaikfokus
Previous Post

Alasan Facebook dan Twitter Hapus Ratusan Akun asal Iran dan Rusia

Next Post

Pencerahan untuk Diri Kita Sendiri Agar Memantul kepada Orang Lain

Ari Cahya Pujianto

Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Berharap Ridha dan Ampunan Allah Swt

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.