• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Doa Jibril untuk Orang yang Gemar Menghina Rasulullah

by Yudi
7 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Nabi Beri Peringatan

IlustrasI: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SELEPAS perjalanan Isra Mi’raj, Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam senantiasa melaksanakan perintah Allah Ta’ala dengan sabar dan mengharap ridha-Nya dan menyampaikan nasihat kepada kaumnya. Meskipun beliau didustakan dan dapat gangguan dan cemoohan.

Tokoh-tokoh yang gemar menghina Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam seperti disampaikan oleh Yazid bin Ruman dari Urwah bin Zubair kepadaku, ada lima orang. Mereka adalah para tokoh yang ditaati kaumnya masing-masing.

Pencemooh dari Bani Asad bin Abdul Uzza bin Qushay bin Kilab adalah Al-Aswad bin Al-Muthalib bin Asad Abu Zam’ah. Ketika Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam mendengar Al-Aswad bin Al-Muthalib suka mencemooh, beliau mendoakan kejelekan untuknya dengan berdoa, “Ya Allah, buatlah ia buta dan hancurkanlah ia.

BACA JUGA: Jibril Sampaikan Salam Allah kepada Khadijah

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Dari Bani Zuhrah bin Kilab adalah Al-Aswad bin Abdu Yaghuts bin Wahb bin Abdu Manaf bin Zuhrah.

Dari Bani Makhzum bin Yaqdzah bin Murrah adalah Al-Walid bin Al-Mughirah bin Abdullah bin Umar bin Makhzum.

Dari Bani Sahm bin Amr Hushaish bin Ka’ab adalah Al-Ash bin Wail bin Hisyam.

Ibnu Hisyam berkata: Al-Ash adalah anak Wail bin Hasyim bin Su’aid bin Sahm.

Dari Bani Khuza’ah adalah Al-Harits bin Ath-Thulathilah bin Amr bin Al-Harits bin Abdu Amr bin Luay bin Malakan.

Mereka tanpa henti terus mencemooh Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam, hingga Allah Ta’ala menurunkan ayat berikut:

فَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ

إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ

الَّذِينَ يَجْعَلُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ ۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya Kami memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu), (yaitu orang-orang yang menganggap adanya tuhan yang lain di samping Allah; maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya). (QS. al-Hijr: 94-96).

Ibnu Ishaq menceritakan: Yazid bin Ruman bercerita kepadaku dari Urwah bin Zubair atau orang selain Urwah bin Zubair dari kalangan pakar terpercaya bahwa Malaikat Jibril mendatangi Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam ketika orang-orang Quraisy thawaf di Baitullah dan Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam berdiri di sisinya.

Malaikat Jibril berjalan melewati Al-Aswad bin Al-Muthalib, kemudian melemparkan daun hijau ke wajahnya dan Al-Aswad bin Al-Muthalib pun menjadi buta.

Malaikat Jibril kemudian berjalan melewati Al-Aswad bin Abdu Yaghuts, kemudian Malaikat Jibril mendoakan keburukan pada perutnya hingga membengkak dan dia mati karena perut kembung (gembur).

BACA JUGA: Zikir yang Diajarkan Malaikat Jibril

Malaikat Jibril lalu berjalan melewati Al-Walid bin Al-Mughirah, kemudian mendoakan keburukan agar bekas luka di bawah telapak kakinya kambuh kembali hingga membawa kepada kematiannya.

Malaikat Jibril berjalan lagi melewati Al-Ash bin Wail, kemudian mendoakan keburukan agar kaki bagian dalam Al-Aswad bin Wail terluka hingga membuatnya mati.

Malaikat Jibril berjalan melewati Al-Harits Ath-Thulatilah sambil mendoakan keburukan ke kepalanya, kemudian kepalanya mengeluarkan nanah dan ia mati karenanya. []

Referensi: Sirah Nabawiyah perjalanan lengkap Kehidupan Rasulullah/ Asy Syaikh Al Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albani/ Akbar Media

Tags: doajibril
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mana yang Lebih Utama, Syukur atau Sabar?

Next Post

Yang Dianggap Terbaik Belum Tentu yang Paling Baik

Yudi

Yudi

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.