• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 4 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Doa Abdullah Bin Jahsy yang Mengherankan

by Yudi
6 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
umar menolak permintaan rasulullah, masuk surga tanpa hisab

Ilustrasi: Unsplash

ABDULLAH bin Jahsy adalah seorang sahabat sekaligus sepupu dan saudara ipar Rasulullah SAW. Ibunya, Umaimah binti Abdul Muthalib, adalah bibi Rasulullah. Sedangkan adiknya Zainab binti Jahsy, adalah salah seorang istri Rasulullah.

Pada perang Uhud Abdullah bin Jahsy menemui sahabatnya, Sa’ad bin Abi Waqqash, dan mengajaknya untuk berdo’a bergantian dan saling mengaminkan. Ini mereka lakukan karena do’a ketika perang termasuk do’a yang cepat dikabulkan oleh Allah SWT. Sa’ad memperoleh giliran pertama ia berdo’a, “Ya Allah, saat aku berada di tengah pertempuran esok. Dengan limpahan kasih sayang-Mu, hadapkanlah aku dengan musuh yang kuat dan garang, biarkanlah ia menyerangku sekuat tenaganya, dan aku akan menghadangnya dengan sekuat tenagaku pula. Setelah itu, ya Allah, ijinkanlah aku memperoleh kemenangan dan membunuhnya karena-Mu, biarkanlah aku memperoleh rampasan perang atas limpahan karunia-Mu.”

BACA JUGA: Mengenang Kembali Perang Uhud

“Aamiin!” Abdullah bin Jahsy menutup do’a Sa’ad.

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Lalu giliran Abdullah yang berdo’a, “Ya Allah, dalam pertempuran esok hari, hadapkanlah aku dengan musuh yang paling kuat. Biarkanlah mereka meyerangku dengan kemarahan yang membara, dan berilah aku keberanian untuk melawannya. Ya Allah, biarkanlah musuhku itu membunuhku, dan biarkanlah musuhku itu memotong hidung dan telingaku. Sehingga pada hari kiamat kelak, saat aku berdiri di hadapan-Mu untuk diadili, Engkau akan bertanya, ‘Wahai Abdullah, mengapa hidung dan telingamu terpotong?’

Aku akan menjawab, ‘Hidung dan telingaku terpotong karena berjuang di jalan-Mu dan jalan Rasul-Mu.’ Ya Allah kabulkan do’a ku ini.

“Aamiin.” Sa’ad menyahut, mengamini do’a yang dipanjatkan Abdullah bin Jahsy, meski tampak aneh dan mengherankan.

BACA JUGA: Manusia Paling Zuhud di Antara Sahabat

Esok harinya pertempuran berlangsung begitu sengit, dan do’a keduanya dikabulkan oleh Allah. Sa’ad memperoleh kemenangan dan barang rampasan perang yang banyak, sedangkan Abdullah menemui syahidnya dengan hidung dan telinga yang terpotong, sehingga untuk menempelkannya harus diikat dengan benang. Tubuhnya pun penuh dengan luka.

Melihat keadaan sahabatnya itu Sa’ad bin Abi Waqqash berkata, “Do’a Abdullah lebih mulia dari pada do’aku.”[]

Sumber:Muhasabah Cinta/ Penulis: @Tausiyahku & @HaditsKu/ Penerbit:QultumMedia/ April, 2014

Tags: abdullah bin jahsysahabatsirah
Previous Post

Kisah Syahidnya Ummu Waraqah binti Naufal

Next Post

Imam Mahdi di Dunia, Berapa Lama?

Yudi

Yudi

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.