• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Ditahan karena Ancam Serang Masjid, Pria di Selandia Baru Ini Ditolak Bebas Bersyarat

by Yudi
7 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: ABC Indonesia

Foto: ABC Indonesia

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SELANDIA BARU–Seorang ekstremis sayap kanan di Selandia Baru mengalami penolakan pembebasan bersyarat untuk kedua kalinya. Hal ini lantaran dirinya diduga mengancam akan menyerang masjid Newcastle dan membunuh Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern.

Polisi menuduh Cormac Patrick Rothsey, 43, berada di belakang ancaman yang dituduhkan itu, melalui postingannya di Facebook pada bulan Agustus tahun ini.

BACA JUGA: Selandia Baru Sediakan Restoran Halal, Travel Muslim Bisa Coba!

Pria tersebut dituduh menggunakan layanan publik untuk mengancam, melecehkan, atau menyinggung. Pelanggaran ini mendapat ancaman hukuman tiga tahun penjara.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Jaminan yang diajukan Rothsey awalnya ditolak setelah dianggap sebagai risiko yang tak bisa diterima, karena ia tidak memiliki alamat tetap.

Tetapi pada hari Senin (11/11/2019) pengacaranya, Hannah Bruce, mengajukan permohonan kedua dengan dasar ia sekarang beralamatkan di rumah kos, di mana obat-obatan terlarang atau alkohol dilarang.

Namun permohonan pembebasan bersyarat itu ditolak oleh Hakim Pengadilan Tinggi Newcastle, Susan Horan.

Postingan dianggap anti-Islam

Direktur Penuntutan Publik Selandia Baru telah memilih untuk menangani kasus Rothsey, dan masalah ini akan ditangani di Pengadilan Distrik Newcastle.

Menurut jaksa penuntut Anna Payten, Rothsey berpeluang menimbulkan risiko yang signifikan bagi masyarakat jika ia dibebaskan.

“Pelanggaran serius itu berlangsung 10 hari dan ketika pertama kali terdeteksi di Facebook, pihak berwenang menemukan konten rasis, kekerasan dan anti-Islam,” kata Payten.

“Postingan itu penuh kekerasan dan rasis dan memiliki agenda khusus anti-Islam.”

Postingan-postingan itu juga diduga mengancam kehidupan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dan juga menyatakan dukungannya terhadap serangan teror di Christchurch.

“Ada penyebutan untuk Perdana Menteri Jacinda Arden dan sebuah postingan yang mengatakan 9 dari 10 orang yang saya temui seperti itu terjadi di negara ‘S**l’-nya,” kata Payten.

BACA JUGA: Jubir Parlemen Selandia Baru Bawa Bayi saat Debat Parlemen 

Jaksa mengatakan kepada pengadilan bahwa kalimat itu adalah penyebutan untuk apa yang terjadi di Christchurch awal tahun ini.

Payten mengatakan tak ada ketentuan dari pembebasan bersyarat yang bisa meringankan ancaman apapun yang akan Rothsey timbulkan terhadap masyarakat.

“Ada tingkat pengetahuan yang bergerak melampaui tindakan mengomentari dan mengutuk,” katanya.

“Ia mengidentifikasi dengan pasti rencananya dan komunitas yang akan ia serang dan hari ketika ia akan menyerang, pada hari ketika jumlah terbesar orang berkumpul.”

“Hari itu adalah hari Jumat, untuk shalat Jumat.” []

SUMBER: ABC INDONESIA

Tags: MasjidSelandia Baru
ADVERTISEMENT
Previous Post

Yordania Kembali Ambil Alih Kekuasaan atas Tanah Garapan Israel

Next Post

Inilah Puisi Karya Kaisar China, Isinya Pujian terhadap Islam dan Nabi Muhammad

Yudi

Yudi

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.