• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Demi Sepotong Nyawa

by Eva F Hasan
9 tahun ago
in Nasihat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Fatmah/islampos

Foto: Fatmah/islampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

TSUMAMAH bin Utsal Al-Hanafi masuk Islam dan menunaikan ibadah umrah. Ketika ia memasuki Mekah, orang-orang musyrik bertanya, “Apakah engkau menjadi Shabi’I, wahai Tsumamah?”

Ia menjawab, “Tidak, tetapi aku mengikuti agama terbaik, agama Muhammad. Demi Allah, tidak akan sampai kepada kalian satu biji pun dari Yamamah sampai Rasulullah mengizinkannya.”

Orang-orang musyrik pun pergi ke Yamamah, sedangkan kaum Muslimin melarang mereka membawa sesuatu pun ke Mekah. Maka orang-orang musyrik mengirim surat pada Rasulullah SAW, “Sesungguhnya engaku memerintahkan pengikutmu untuk memutus tali silaturahmi kita. Engkau juga telah membunuh leluhur kami dengan pedang dan engkau membunuh anak-anak kami dengan rasa lapar.”

Setelah menerima surat dari kaum musyrikin, Rasulullah SAW mengirimkan surat kepada kaum Muslimin untuk membiarkan orang-orang musyrik membawa barang ke Mekah. Ketika itu para shahabat memang melakukan boikot sebagai bentuk perlawanan terhadap orang-orang musyrik Madinah.

ArtikelTerkait

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

Akibat Menyebarkan Kejelekan terhadap Seorang Mukmin

3 Sungai Sebagai Pembersih Dosa di Dunia

Siapa yang Allah Beri Hidayah untuk Berdoa

Ada pelajaran yang bisa kita ambil dalam peristiwa ini. Kita bisa melakukan boikot pada mereka yang jelas-jelas menunjukan permusuhan pada kita. Kadang tak ada pilihan yang lebih baik kecuali memboikot produk-produk musuh maupun produk-produk yang membantu musuh dengan dana maupun kekuatannya.

Ali bin Abi Thalib mengingatkan, “Tiga orang musuhmu adalah musuhmu sendiri, teman musuhmu dan musuh temanmu.”

Nabi SAW sendiri pernah mengalami penderitaan yang hampir-hampir tak dapat hidup akibat boikot, embargo, sekaligus pengucilan. Bersama orang-orang yang setia, Rasulullah mengalami masa sulit hingga rasa lapar yang melilit. Bahkan para sahabat harus makan dedauan demi mempertahankan sepotong nyawa agar tak melayang sia-sia.

Sejarah ternyata harus berulang. Di depan mata kita sekarang, kita menyaksikan bagaimana kaum Muslimin harus mengalami penderitaan yang menyiksa akibat boikot dan pengucilan. Situasinya bahkan lebih sadis. Setelah diembargo dalam waktu yang sangat lama dan dilucuti senjatanya, saudara-saudara kita dihabisi dengan kekuatan yang tida sebanding. Sementara kita hanya diam saja melihat penderitaan anak-anak Gaza yang kehilangan bapaknya.

Bahkan, sangat mungkin kita pendukung kebiadaban yang sangat kejam itu, sementara kita tidak menyadarinya. Kita membeli produk-produk yang menyisihkan keuntungannya untuk Israel dan Amerika, sedangkan kita tidak tahu. Maka, membeli produk mereka sama dengan menggadaikan sepotong nyawa saudara kita.

Referensi: Mencari Ketenangan di Tengah Kesibukan/Karya: Mohammad Fauzil Adhim/Penerbit:Pro-U Media

Tags: NyawaSepotong nyawa
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Kamu Mengharap Keajaiban

Next Post

Melalui Kisah, Rasul Ajarkan Para Sahabat

Eva F Hasan

Eva F Hasan

Related Posts

Pahala, Sunnah Keluar Rumah

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

21 Juni 2025
Adab Bertetangga, percaya diri, tetangga, Akibat Berbuat Benar, Tetangga, kejelekan

Akibat Menyebarkan Kejelekan terhadap Seorang Mukmin

15 Juni 2025
Wudhu Dulu Sebelum Mandi Junub, nasihat ibnul qayyim, Macam Cemburu, Cara Membersihkan Najis, Dosa

3 Sungai Sebagai Pembersih Dosa di Dunia

10 Juni 2025
Waktu Terbaik Shalat Dhuha, Muslim yang Bersyukur,Doa Minta Kaya, Manfaat Mendoakan Orang Lain, Doa, Keutamaan Doa, Penyebab Doa Tidak Terkabul, Doa Sapu Jagat, Doa

Siapa yang Allah Beri Hidayah untuk Berdoa

6 Mei 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.