• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 11 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Dalil Takbir Malam Idul Fitri

by Saad Saefullah
3 tahun ago
in Ramadhan
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Waktu Takbir Hari Raya Idul Fitri

Foto: Freepik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

TAKBIR kerap dikumandangkan menjelang hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Memang diantara hal-hal yang disunnahkan atau dianjurkan pada hari raya adalah menghidupkan malam hari raya dengan takbiran. Apa dalil takbir malam Idul Fitri?

Gema takbir pun pastinya tak asing lagi di kalangan masyarakat muslim, walaupun lafaz takbir itu beragam.

Para ulama dari kalangan Hanafiyah dan Hanabilah menganjurkan bertakbir dengan diawali dua kali takbir.

Dalil Takbir Malam Idul Fitri: yang Digunakan Ulama Hanafiyah dan Hanabilah

Berikut ini redaksi takbir yang digunakan oleh ulama Hanafiyah dan Hanabilah :

ArtikelTerkait

Yang Biasanya Dibeli oleh Anak-anak 90-an ketika Lebaran

7 Tips bagi Penderita GERD saat Lebaran agar Tetap Sehat dan Nyaman

Puasa Syawal Dulu Atau Puasa Qadha Ramadhan?

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum?

الله أكبر، الله أكبر، لا إله إلا الله، والله أكبر، الله أكبر ، ولله الحمد

Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaha ilallahu wallahu akbar, Allahu akbar wa lillahil-hamd

Adapun para ulama dari kalangan Malikiyah dan Syafi’iyah menganjurkan bertakbir dengan diawali tiga kali takbir.

BACA JUGA: Ini Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Takbiran Idul Fitri

Berikut ini redaksi takbir yang digunakan oleh ulama Malikiyah dan Syafi’iyah :

الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر,لا إله إلا الله، والله أكبر، الله أكبر، ولله الحمد

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaha ilallahu wallahu akbar, Allahu akbar wa lillahil-hamd

Ini Hukum Bersalaman Setelah Shalat,Dalil Takbir Malam Idul Fitri
Foto: Prefer Trip

Imam Nawawi di dalam kitab Roudhotu At-Tholibiin wa Umdatu Al-Muftiin menyebutkan bahwa Para ulama juga biasanya menambahkan lafadz takbir dengan redaksi sebagai berikut :

الله أكبر كبيرا، والحمد لله كثيرا، وسبحان الله بكرة وأصيلا، لا إله إلا الله، ولا نعبد إلا إياه، مخلصين له الدين ولو كره الكافرون، لا إله إلا الله وحده، صدق وعده ونصر عبده وهزم الأحزاب وحده، لا إله إلا الله والله أكبر

Allahu akbar kabira wal hamdulillahi katsira wa subhanallahi bukrata wa ashilaa, laa ilaha illahu wa la na’budu illa iyyahu, mukhlishina lahud-diin wa lau karihal kafiruun, laa ilaha illahu wahdah, shadaqa wa’dah wa nashara abdah wa hazamul ahzaba wahdah, laa ilaha ilallah wallahu akbar 

Bertakbir atau takbiran di hari raya juga termasuk sunnah Rasulullah ﷺ dan juga termasuk syiar agama islam. Para ulama pun telah sepakat bahwa bertakbir atau takbiran pada hari raya itu termasuk sesuatu yang disyariatkan dalam islam.

Dalil Takbir Malam Idul Fitri: Sunnah bagi Laki-laki dan Perempuan

Larangan bagi Perempuan Haid atau Nifas, Miss V Keluarkan Angin Saat Shalat, Dalil Takbir Malam Idul Fitri
Ilustrasi. Foto: AFP/Getty Image

Takbir disunnahkan bagi laki-laki dan para wanita. Baik di masjid, rumah maupun di pasar. Para lelaki dianjurkan meninggikan suaranya, sedangkan kaum wanita merendahkan tidak meninggikan suaranya. Karena wanita diperintahkan untuk merendahkan suaranya. Oleh karena itu Nabi ﷺ bersabda:

إذا نابكم شيء في صلاتكم فليسبح الرجال ، ولتصفق النساء

“Kalau kalian akan mengingatkan dalam shalat, maka hendaknya bertasbih bagi lelaki dan menepuk tangan bagi wanita.”

Para wanita merendahkan suaranya sementara para lelaki meninggikan suaranya.

Imam Syafi’i dalam kitab Al-Umm mengatakan, “Allah Tabaraka Wa Ta’ala berfirman di bulan Ramadan, ‘‘Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu.” (QS. Al-baqarah: 185)

Dalil yang menganjurkan untuk bertakbir pada hari raya itu jumlahnya banyak. Baik dalil dari Alquran maupun Hadis.

Dalil Takbir Malam Idul Fitri: Dalil Alquran

Adapun dalil dari Alquran diantaranya adalah surat Al-baqarah ayat 185 dan 203 serta surat Al-hajj ayat 28.

ولتكملوا العدة ولتكبروا الله على ما هداكم ولعلكم تشكرون

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS AL Baqarah: 185)

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ

“Dan berdzikirlah dengan menyebut nama Allah pada hari yang berbilang.” (QS Al Baqarah: 203)

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

“Mereka berdzikir menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan.” (QS Al Hajj: 28)

Dalil Takbir Malam Idul Fitri: Dalil Hadis

Dalil Takbir Malam Idul Fitri
foto: worldbulletin

Sedangkan dalil hadis, salah satunya adalah hadis yang diriwayatkan oleh imam Ahmad dalam musnadnya :

ما من أيام أعظم عند الله ولا أحب إليه من العمل فيهن من هذه الأيام العشر فاكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

“Tidak ada amal yang dilakukan di hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah melebihi amal yang dilakukan di tanggal 1 – 10 Dzulhijjah. Oleh karena itu, perbanyaklah membaca tahlil, takbir, dan tahmid pada hari itu.”

BACA JUGA: Ini Bacaan Takbiran Idul Fitri Lengkap dengan Artinya

Diriwayatkan pula dari Said bin Musayyab, Urwah bin Zubair, Abu Salamah, Abu Bakar bin Abdurrahkan biasanya mereka bertakbir malam Idul Fitri di Masjid dengan mengeraskan suara takbir.

Dari Urwah bin Zubair dan Abu Salamah bin Abdurrahman diriwayatkan bahwa keduanya biasanya mengeraskan takbir ketika berangkat ke tempat shalat.

Dari Nafi’ bin Jubair biasanya beliau mengeraskan takbir ketika berangkat ke tempat shalat pada hari Id.
Terdapat riwayat dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma, biasanya beliau berangkat ke tempat shalat pada hari raya Idul Fitri ketika matahari terbit. Beliau terus bertakbir hingga tiba di tempat shalat Id. Di tempat shalat, beliau tetap bertakbir hingga imam duduk. Ketika itu beliau meninggalkan takbir. []

SUMBER: ISLAMQA | RUMAH FIQIH

Tags: Dalil Takbir Malam Idul Fitri
ADVERTISEMENT
Previous Post

Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Next Post

Presiden PKS Bertemu Mahfud MD, Apa yang Dibahas?

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Related Posts

Lebaran

Yang Biasanya Dibeli oleh Anak-anak 90-an ketika Lebaran

30 Maret 2025
gerd

7 Tips bagi Penderita GERD saat Lebaran agar Tetap Sehat dan Nyaman

30 Maret 2025
Puasa, Sunnah Puasa Ramadan, Puasa Syawal

Puasa Syawal Dulu Atau Puasa Qadha Ramadhan?

30 Maret 2025
Hukum Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah, Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum?

30 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.