• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 8 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Cemas dan Takut

by Sodikin
9 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Google

Foto: Google

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: NS Risno

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

“Sungguh ada seorang hamba yang menurut pandangan orang banyak mengamalkan amalan penghuni surga, namun berakhir menjadi penghuni neraka.

Sebaliknya ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan amalan penduduk neraka,namun berakhir dengan menjadi penghuni surga.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

Sungguh amalan itu dilihat dari akhirnya,” (HR.Bukhari).

Membaca sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam diatas selayaknya menjadikan diri ini merasa cemas dan takut.

Cemas, karena kita tidak pernah tahu bagaimana akhir dari kehidupan kita. Apakah hidup kita berakhir dengan husnul khatimah (baik diakhirnya) ataukah su’ul khatimah (buruk diakhirnya).

Dan kita merasa takut, kalau sekiranya hidup kita berakhir dengan su’ul khatimah. Karena kata Nabi amalan itu di lihat dari yang akhir.

Jika hidup kita berakhir dengan amalan husnul khotimah itu alamat kebahagian akan kita dapatkan diakhirat. Namun sebaliknya jika hidup kita berakhir dengan amalan su’ul khotimah itu sebuah isyarat kalau diakhirat akan mendapatkan kesengsaraan.

Hadits diatas juga sepatutnya menjadikan hati ini senantiasa berhati hati. Jangan sampai dalam diri ini ada sesuatu yang menjadi penyebab hidup kita berakhir dengan su’ul khatimah.

Jangan sampai dalam hati ini tumbuh perkara perkara yang menyebabkan amal yang secara kasat mata mengantarkan seseorang ke surga namun ternyata malah menjadi penghuni neraka.

Seberapapun amal yang sudah dikerjakan tidak selayaknya menjadikan diri menepuk dada dan hati membangakan diri, apalagi lantas meremehkan atau mengecilkan amal kebaikan orang lain.

Hendaknya hati ini tetap tawaduk, tetap rendah hati,tetap merasa cemas dan takut akan nasib nanti di akhirat. Serta tak berhenti berharap kepada Allah agar diselamatkan di yaumil akhir.

Umar bin Khatab,orang yang begitu besar jasa dan perjuanganya bagi islam dan beliau termasuk diantara sahabat Nabi yang oleh Rasulullah sudah dikabarkan akan menjadi penghuni surga. Namun demikian beliau masih saja merasa cemas dan takut akan nasibnya kelak diakhirat.

Beliau berkata, Seandainya ada penyeru dari langit memanggil,

“Wahai sekalian manusia! Sungguh kalian semua akan masuk surga kecuali satu orang,” Sungguh aku merasa takut jika akulah yang di maksud satu orang itu.

Dan jika penyeru dari langit itu berkata, “Wahai sekalian manusia! Sesungguhnya kalian semua akan masuk neraka kecuali satu orang,” Maka sungguh aku berharap, akulah orangnya.”

Dalam diriwayat lain diceritakan pula setiap kali membaca Surat Ath-Thur, ketika sampai pada ayat yang artinya, “Sungguh azab Rabb’mu pasti akan menimpa,” Khalifah ke dua ini menangis tersedu sedu hingga jatuh sakit.

Dan ketika ada yang bertanya, “Wahai amirul mukminin, bukankah Allah telah membuka berbagai negeri dan memberi banyak kemenangan melalui anda?” Al Faruq menjawab. “Aku ingin selamat dengan tidak membawa pahala dan tiada beban (dosa).”

Nah,jika dibandingkan dengan Umar bin Khathab, sungguh kecemasan dan ketakutan kita akan nasib kita diakhirat kelak, tidak secemas dan setakut Umar bin Khathab. Wallahu ‘alam. []

Magetan, Jawa Timur

Tags: CemasdosaNerakasurgaTakut
ADVERTISEMENT
Previous Post

KPI Apresiasi Langkah Kemenag Rumuskan Draft Kode Etik Dakwah

Next Post

Turki Siap Kucurkan 50 Juta Dolar AS untuk Muslim Rohingya

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.