• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Cegah Penyebaran Covid-19, Muslim Minnesota Jahit Ribuan Masker untuk Dibagikan secara Gratis

by Eneng Susanti
6 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: 
Time

Ilustrasi. Foto: Time

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

AMERIKA SERIKAT–Muslim di Saint Paul, Minnesota, Amerika Serikat (AS) kompak membuat masker untuk dibagikan secara gratis pada pasien Covid-19, petugas medis, dan warga kota.

Pembuatan ribuan masker ini berawal dari usulan terhadap imam setempat untuk mengeluarkan seruan kepada muslim setempat agar secara suka rela membuat masker untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat selama wabah covid-19. Syekh Muhammad Faraz dari Yayasan Masjid Hamza al Mahmood di Prior Lake itu pun menyambut baik usulan tersebut. Sekitar 40 keluarga muslim kemudian menyanggupi untuk menjahit 1.500 masker bagi pasien risiko rendah serta staf non medis di sejumlah rumah sakit di Saint Paul, Minnesota.

BACA JUGA: Lawan COVID-19, Merek Jilbab Olahraga Terkemuka di Kanada Kini Produksi Masker

Upaya itu seolah menyatukan dan memberi semangat umat muslim Saint Paul di tengah penutupan sementara masjid untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

“Ini seperti pengganti bagi kami karena tak bisa kumpul ke masjid. Saya pikir kegiatan ini membuat semangat kami tetap hidup. Kami merasa ada pertemuan yang lebih besar dari pada saat kami bisanya berkumpul di masjid,” tutur Syekh Muhammad Faraz seperti dilansir dari Sahan Journal, Ahad (5/4/2020).

Syekh Faraz berharap ada banyak keluarga muslim yang turut ambil bagian membuat masker. Kendati Yayasan Masjid Hamza al Mahmood berada di Prior Lake, namun menurut Syekh Faraz pihaknya juga melayani seluruh wilayah di Saint Paul, Minnesota.

Sykeh Faraz pun mengajak para relawan untuk melibatkan keluarganya masing-masing dalam membuat masker. Ia mengatakan tindakan itu merupakan kesempatan untuk berpartisipasi secara lokal.

Seperti dilakukan Saima Masood yang merupakan seorang mahasiswa sekaligus seorang relawan di yayasan al Mahmood. Ia mendapat tugas sebagai koordinator langsung bagi banyak keluarga yang suka rela membuat masker.

Mulanya Masood menjadi sopir yang bertugas memindahkan pasokan bahan dasar pembuatan masker ke rumah-rumah warga dan menghubungkan dengan tim relawan bagian menjahit. Ia mengatakan setiap anggota keluarga muslim terlibat membuat masker.

“Setiap keluarga memastikan bahwa anak-anak mereka, remaja, suami membantu di rumah dengan memotong atau menjahit. Bukan hanya para ibu, semua orang di rumah berkerja bersama,” kata Masood.

BACA JUGA: Perangi Covid-19, Pabrik Mobil sampai Aksesoris Game Kini Produksi Masker dan Alkes

Begitu pun dengan Samiya Jamah. Ia merupakan salah satu relawan yang membantu membuat masker. Seperti banyak relawan lainnya, sulit baginya untuk menyediakan waktu menjahit masker. Namun dengan bantuan keluarganya dia dapat membuat 50 masker dalam sehari. Apa yang dilakukan Jamal pun didengar tetangganya. Empat tetangganya kemudian mengulurkan tangan untuk bergabung dan semakin menghasilkan banyak masker.

Apa yang dilakukan muslim Saint Paul pun mendapat sambutan baik terutama dari para praktisi kesehatan. Salah satunya yakni datang dari seorang dokter penyakit menular di wilayah itu, Rashid. Rashid menilai respons umat muslim yang membuat masker untuk dibagikan merupakan sebuah keajaiban terutama di tengah meningkatnya kebutuhan akan masker. []

SUMBER: SAHAN JOURNAL

Tags: amerika serikatmaskerMuslim
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ini 5 Kelemahan Virus Corona

Next Post

Masjid-masjid Ditutup karena Corona, Imam di Gaza Gelar Shalat Jumat di Rumah Bersama Keluarganya

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.