islampos
Media islam generasi baru

Busyro Muqoddas: Pembubaran HTI Kurang Tepat

Foto: Kompas
0

JAKARTA—Mengenai pembubaran ormas Hizbut Tahri Indonesia (HTI), Ketua PP Muhammadiyah Bidang hukum dan HAM Busyro Muqoddas menilai hal tersebut kurang tepat, sebab pembubaran ormas hanya dapat dilakukan melalui pengadilan dengan data yang kuat.

“Jadi kalau jadi pejabat, bicara itu harus hati-hati. Terlebih pejabat penegak hukum. Karena pembubaran itu harus lewat pengadilan bukan Mendagri atau pemerintah. Ini negara hukum,” ujar Busyro di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Senin (8/5/2017).

Langkah pemerintah membubarkan HTI menurut Busyro Muqoddas merupakan bagian dari kepentingan politik, terutama menjelang Pilpres 2019. Sehingga isu ini untuk mengalihkan konsentrasi masyarakat yang harusnya mendapat edukasi politik jelang Pemilu 2019.

“Jangan sampai kekuatan politik yang maju 2019 sudah ancang-ancang dari sekarang. Mulai dari isu terorisme, toleransi dikapitalisasi sebagai isu, dan problem pokok birokrasi korupsi itu justru lewat,” ujar Busyro.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan bahwa pemerintah akan membubarkan HTI.

“Mencermati berbagai pertimbangan serta menyerap aspirasi masyarakat, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI,” katanya setelah bertemu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin.

Wiranto mengatakan bahwa keputusan itu bukan berarti pemerintah anti terhadap ormas Islam, tetapi semata-mata dalam rangka merawat dan menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. []

loading...
loading...